Video Viral Anji dan Hadi Pranoto Banjir Kecaman, DPR: Publik Figur Bantu Pemerintah Jangan Bikin Gaduh

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:05 WIB

Video Anji dan Hadi Pranoto dikritik banyak pihak
Video Anji dan Hadi Pranoto dikritik banyak pihak

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Di masa pandemi Covid-19, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad meminta seluruh lapisan masyarakat menjaga suasana agar tetap kondusif, terutama dalam penyebaran informasi yang berkaitan dengan Covid-19.

Hal ini disampaikan Dasco merespon pertanyaan wartawan terkait video viral di kanal YouTube milik seorang publik figur Erdian Aji Prihartanto alias Anji bersama Hadi Pranoto yang mengaku sebagai profesor dan pakar mikrobiologi serta penemu antibodi pasien Covid-19. 

Menurut Dasco, seorang publik figur seharusnya membantu pemerintah menjaga situasi tetap kondusif.

"Di situasi pandemi Covid-19 ini, kita mesti selalu waspada serta menjaga ketentraman, janganlah kita membuat statemen yang kebenaran belum teruji, kasihan masyarakat mendapat informasi yang tidak benar," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Rabu (5/8).

Ia juga mengajak semua pihak agar menjaga situasi tetap baik tidak menyebar informasi yang membuat gaduh. 

“Terutama publik figur yang banyak diikuti oleh masyarakat, jangan berikan informasi yang membuat gaduh," tegas Dasco.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. 

Ia mengatakan, penyebaran informasi sesat tentang Covid-19 tidak bisa ditoleransi, sehingga perlu diberikan sanksi tegas.

 “Penyebaran informasi yang salah adalah penyesatan. Tindakan seperti ini tentu tidak bisa ditolerir. Jika nyata nyatanya merugikan kepentingan umum, harus ada tindakan hukum yang tegas. Saya kita banyak klausul hukum yang bisa diterapkan terkait hal itu,” tegas Saleh.

Ia menambahkan, Informasi yang keliru dapat merugikan masyarakat dan memperparah situasi penangan Covid-19. Ia mengingatkan agar masyarakat menyebar dan menerima informasi secara bertanggung jawab.

“Informasi merupakan salah satu kunci penting dalam memutus mata rantai penyebaran tersebut, jika informasi yang diberikan salah, akan banyak orang yang terkena dampaknya. Tentu ini sangat tidak baik ditengah niat baik semua orang dalam memerangi Covid-19,” katanya.

Saleh pun meminta agar pemerintah makin masif memberikan informasi tentang Covid-19 kepada publik. 

Pemerintah harus mampu menyediakan data dan informasi yang valid untuk meluruskan berbagai isu yang beredar.

Sebelumnya dalam video viral tersebut, Anji sebagai salah seorang publik figur mewawancarai Hadi Pranoto yang disebutnya sebagai profesor dan pakar mikrobiologi. 

Hadi Pranoto mengklaim telah menemukan obat antibodi Covid-19 berbahan herbal yang telah menyembuhkan ribuan pasien. 

Menurut Hadi, obat temuannya sudah didistribusikan kepada ratusan ribu orang di Sumatera, Pulau Jawa, Bali dan Kalimantan.

Belakangan, video tersebut mendapat respons negatif dari publik. Sosok Hadi Pranoto disebut tidak memiliki latar belakang akademis yang mumpuni sehingga klaim dan kalimatnya dipertanyakan publik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dyah Roro Esti Anggota DPR RI (Foto Ist)

Sabtu, 19 September 2020 - 07:00 WIB

Dyah Roro Esti Ajak Kaum Milenial Terjun ke Dunia Politik

Roro menyadari bahwa cara tercepat membuat sebuah perubahan adalah dengan terlibat aktif di parlemen atau pemerintahan. Semua ini memotivasi dirinya untuk menjadi bagian dari sistem tersebut.…

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sabtu, 19 September 2020 - 06:00 WIB

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Marines Cycling Community (MCC) atau komunitas bersepeda Korps Marinir TNI AL dibawah pimpinan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) bersama-sama lawan Covid…

Sabtu, 19 September 2020 - 05:30 WIB

Atlet Dayung Korps Marinir Tinngkatkan Kemampuan Jelang Seleksi PON Papua

Pelatih dayung Marwiltim Sertu Marinir Ramijo mengatakan penjaringan atlet ini sangat penting untuk kaderisasi dan regenerasi dalam meningkatkan prestasi pedayung agar tidak kehabisan stok.…

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas

Jumat, 18 September 2020 - 19:43 WIB

Gandeng Jembatan Emas, BUMN Askrindo Sasar Asuransi Kredit Fintech

Jakarta–PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Financial Technology (Fintech) yakni Jembatan Emas.

Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali

Jumat, 18 September 2020 - 19:27 WIB

Gairahkan Kembali Pariwisata Bali, Perempuan-Perempuan Cantik Ini Kampanyekan Bali I Miss U

Bali-Pandemi Covid-19 memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan Bali. Imbasnya kemana mana, termasuk pada lambatnya pertumbuhan Ekonomi Bali. Hal ini juga mempengaruhi Perekonomian Nasional karena…