PARFI 56 Bersama MPR RI Gagas Film Pendek Empat Pilar MPR RI

Oleh : Herry Barus | Selasa, 28 Juli 2020 - 12:00 WIB

 PARFI56 Bersama MPRRI Gagas Film Pendek Empat Pilar MPR RI
PARFI56 Bersama MPRRI Gagas Film Pendek Empat Pilar MPR RI

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Persatuan Artis Film Indonesia 1956 (PARFI 1956) akan menyelenggarakan festival film pendek Empat Pilar MPR RI dengan melibatkan berbagai sineas dan pekerja seni. Kegiatan tersebut merupakan pengayaan dari beragam sosialisasi Empat Pilar yang sebelumnya telah dilakukan MPR RI seperti seminar, diskusi, workshop, hingga melalui konten video di Youtube.

"Melalui film pendek, MPR RI berusaha meningkatkan ketertarikan generasi Z dan milenial untuk peduli terhadap persoalan kebangsaan, dengan mengeksplore tema Pancasila sebagai ideologi bangsa, UUD NRI Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai konsensus bentuk kedaulatan negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam kemajemukan bangsa," ujar Bamsoet usai menerima pengurus PARFI 1956, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Senin (27/7/20).

Para pengurus PARFI 1956 yang hadir antara lain Ketua Umum Marcella Zalianty, Wakil Ketua Umum II Ade Muftin, Wakil Sekjen Wanda Hamidah, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Arzeti Bilbina, dan seniman Jose Rizal Manua.

Mantan Ketua DPR RI ini menilai film tak hanya sekadar media rekreasi dan hiburan. Melainkan juga bisa dijadikan sarana edukasi dan propaganda yang positif untuk meningkatkan semangat nasionalisme. Sebagaimana pernah dilakukan Rusia melalui film 'Ivan The Terrible', Amerika dengan film 'Casablanca', Jerman dengan 'Triumph of The Will'.

"Korea Selatan, Jepang, dan India, merupakan negara-negara di Asia yang memiliki etos nasionalisme luar biasa dalam berbagai film yang digarap. Para sineas Indonesia sebetulnya tak kalah hebat. Ditengah berbagai keterbatasan dukungan dari pemerintah, berbagai film yang digarap para sineas kita telah berhasil mencuri perhatian internasional. Namun harus diakui, gaungnya belum sedahsyat Korea Selatan, Jepang, maupun India," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini melihat pesatnya pertumbuhan penonton film, semakin membuat potensi industri film Indonesia berkembang pesat. Di tahun 2010, misalnya, 15 besar film Indonesia hanya mendapatkan sekitar 6,5 juta penonton. Di tahun 2019, 15 besar film tersukses mampu menyedot lebih dari 30 juta penonton.

"Tingginya tingkat konsumsi masyarakat terhadap film harus dijaga dengan baik oleh para pelaku industri perfilman. Kehadiran festival film pendek Empat Pilar MPR RI diharapkan bisa menjadi ajang mengasah kemampuan para sineas muda, sehingga kelak bisa menghasilkan film yang tak hanya luar biasa dari segi kualitas, melainkan juga luar biasa dari segi dampak nasionalisme yang dihasilkan," pungkas Bamsoet.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Jumat, 18 September 2020 - 14:00 WIB

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Menjadi salah satu seorang Prajurit TNI, khususnya Marinir merupakan anugrah yang patut di syukuri dan amanah. Selain menjadi abdi Negara di kedinasan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam…

Ilustrasi Migas

Jumat, 18 September 2020 - 13:59 WIB

PGN SAKA Komitmen Jalankan Proyek Pengembangan Lapangan Sidayu dan West Pangkah

PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) sebagai Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), tetap berkomitmen menjalankan dua proyek pengembangan…

Anggota Komisi I DPR RI - Rizki Aulia Natakusumah (Photo by Parlementaria Terkini DPR)

Jumat, 18 September 2020 - 13:30 WIB

Komisi I Dukung Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Daerah 3T

Menurut Rizki Aulia Natakusumah, digitalisasi merupakan keniscayaan, karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh akses internet, bahkan layanan telekomunikasi.

Arya Sinulingga

Jumat, 18 September 2020 - 13:25 WIB

Staf Khusus Erick Thohir Sebut Jajaran Komisaris BUMN Diisi Orang-orang TOP

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengapresiasi kinnerja Erick Thohir yang mwmilih orang-oraang terbaik sebagai komisaris perusahaan pelat merah.

FIFA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 September 2020 - 13:00 WIB

Sepak Bola Dunia $ 14 Miliar Dampak Pandemi Covid-19

Angka $ 14 miliar didasarkan pada skenario saat ini, di mana sepak bola perlahan mulai dapat kembali merumput, setelah tiga bulan absen sejak awal tahun ini. Namun, hal itu akan menjadi ‚Äúpermainan…