Pacu Perekonomian Daerah, Menperin Resmikan Sentra IKM Logam Dharmasraya

Oleh : Ridwan | Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:30 WIB

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat Peresmian Sentra IKM Logam Kabupaten Dharmasraya secara virtual
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat Peresmian Sentra IKM Logam Kabupaten Dharmasraya secara virtual

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung pembangunan sentra industri kecil menengah (IKM) logam di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Pengembangan sentra IKM logam ini diyakini dapat memacu produktivitas masyarakat setempat sekaligus turut mendorong perekonomian daerah dan nasional.

"Sentra IKM logam Kabupaten Dharmasraya ini merupakan sentra IKM yang dibangun melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang IKM tahun 2018-2019. Kami berharap, pembangunan sentra IKM logam ini dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh pelaku IKM di sana," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Peresmian Sentra IKM Logam Kabupaten Dharmasraya yang seremoninya dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Menperin menjelaskan, sentra IKM merupakan kelompok IKM dalam satu lokasi atau tempat yang menggunakan bahan baku, menghasilkan produk sejenis, dan melakukan proses produksi yang sama.

"Mengelompoknya IKM dalam satu sentra tentunya akan mempermudah pembinaan untuk semakin meningkatkan kemampuan IKM kita," tuturnya.

Oleh karena itu, dalam upaya penguatan peran sentra IKM, diperlukan pusat pengembangan desain dan teknologi yang disertai dengan pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Hal ini dikarenakan teknologi dan SDM merupakan dua komponen penting yang harus disinergikan sehingga menghasilkan produk yang berkualitas," imbuhnya.

Agus menyampaikan, pihaknya bertekad untuk terus memberikan pembinaan kepada pelaku IKM. Sebab, dengan jumlahnya yang besar, mereka menjadi ujung tombak bagi industri manufaktur. Apalagi, sektor IKM tidak akan terpisahkan dari bagian proses produksi atau rantai pasok industri skala besar.

"Tentunya, kami akan mendorong sentra IKM logam di Dharmasraya bisa mendukung peningkatan nilai tambah sumber daya alam dan hasil industri di sana, yang salah satunya telah dibuktikan melalui pembuatan head tractor. Kami ingin sentra IKM logam di Dharmasraya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat setempat," paparnya.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih menerangkan, sejak tahun 2016-2020, DAK bidang IKM telah disalurkan kepada 285 Kabupaten/kota di Seluruh Indonesia.

"Kabupaten Dharmasraya merupakan satu dari 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat yang telah mendapatkan anggaran DAK tersebut dalam rangka penguatan dan pemberdayaan sentra IKM," ujarnya.

Menurut Gati, berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan, terdapat beberapa manfaat dengan adanya DAK bidang IKM. Misalnya, memudahkan daerah untuk melakukan pembinaan lebih lanjut pada sentra yang terpusat dalam satu lokasi.

Kemudian, meningkatkan kapasitas produksi melalui penambahan atau peningkatan sarana dan prasarana yang diperlukan oleh sentra IKM yang tidak dapat direalisasikan oleh APBD.

Manfaat lainnya, yakni terjadi peningkatan lapangan kerja terkait dengan peningkatan kapasitas dan penguatan kelembagaan sentra IKM, serta peningkatan daya saing produk melalui perbaikan kemasan dan alih teknologi produksi.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengemukakan, Kabupaten Dharmasraya merupakan wilayah strategis karena dilalui jalur lintas tengah Sumatera. Hal ini menjadi potensi besar dalam upaya pengembangan sektor IKM dan perdagangannya karena ditunjang sarana transportasi darat yang lancar.

"Kabupaten Dharmasraya ini punya area perkebunan, persawahan dan pertanian yang terhampar luas, yang pengerjaannya membutuhkan peralatan dari mulai menanam hingga saat panen. Selama ini, ketika alat mesin pertanian (alsintan) yang digunakan mengalami kerusakan atau aus, perbaikannya perlu mendatangkan suku cadang dari luar Dharmasraya," paparnya.

Oleh karena itu, keberadaan sentra IKM logam di Dharmasraya bakal menjawab kendala yang dihadapi oleh para petani dan pabrik alsintan yang membutuhkan suku cadang dari logam. Pada tahun 2019, jumlah IKM berbasis logam terdapat 347 unit usaha.

Adanya sentra IKM logam, diharapkan dapat menyediakan jasa pemeliharaan, perbaikan, dan produksi alsintan serta peralatan logam lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat Dharmasraya.

Ia menyampaikan, keberadaan sentra IKM tersebut mendukung pengembangan industri alsintan, khususnya di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

"Jadi, bagi mereka yang membutuhkan peralatan dari logam, dapat memanfaatkan keberadaan sentra IKM Dharmasraya yang berada di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung. Kegiatan ini juga diharapkan dapat ikut menggerakkan perekonomian pasca-pandemi Covid-19," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…

Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) gellar online training

Jumat, 18 September 2020 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas di Masa Pandemi, Yanmar Diesel Indonesia Gelar Online Training untuk Teknisi dan Dealer

Demi terus meningkatkan kemampuan para personel PT. Yanmar Diesel Indonesia (YADIN) mengadakan online training sebagai alternatif pelatihan secara tatap muka. Disaat yang sama, YADIN juga terus…

Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi

Jumat, 18 September 2020 - 18:15 WIB

LPS Koperasi Diusulkan Masuk RUU Cipta Kerja

Kementerian Koperasi dan UKM sedang memperjuangkan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

Rahmad Darmawan Pelatih Madura United FC

Jumat, 18 September 2020 - 18:00 WIB

Coach RD Perlu Striker Perkuat Madura United

Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab mengalami krisis di sektor striker sejak dipinjamkannya striker andalan mereka Alberto “Beto” Goncalves ke tim Liga 2, Sriwijaya FC dan Greg Nwokolo yang…