INDUSTRY.co.id - Jakarta - Manchester City akan menawarkan paket gaji 500-550 juta pounds (Rp9,7 triliun sampai Rp10 trilun) selama lima tahun sebagai bagian dari kesepakatan yang membuat Lionel Messi bergabung juga dengan New York City FC pada 2023.
City disebut-sebut favorit mendapatkan Messi dalam beberapa pekan ke depan di mana pertarungan kontraknya dengan Barcelona akan terus berlangsung sampai peka-pekan pertama musim 2020-2021.
Menurut Diario Sport, tim asuhan Pep Guardiola itu merencanakan tawaran ambisius untuk sang pemain Argentina jika kontraknya di Camp Nou bisa dibatalkan dalam beberapa pekan mendatang
Kesepakatan itu akan termasuk gaji tahunan 100 juta pound (Rp1,9 triliun) di klub Liga Premier itu selama tiga tahun pertama kontraknya yang disusul dengan bonus 250 juta pound (Rp4,8 triliun) menjelangkepindahannya ke tim AS yang satu perusahaan dengan City itu pada 2023.
Dari sana dia akan memasuki kontrak dua tahun dengan tim MLS sebagai bagian dari kesepakatan lebih luas dengan City Football Group yang berakhir pada 2025 ketik saat itu Messi sudah berusia 39 tahun di New York.
Dalam catatan Antara, Barcelona sudah bersiap melawan gugatan pemutusan kontrak dari Messi dengan tetap mempertahankan klausul lepas 700 juta euro (Rp12 triliun).
Messi menolak mengikuti putara tes PCR klub itu dan menolak hadir dalam latihan pramusim Barcelona karena dia ingin meninggalkan klub La Liga tersebut.
Sementara itu La Liga hari Minggu (30/8/2020) merilis pernyataan resmi yang menyatakan bahwa kontrak Lionel Messi di klub Barcelona masih berlaku. Pernyataan ini dikeluarkan beberapa hari setelah pengumuman yang mengejutkan bahwa ia ingin meninggalkan klub itu, dan beberapa jam setelah Messi mangkir mengikuti tes kesehatan menjelang musim pertandingan berikutnya.
Ketidakhadiran Messi untuk mengikuti tes kesehatan itu menggarisbawahi tekad pemain berusia 33 tahun itu untuk meninggalkan klub yang telah diikutinya sepanjang karirnya.
Pemain terbaik dunia selama enam kali itu bersikeras bahwa ada klausul dalam kontraknya yang memungkinkannya keluar dari klub tersebut dengan status “pengalihan ke klub lain tanpa biaya,” klaim yang dibantah Barcelona dan kini ditegaskan La Liga.
La Liga mengatakan satu-satunya cara bagi pemain asal Argentina untuk keluar dari klub itu adalah jika ia memicu klausul keluar dari klub itu, yang nilainya mencapai 700 juta euro atau 833 juta dolar Amerika.
“Sesuai aturan yang berlaku, La Liga tidak akan menyetujui permintaan untuk keluar dari klub federasi sepakbola Spanyol itu, kecuali jika nilai klausul itu dibayar,” demikian petikan pernyataan La Liga.