Begini Cara Budi Karya Atasi Kendala Rendahnya Serapan Anggaran Kemenhub

Oleh : Candra Mata | Rabu, 02 September 2020 - 12:32 WIB

Menhub Budi Karya
Menhub Budi Karya

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan terimakasih atas apresiasi yang diberikan oleh Komisi V DPR-RI terkait keberhasilan Kemenhub mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI.

"Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan predikat opini WTP yang ketujuh secara berturut-turut sejak tahun 2013 yang diperoleh Kementerian Perhubungan. Tentunya pencapaian tersebut akan menjadi motivasi bagi Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan kinerja dan akuntabilitas dalam penatakelolaan keuangan di masa yang akan datang," ungkap Budi Karya dalam keterangan tertulis dilansir redaksi Industry.co.id pada Rabu (2/9).

Adapun soal rendahnya penyerapan anggaran di kemenhub dibawah 50 persen yang menjadi sorotan Komisi V DPR, Budi mengemukakan beberapa kendala yang dihadapi.

"Perlu saya sampaikan bahwa realisasi anggaran Kementerian Perhubungan per 31 Agustus 2020 telah berhasil mencapai 45,27% atau senilai dengan Rp 16,34 triliun, dengan prognosa atau target penyerapan anggaran sampai dengan akhir tahun 2020 adalah sebesar 93,02%. Terdapat kendala dalam pelaksanaan anggaran tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Hal tersebut menyebabkan penyerapan anggaran mengalami hambatan pada beberapa kegiatan antara lain pada kegiatan pendidikan, penelitian dan pembangunan," jelasnya.

Meski demikian, Ia menegaskan, pihaknya bakal mengambil beberapa langkah percepatan penyerapan anggaran.

"Seperti melaksanakan realokasi anggaran yang belum terserap, melakukan lelang tidak mengikat, dan sebagainya," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:36 WIB

Telkom Dikabarkan Masuk Bisnis Media

Jakarta—PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom dikabarkan akan meluncurkan lini usaha media dalam waktu dekat.

Menteri Pertanian saat menyaksikan ekspor komoditas pertanian

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:18 WIB

Kementan Lepas Ekspor Premix Vitamin ke India

Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor perdana premix vitamin dan mineral ke India dari produksi PT Agrinusa Jaya Santosa yang merupakan anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia,…

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Dody Widodo

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:10 WIB

Akses Pasar Baru Terbuka Lebar, Kemenperin Dorong Industri Rebut Peluang Implementasi RCEP

Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) atau Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional dinilai akan memberikan beberapa akses pasar baru bagi produk industri nasional. Oleh karena itu,…

PT Perintis Triniti Properti Tbk

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:00 WIB

DER TRIN Diprediksi Merosot Tajam di 2020

Debt to Equity Ratio (DER)PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) diproyeksikan turun tajam menjadi sebesar 0,74x pada akhir tahun 2020 dari sebelumnya 1,74x pada periode 30 Juni 2020.…

Penandatanganan Rencana Penggabungan Bank Syariah

Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:24 WIB

Rencana Merger Rampung, Bank Hasil Gabungan Akan Jadi Bank Syariah Nasional Terbesar

Total aset dari Bank Hasil Penggabungan akan mencapai Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun. Dengan demikian Bank Hasil Penggabungan akan masuk ke dalam TOP 10 bank terbesar…