53 Tahun ASEAN, ACTH Gelar Perayaan ASEAN Day di Den Haag

Oleh : Krishna Anindyo | Senin, 10 Agustus 2020 - 18:30 WIB

Perayaan ASEAN Day 2020
Perayaan ASEAN Day 2020

INDUSTRY.co.id - Den Haag - Tanggal 8 Agustus merupakan peringatan berdirinya Association of South East Asian Nations atau ASEAN.

ASEAN berdiri karena keinginan kuat untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil dan sejahtera. ASEAN Committee in The Hague (ACTH) telah selenggarakan perayaan ASEAN Day 2020 di Wisma Indonesia, Wassenaar (6/8/2020).

“Krisis pandemik saat ini mengharuskan kita untuk mengadaptasi “kenormalan baru" namun demikian kebersamaan dan persahabatan ASEAN harus terus tumbuh dan berkembang, sejalan dengan ASEAN 2020 ini yakni Cohesive and Responsive ASEAN: Rising Above Challenges and Sustaining Growth,” ujar KUAI KBRI Den Haag Fikry Cassidy, selaku Koordinator ACTH 2020 melalui keterangan yang diterima redaksi Industry.co.id pada Senin (10/08/2020).

Ia juga menyampaikan perlunya memperkuat kemitraan dan kerja sama ke depannya antara ASEAN dan juga ACTH dengan Belanda. Sementara itu Dubes Karin Mossenlechner, menyampaikan bahwa ASEAN adalah rekan yang penting bagi Belanda, hal ini diperkuat dengan rencana Belanda untuk mengaksesi Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC ASEAN). Diharapkan kerja sama ke depannya baik bilateral maupun ASEAN dengan UE dapat berkembang.

Setelah upacara pengibaran bendera, dilangsungkan permainan kelompok “Memasukkan Paku ke Botol" dan “Memindahkan Karet dengan Sedotan", untuk memeriahkan ASEAN Day. Berbeda dengan perayaan ASEAN Day tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun 2020 ini dilangsungkan dengan lebih sederhana, dengan kehadiran terbatas merujuk peraturan pemerintah Belanda terkait protokol kesehatan.

Meski demikian, semua yang hadir dapat merasakan kehangatan dan kebersamaan sebagai satu keluarga ASEAN di Den Haag. 

Acara dihadiri oleh perwakilan seluruh kedutaan ASEAN di Den Haag, yakni Filipina, Malaysia, Thailand, Viet Nam dan Indonesia dan juga dihadiri oleh Direktur Asia dan Oseania Kemlu Belanda, Dubes Karin Mossenlechner dan pejabat desk ASEAN Kemlu Belanda, Mark Versteden.

Dengan memperhatikan batasan jumlah orang yang dapat hadir pada acara di ruang terbuka (100 orang dengan harus memperhatikan jarak fisik 1,5 meter) maka perayaan ASEAN Day kali ini tidak mengundang kedutaan besar asing lain di Den Haag.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) (Foto Ist)

Jumat, 18 September 2020 - 15:02 WIB

Kemenkes Sudah Melakukan Tugasnya dengan Baik

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat banyak pegawainya yang terinfeksi virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19. Pegawai Kemenkes yang terpapar Covid-19 dan mengalami gejala ringan diminta menjalani…

Petani Riau siap membasmi hama ulat grayak

Jumat, 18 September 2020 - 14:08 WIB

Atasi Serangan Ulat Grayak Pada Padi, Riau Lakukan Gerakan Pengendalian

Menanggapi adanya laporan serangan hama ulat di Kecamatan Kuntan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau yang menyerang ratusan hektar lahan sawah, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu…

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Jumat, 18 September 2020 - 14:00 WIB

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Menjadi salah satu seorang Prajurit TNI, khususnya Marinir merupakan anugrah yang patut di syukuri dan amanah. Selain menjadi abdi Negara di kedinasan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam…

Ilustrasi Migas

Jumat, 18 September 2020 - 13:59 WIB

PGN SAKA Komitmen Jalankan Proyek Pengembangan Lapangan Sidayu dan West Pangkah

PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) sebagai Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), tetap berkomitmen menjalankan dua proyek pengembangan…

Anggota Komisi I DPR RI - Rizki Aulia Natakusumah (Photo by Parlementaria Terkini DPR)

Jumat, 18 September 2020 - 13:30 WIB

Komisi I Dukung Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Daerah 3T

Menurut Rizki Aulia Natakusumah, digitalisasi merupakan keniscayaan, karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh akses internet, bahkan layanan telekomunikasi.