Kabar Gembira Buat Pasien COVID-19! Biaya Perawatan Rumah Sakit Diganti Kemenkes, Ini Cara Klaim-nya

Oleh : Candra Mata | Jumat, 24 Juli 2020 - 07:20 WIB

Ilustrasi Perawatan Rumah Sakit (Foto: AnalisaDaily)
Ilustrasi Perawatan Rumah Sakit (Foto: AnalisaDaily)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto telah menetapkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) RI nomor HK.01/07/MENKES/446/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Bagi Rumah Sakit Yang Menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). 

Keputusan Menteri Kesehatan tersebut merupakan penyempurnaan dari KMK sebelumnya yang bernomor HK.01/07/MENKES/238/2020. 

Dalam KMK yang baru tersebut disebutkan klaim pembayaran dapat dilakukan melalui Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan di Kementerian Kesehatan. 

Adapun kriteria pasien yang dapat diklaim biaya pelayanannya, antara lain:

1. Kriteria pasien rawat jalan

a. Pasien suspek dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta, melampirkan bukti pemeriksaan laboratorium darah rutin dan x-ray foto thorax. Bukti x-ray foto thorax dikecualikan bagi ibu hamil dan pasien dengan kondisi medis tertentu yaitu kondisi tidak dapat dilakukan pemeriksaan x-ray foto thorax seperti pasien gangguan jiwa, gaduh gelisah, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari DPJP.

b. Pasien konfirmasi COVID-19 dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta, melampirkan bukti hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR dari rumah sakit atau dari fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

2. Kriteria pasien rawat inap

a. Pasien suspek dengan usia 60 (enam puluh) tahun dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta, pasien usia kurang dari 60 (enam puluh) tahun dengan komorbid/penyakit penyerta, dan pasien ISPA berat/peneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

b. Pasien probable

c. Pasien konfirmasi

1) Pasien konfirmasi tanpa gejala, yang tidak memiliki fasilitas untuk isolasi mandiri di tempat tinggal atau fasilitas publik yang dipersiapkan pemerintah yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala Pukesmas.

2) Pasien konfirmasi tanpa gejala dengan komorbid/penyakit penyerta.

3) Pasien konfirmasi dengan gejala ringan, sedang, berat/kritis.

d. Pasien suspek/probable/konfirmasi dengan co-insidens

"Kriteria pasien rawat jalan dan rawat inap berlaku bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing termasuk tenaga kesehatan dan pekerja yang mengalami COVID-19 akibat kerja, yang dirawat pada rumah sakit di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Kemenkes dalam keterangan tertulis yang dilansir redaksi Industry.co.id dari laman Kemenkes pada Jumat (24/7).

Sementara itu, untuk identitas pasien tersebut dapat dibuktikan dengan:

1. Untuk WNA: passport, KITAS atau nomor identitas UNHCR.

2. Untuk WNI: Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga, atau surat keterangan dari kelurahan.  

3. Orang terlantar: surat keterangan dari dinas sosial.

4. Apabila semua identitas tersebut tidak dapat ditunjukan, maka bukti identitas dapat menggunakan surat keterangan data pasien yang ditandatangani oleh kepala dinas kesehatan kabupaten/kota dan diberi stempel dinas kesehatan kabupaten/kota.

Surat keterangan data pasien dari dinas kesehatan kabupaten/kota diajukan oleh rumah sakit kepada dinas kesehatan kabupaten/kota. Untuk itu dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota harus mempersiapkan daftar pasien Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang berada di wilayah kerja atau dilakukan pengecekan terhadap daftar pasien melalui Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) dari dinas kesehatan kabupaten/kota setempat.

5. Apabila semua identitas tidak dapat ditunjukan, maka bukti identitas dapat menggunakan Surat Keterangan/Surat Jaminan Pelayanan (SJP) dari pimpinan rumah sakit.

Rumah sakit yang dapat melakukan klaim biaya penanganan COVID-19 adalah rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging tertentu, dan rumah sakit lain yang memiliki fasilitas untuk melakukan penatalaksanaan dan pelayanan kesehatan rujukan pasien (COVID-19) termasuk rumah sakit lapangan/rumah sakit darurat.

Adapun pelayanan yang dapat dibiayai dalam penanganan pasien COVID-19 antara lain administrasi pelayanan, akomodasi (kamar dan pelayanan di ruang gawat darurat, ruang rawat inap, ruang perawatan intensif, dan ruang isolasi), jasa dokter, tindakan di ruangan.

Lalu, pelayanan lainnya yang bisa diklaim adalah pemakaian ventilator, pemeriksaan penunjang diagnostik (laboratorium dan radiologi sesuai dengan indikasi medis), bahan medis habis pakai, obat-obatan, alat kesehatan termasuk penggunaan APD di ruangan, ambulans rujukan, pemulasaraan jenazah, dan pelayanan kesehatan lain sesuai indikasi medis.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Usaha Mikro PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Supari, di diskusi "Mendorong Usaha Mikro Bertahan di Masa Pandemi"

Selasa, 22 September 2020 - 23:15 WIB

BRI Ingatkan UMKM Agar Bantuan Presiden Digunakan Buat Modal Usaha

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) mengharapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan Bantuan Presiden (Banpres) untuk hal yang produktif agar usahanya bisa bangkit di era pandemi.

Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Doktor Walid menerima SK pengangkatan dirinya dari Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid Dalam Muswil Dekopin Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15/9/2020).

Selasa, 22 September 2020 - 18:57 WIB

Doktor ‘Matematika’ UGM Pimpin Dekopin Jateng, Nurdin Halid: Saya Percaya Sosok Dr. Walid

Jawa Tengah-Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Doktor Walid menerima SK pengangkatan dirinya dari Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid Dalam Muswil Dekopin Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa…

Dropbox sampah kemasan

Selasa, 22 September 2020 - 18:38 WIB

Dukung Indonesia Bebas Sampah, Tiga Perusahaan ini Berkolaborasi Hadirkan Program Dropbox Sampah Kemasan

Aksi kolaborasi ini juga merupakan wujud dukungan sektor swasta terhadap PP RI No 97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah…

Presiden Joko Widodo

Selasa, 22 September 2020 - 18:22 WIB

Presiden Jokowi Instruksikan Percepatan Pembangunan Pelabuhan Patimban

Presiden Joko Widodo menginstruksikan dilakukannya percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kehadiran pelabuhan utama baru tersebut akan berperan…

Persib Bandung FC

Selasa, 22 September 2020 - 18:00 WIB

PERSIB Siapkan Pemain-Pemain Profesional

Sama seperti Saiful, Ardi Maulana atau Dudung merupakan pemain PERSIB U-20 yang berhasil masuk daftar pemain Pangeran Biru untuk kompetisi Liga 1 2020. Selain mereka, ada Kakang Rudianto dan…