INDUSTRY.co.id - Aceh- Presiden RepublikIndonesia, Joko Widodo meresmikan secara langsung tol pertama di  Tanah  Rencong  yakni  Jalan  Tol Trans  Sumatera  (JTTS)  ruas  Sigli –Banda  Acehseksi  4 (Indrapuri –Blang Bintang)sepanjang 14kilometer, Selasa(25/8/2020 ).

Selain dilaksanakan secara langsung dengan protokol kesehatan yang ketat, peresmian jalan tol ini dapat disaksikan oleh  masyarakat  melaluiLive  Streamingyang  ditayangkan  di  akun youtube Sekretariat Presiden.

BerlokasidiGerbang  Tol Blang  Bintang,Jalan  Blang  Bintang-Krueng  Raya,  Teupin Batee, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, PresidenJokowi meresmikan Tol Sigli –Banda Acehseksi  4didampingi  oleh Menteri  Badan  Usaha  Milik  Negara  Erick  Thohir, Plt Gubernur Provinsi Aceh Nova Iriansyah,Bupati Aceh BesarMawardi Ali, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dan Direktur Utama Hutama KaryaBudi Harto.

Dalam  kesempatan  tersebut,  Presiden  Jokowi  menyampaikan bahwa  meski  sedang  berada dalam  situasi  pandemi  Covid-19,  namun  pembangunan  infrastruktur  tetap  menjadi  prioritas karena posisi infrastruktur di Indonesia yang masih cukup tertinggal jika dibandingkan dengan negara lain.

“Ketertinggalan  infrastruktur  ini  berdampak  pada  biaya  logistik  yang  menjadi  lebih  mahal, sehingga  menyebabkan  daya  saing  kita  tidak  baik  kalau  dikompetisikan  dengan  negara tetangga,” terang Jokowi dalam sambutannya.Lebih lanjut ia menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu strategi yang memberikan   daya   ungkit   bagi   Pemulihan   Ekonomi   Nasional. 

 “Dan   kita   tahu   untuk menyambungkan Aceh  sampaike Lampung  yang  memiliki  panjang  2765km,kita  harapkan akan   mendorong   pertumbuhan   &   pemerataan   ekonomi   di   Sumatra.   Kemudian   juga meningkatkan  efisiensi  waktu  tempuh  menjadi  53  jam  sepanjang  koridor  pembangunan  ini. Laluyang paling penting adalah keberadaan jalan tol ini dapat meningkatkan multiplier effect2 sampai3 kali setelah selesai di 2024, serta menyerap tenaga kerja hingga 296ribu lapangan kerja secara langsung untuk 18 ruas yang ada,” pungkas Jokowi.

Tak  hanya  itu,  Presiden  Jokowi  jugamengapresiasi  progres  pembebasan  lahan  yang  cukup pesatpada  proyek  pembangunan  JTTS  ruas  Sigli-Banda  Aceh. 

“Saya  ingin  mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur karena pembebasan lahan di Aceh ini paling cepat sepanjang yang saya tahu. Pembebasan lahandisini sudah mencapai 86%. Saya harap jika diterapkan di provinsi lain, kecepatan pembangunan jalan tol bisa terealisasi dan banyak tol yang bisa segera beroperasi  penuh.  Jika  sudah  beroperasi, akses  ke  bandara  bisa  semakin  cepat.  Kalau konektivitas semakin lancar dan terhubung dengan udara, maka kedepan pergerakan orang dan pergerakan barang akan lebih cepat sehingga biaya akan lebih efisien. Pertumbuhan ekonomi akan terhubung dari satu titik ke titik lain. Infrastruktur kita harapkan menumbuhkan titik-titik ekonomi  baru.  Ada  usaha-usaha  baru,  ada  perlusashan  usaha  dari  yang  sudah  ada  yang  kita harap  dapat  membangkitkan  perekonomian  di  Aceh. Goalnya  adalah  menciptakan  lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” tutup Jokowi.

Pada  kesempatan  ini,Direktur  Utama  Hutama  Karya,  Budi  Harto  menyampaikan  bahwa diresmikannya  ruas  Tol Sigli –Banda  Acehseksi  4 (Indrapuri –Blang  Bintang) diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap perekonomian Provinsi Aceh karena alur distribusi barang  dan  kendaraan kini dapat  dijangkau  dengan  mudah  melalui  keberadaan  Tol Sigli –Banda Acehseksi 4.

“Kita sangat menantikan peresmian Tol Sigli –Banda Acehseksi 4 ini, karena  setelah  diresmikan,tol pertama  di  Provinsi  Aceh  ini sudah  dapat  beroperasi  secara penuh serta dilintasi oleh masyarakat Aceh dan sekitarnya.” terang Budi.  

Lebih  lanjut, ia  juga memaparkan  bahwa Tol Sigli –Banda  Acehseksi  4  menjadi  seksi  tol pertama yang diresmikan dari keseluruhan total ruas tol Sigli –Banda Aceh sepanjang 74 km yang terdiri dari 6 (enam) seksi yaitu Seksi 1 Padang Tiji –Seulimun (25km), Seksi 2 Seulimun –Jantho (6km), Seksi 3 Jantho –Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri –Blang Bintang (14km), Seksi 5 Blang Bintang –KutoBaro (8km), dan seksi 6 KutoBaro –Baitussalam (5 km). Jika telah  tersambung  sepenuhnya, Tol Sigli –Banda  Aceh akan  membuka  akses  darat  dari Kota Banda Aceh ke Kota Sigli maupun sebaliknya. Tak hanya itu, keberadaan tol ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan.

 “Jika sebelumnya saat melewati jalan nasional perjalananantar kedua kota mencapai 2-3 jam, dengan  hadirnya  jalan  tol Sigli –Banda  Acehini  dapat  mempersingkat  waktu  tempuh  antar kedua  kota  menjadi  hanya  1  jam  saja.” tutur  Budi  Harto,  Direktur  Utama  Hutama  Karya.

Ia juga  menyampaikan  rasa  bangga  dan antusias  dari  masyarakat  Aceh  atas  diresmikannya  Tol Sigli –Banda  Acehseksi  4. “Peresmian  tol  hari  ini  tak  lepas  dari  dukungan  pemerintah  dan masyarakat Aceh tentunya. Pasalnya tak lama setelah Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) di  tahun  2018  silam,proses  pembebasan  lahan  minim  kendala.Pembangunan  tol  terbilang cukup pesat.” jelas Budi. 

Dalam  pembangunannya,  Hutama  Karya  selaku ownerJTTSruas Sigli –Banda  Acehberkolaborasi dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., selaku kontraktor. Tol Sigli–Banda Acehseksi  4  (Indrapuri –Blang  Bintang)  memiliki  2  (dua) interchangeatau Simpang  Susun  (SS) yakni Simpang Susun Indrapuri dan Simpang Susun Blang Bintang.

 Selain itu, tol ini dilengkapi oleh 1(satu) Gerbang Tol (GT) yakni GT Blang Bintang, 1 (satu) buah pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Tipe A yang berada di KM 54, yang saat ini  masih  dalam  tahap  penyelesaian  pembangunan. Jika  terhubung,  Tol Sigli –Banda  Acehmulai dari seksi 1 (Padang –Tiji) hingga seksi 6 (KutaBaro –Baitussalam)dapat menampung volume kendaraan sebanyak kurang lebih 3.000 kendaraan setiap harinya.

Disamping  itu,total  akses  penghubung  tol  ini  terdiri  dari  6  (enam)  Simpang  Susun  (SS),  7 (tujuh) Gerbang Tol (GT) serta 2 (dua) pasang atau 4 (empat) buah TIP. Sebagai Badan  Usaha  Jalan  Tol  (BUJT),  Hutama  Karya  terus  melakukan  upaya  terbaiknya dalam  memperhatikan  keamanan  dan  keselamatan  bagi  para  pengguna  jalan  tol.  Tol Sigli –Banda  Acehseksi  4  (Indrapuri –Blang  Bintang) dilengkapi  oleh fasilitas  patrol  yang  sesuai dengan  Standar  Pelayanan  Minimal  (SPM).Terdapat  8  unit  kendaraan  operasional,  3  unit kendaraan  patrol,  1  unit  kendaraan  pemeliharaan,  2  unit  PJR,  3  unit  mobil  derek,  1  unit ambulans, 1 unit mobil rescue dan 2 unit mobil keamanan dan tata tertib.

Karena  ini  merupakan  jalan  tol  pertama  di  Provinsi Aceh,  Hutama  Karyaberharap  kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, serta untuk selalu berhati-hati dan tetap menjaga kecepatan berkendara maksimumdi rata-rata 60 –80 km/jam.

Hutama Karya juga menghimbau agar pengguna jalan dapat mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara di jalan tol, berkendara dalam kondisi prima, mematuhi protokol kesehatan  yang  berlaku,  serta  memastikan  kecukupan  saldo  Uang  Elektronik  (UE)  sebelum melintas di jalan tol.