INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan incoming bids atau permintaan masuk Surat Utang Negara (SUN) melampaui target indikatif dan terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 3,6 kali.
Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) Deni Ridwan mengatakan, investor semakin percaya dengan SUN.
"Incoming bids lelang SUN kemarin yang dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI) mencapai Rp 72,78 triliun. Nilai terbesar terjadi pada tenor 10 tahun, yakni Rp 21,36 triliun atau 29,34 persen dari total penawaran," katanya dikutip Rabu (29/7/2020).
Salah satu hal yang mempengaruhi incoming bids lelang, lanjut dia, adalah likuiditas perbankan nasional yang masih tinggi. Hal ini dikarenakan masih relatif terbatasnya permintaan kredit.
"Yang dimenangkan adalah sebesar Rp 22 triliun dari target indikatif Rp 20 triliun. Hal ini dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas pemerintah yang masih cukup memadai," ucapnya.