Ayah Bunda Tolong Catat! Nadiem: Syarat Anak Belajar Tatap Muka di Sekolah Ada di Tangan Orang Tua

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:08 WIB

Mendikbud Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebut ada 4 persetujuan yang harus dipenuhi terkait rencana mengaktifkan kembali pembelajaran tatap muka di wilayah yang masuk kategori zona hijau dan kuning.

Menurut Nadiem, pertama, persetujuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 

Lalu kedua, persetujuan kepala sekolah (setelah sekolah dapat memenuhi protokol kesehatan yang ketat).

Selanjutnya ketiga, adanya persetujuan wakil dari orang tua dan wali siswa yang tergabung dalam komite sekolah meskipun kemudian sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka. 

"Dan keempat, adanya persetujuan dari orang tua peserta didik. Jika orang tua tidak setuju maka peserta didik tetap belajar dari rumah dan tidak dapat dipaksa," ungkapnya Sabtu (08/07) di Jakarta secara virtual.  

Sementara itu, penerapan pembelajaran pun akan dilakukan secara bertahap.

Dan jumlah peserta didiknya pun  disyaratkan sebanyak 30-50% dari standar peserta didik per kelas. 

"Untuk SD, SMP, SMA dan SMK dengan standar awal 28-36 peserta didik per kelas, kedepan diisi oleh 18 peserta didik," jelasnya.

Tetapi menurutnya untuk Sekolah Luar Biasa, yang awalnya 5-8 peserta didik, akan menjadi 5 peserta didik per kelas. 

Kemudian untuk PAUD dari standar awal 15 peserta didik per kelas menjadi diturunkan menjadi 5 peserta didik per kelas.
 
"Begitu pula jumlah hari dan jam belajar akan dikurangi. Dengan sistem pergiliran rombongan belajar (shift) yang ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan situasi dan kebutuhan," lanjut Nadiem.

Namun jika satuan pendidikan terindikasi dalam kondisi tidak aman atau tingkat risiko daerah berubah karena persebaran virus COVID-19, maka pemerintah daerah wajib menutup kembali satuan pendidikan.
 
"Implementasi dan evaluasi pembelajaran tatap muka adalah tanggung jawab pemerintah daerah yang didukung oleh pemerintah pusat," tegas Nadiem.

Saat ini, disebutkannya, sebanyak 88% dari keseluruhan daerah 3T, berada di zona kuning dan hijau. Karenanya pemerintah melakukan penyesuaian melalui Surat Keputusan Bersama 4 Menteri, yang ditandatangani Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan.

Dalam SKB 4 Menteri tersebut dilakukan penyesuaian dengan memperluas wilayah pembelajaran tatap muka hingga ke zona kuning. 
Sebelumnya hanya diperbolehkan di zona hijau. 

Maka satuan pendidikan yang siap dan ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka memiliki opsi untuk melaksanakannya secara bertahap dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Jadi bukan berarti ketika sudah berada di zona hijau atau kuning, daerah atau sekolah wajib mulai tatap muka kembali ya,” tandas Nadiem.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…

Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) gellar online training

Jumat, 18 September 2020 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas di Masa Pandemi, Yanmar Diesel Indonesia Gelar Online Training untuk Teknisi dan Dealer

Demi terus meningkatkan kemampuan para personel PT. Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) mengadakan online training sebagai alternatif pelatihan secara tatap muka. Disaat yang sama, YADIN juga terus…

Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi

Jumat, 18 September 2020 - 18:15 WIB

LPS Koperasi Diusulkan Masuk RUU Cipta Kerja

Kementerian Koperasi dan UKM sedang memperjuangkan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

Rahmad Darmawan Pelatih Madura United FC

Jumat, 18 September 2020 - 18:00 WIB

Coach RD Perlu Striker Perkuat Madura United

Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab mengalami krisis di sektor striker sejak dipinjamkannya striker andalan mereka Alberto “Beto” Goncalves ke tim Liga 2, Sriwijaya FC dan Greg Nwokolo yang…