Pertanian, Penyelamat dari Resesi Ekonomi

Oleh : Dr. Tungkot Sipayung | Minggu, 09 Agustus 2020 - 09:00 WIB

Panen Padi (Foto Dok Industry.co.id)
Panen Padi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Lagi lagi, sektor pertanian membuktikan dirinya menjadi penyelamat ekonomi pada masa sulit. Pada triwulan 2/2020, PDB pertanian mencapai pertumbuhan positif tertinggi yakni 16.24 persen ( q to q), diatas pertumbuhan triwulan sebelumnya  yakni 9.4 persen. Sementara  pada periode  yang sama sebagian besar sektor sektor ekonomi nasional  mengalami kontraksi atau bertumbuh negatif antara -0.2 persen sampai - 29 persen ( BPS, 5 Agustus 2020).

Kemampuan pertanian  yang demikian bukan hanya terjadi pada masa pandemik covid-19 ini. Pada masa krisis sebelumnya seperti krisis 1998 dan krisis 2008 sektor pertanian juga telah hadir sebagai  penyangga perekonomian, sehingga terhindar atau  tidak jatuh lebih dalam ke jurang krisis.

Pertumbuhan  Pertanian yang positif pada masa pandemik covid-19 bermakna pula bahwa  menggerakkan mesin ekonomi sektor pertanian dapat disinergikan dengan upaya mengatasi penularan covid-19 yang menjadi platform kebijakan pemerintah saat ini. Dengan memacu  sektor pertanian akan meningkatkan ketersediaan bahan pangan dan kesehatan yang diperlukan masyarakat  dalam mengatasi covid-19.

Hal yang menarik adalah pertumbuhan  pertanian tersebut bukan hanya relatif tinggi tapi juga lebih berkualitas. Pertumbuhan tersebut dihasilkan oleh kreatifitas sekitar 27 juta UMKM pertanian yang tersebar di pelosok- pelosok, tanpa  ikut rebutan sembako,  dan tidak ada PHK pekerja. Selain itu, pertumbuhan pertanian tersebut  tidak  membebani anggaran pemerintah seperti bantuan sosial  dan dana stimulus.

 Dengan kinerja  pertumbuhan pertanian tersebut makin meyakinkan  kita bahwa sektor pertanian dapat diandalkan menjadi lokomotif pemulihan ekonomi nasional agar tidak terseret ke jurang resesi.

Dua triwulan kedepan yakni triwulan tiga dan empat merupakan masa kritis yang menentukan apakah secara akumulasi  ekonomi Indonesia tahun 2020 ini  mengalami pertumbuhan negatif atau positif. Peluang ekonomi Indonesia terhindar dari resesi atau pertumbuhan negatif  cukup besar dengan menggerakkan lokomotif pemulihan ekonomi yakni sektor pertanian. Selain terbukti bertumbuh positif selama dua triwulan berturut-tutut, sektor pertanian juga memiliki dampak multiplier ekonomi yang besar dan luas dalam perekonomian.

 Dengan menginjeksi “darah segar” berupa dana stimulus ke sektor pertanian, akan  memperbesar dan memperluas pertumbuhan pertanian. Sehingga  melalui dampak multiplier akan menarik pertumbuhan  sektor-sektor ekonomi lainya, yang efek  netonya membuat  perekonomian terhindar  dari jurang resesi.

Cara ini yakni menjadikan sektor pertanian menjadi lokomotif pemulihan ekonomi, juga sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini mengantisipasi krisis pangan global yang menurut FAO potensial  terjadi pada akhir tahun ini.

Dr. Tungkot Sipayung , Ekonom Agribisnis

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sabtu, 19 September 2020 - 06:00 WIB

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Marines Cycling Community (MCC) atau komunitas bersepeda Korps Marinir TNI AL dibawah pimpinan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) bersama-sama lawan Covid…

Sabtu, 19 September 2020 - 05:30 WIB

Atlet Dayung Korps Marinir Tinngkatkan Kemampuan Jelang Seleksi PON Papua

Pelatih dayung Marwiltim Sertu Marinir Ramijo mengatakan penjaringan atlet ini sangat penting untuk kaderisasi dan regenerasi dalam meningkatkan prestasi pedayung agar tidak kehabisan stok.…

Patroli Kewaspadaan Sungai dan Rawa Oleh Prajurit Yonif 5 Marinir Malang

Sabtu, 19 September 2020 - 05:00 WIB

Patroli Kewaspadaan Sungai dan Rawa Oleh Prajurit Yonif 5 Marinir Malang

Kegiatan latihan yang dipimpin Komandan Kompi Latihan Jaguar Yonif 5 Marinir Letda Marinir Mardian tersebut merupakan program pembinaan yang dilaksanakan Brigif 2 Marinir yaitu latihan Satuan…

Komandan Kavaleri 2 Mar Impin Pasukan dan Material Tempur

Sabtu, 19 September 2020 - 04:30 WIB

Komandan Kavaleri 2 Mar Impin Pasukan dan Material Tempur

Apel gelar pasukan dan material tempur melibatkan semua unsur latihan baik pelaku, pengawas dan pengendali latihan dari jajaran Kavaleri maupun pendukung latihan yaitu dari Yontaifib 2 Mar sebagai…

Batalyon Roket 2 Marinir Surabya Laksanakan Gun Drill

Sabtu, 19 September 2020 - 04:00 WIB

Batalyon Roket 2 Marinir Surabya Laksanakan Gun Drill

Guna menghadapi Latihan Satuan Lanjutan I (LSL I) TW II tahun 2020 prajurit Batalyon Roket 2 Marinir melaksanakan latihan Gun Drill dengan material 1 (satu) pucuk MLRS Vampire dan 1 (satu) RM…