Mendag Agus Bakal Dukung Digitalisasi Kredit Permodalan untuk UMKM

Oleh : Krishna Anindyo | Selasa, 21 Juli 2020 - 13:15 WIB

Digital Kredit UMKM (DigiKu) (Photo by Moneter.id)
Digital Kredit UMKM (DigiKu) (Photo by Moneter.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perdagangan turut mendukung Digital Kredit UMKM (DigiKu) yang diluncurkan pemerintah pada Jumat (17/7). Dukungan ini merupakan bentuk komitmen Kemendag dalam meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya melalui program dukungan permodalan secara daring.

Kemendag juga mendukung pihak perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN, untuk mengidentifikasi UMKM yang memproduksi maupun menjual produk dalam negeri sehingga potensial mendapat akses permodalan.

Peluncuran DigiKu dihadiri Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Situasi pandemi menuntut UMKM beradaptasi memanfaatkan teknologi informasi dalam mengembangkan usahanya karena konsumen juga banyak yang beralih berbelanja secara daring. Untuk itu, kemudahan dalam memperoleh permodalan juga diperlukan bagi UMKM agar dapat terus memenuhi persediaan produk, serta meningkatkan skala usahanya di platform digital,” ujar Mendag Agus Suparmanto melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id pada Senin (20/7/2020).

DigiKu adalah program yang diluncurkan pemerintah dengan merangkul Himbara dan perusahaan niaga elektronik (e-commerce) untuk bekerja sama mendukung UMKM yang berbisnis melalui platform niaga elektronik, khususnya UMKM yang on boarding pada Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia agar dapat memperoleh kucuran permodalan dengan cepat.

Himbara sebagai lembaga pemberi pinjaman (institutional lenders) berkolaborasi bersama perusahaan niaga elektronik, menyediakan fasilitas pinjaman secara daring untuk UMKM.

Kerja sama ini dilakukan agar seluruh basis data penjual (merchant) yang dimiliki platform niaga elektronik dapat dikombinasikan dengan basis data nasabah yang dimiliki perbankan. Tujuannya adalah agar kredit yang dikucurkan kepada UMKM digital bisa diproses lebih cepat dan lebih aman dalam hitungan menit, yaitu 15 menit.

Diharapkan kerja sama ini bisa meningkatkan kapasitas produksi UMKM on boarding, karena di era adaptasi kebiasaan baru ini semua transaksi beralih ke ranah digital.

Mendag Agus mengharapkan, pemberian kemudahan kredit kepada UMKM dapat meningkatkan jumlah UMKM yang memproduksi produk dalam negeri dan berjualan di platform niaga elektronik.

“Kemendag mengusulkan pemberian kredit melalui program DigiKu memprioritaskan penyalurannya kepada UMKM yang memproduksi produk dalam negeri dan reseller yang mendukung penjualan produk dalam negeri,” ujar Mendag.

Menurut Mendag, digitalisasi mampu membantu pelaku UMKM dalam situasi pandemi saat ini maupun di masa depan dan tidak hanya menjadi obat sesaat saja, melainkan dapat berkelanjutan. Mendag yakin digitalisasi ini akan sangat membantu akselerasi bisnis UMKM karena sistem digital bersifat cepat dan lebih aman.

Namun di sisi lain, UMKM harus terus mempertahankan kualitas produknya dan berkomitmen memanfaatkan platform niaga elektronik.

“Kemendag memiliki program-program penguatan desain dan penjaminan kualitas. Kami juga bekerja sama dengan komunitas dan pengelola platform niaga elektronik untuk memantau UMKM yang bisnisnya di platform digital benar-benar berkembang,” ujar Mendag Agus.

“Dengan kesiapan modal yang lebih kuat, bukan hanya UMKM Indonesia akan semakin unggul dan berdaya saing, tetapi juga mendorong lebih banyak UMKM yang memproduksi dan menjual produk dalam negeri,” lanjut Mendag Agus.

“Dengan semakain banyak UMKM yang memproduksi dan menjual produk dalam negeri di platform niaga elektronik, semoga semakin banyak konsumen yang tertarik membeli produknya. Ayo beli produk dalam negeri, beli satu tumbuh seribu. Dengan membeli satu produk UMKM, maka diharapkan akan tumbuh UMKM-UMKM lain yang terdorong membuat dan menjual produk hasil karya anak bangsa,” pungkas Mendag.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kaskogartab II/Bandung Resmikan Musholla dan Donasi Paket Sembako

Minggu, 20 September 2020 - 04:30 WIB

Kaskogartab II/Bandung Resmikan Musholla dan Donasi Paket Sembako

Kegiatan Baksos yang diselenggarakan oleh Kogartap II/Bdg akan berjalan di setiap wilayah dimulai dari tanggal 14 sampai dengan 22 September 2020 dengan sasaran masyarakat yang kurang mampu.…

Satgas Yonif 413 Bremoro Jalin Tali Silaturahmi Bersama Masyarakat Kampung Kibay Papua

Minggu, 20 September 2020 - 04:02 WIB

Satgas Yonif 413 Bremoro Jalin Tali Silaturahmi Bersama Masyarakat Kampung Kibay Papua

mengajak masyarakat khususnya pemuda untuk belajar bercocok tanam dilahan ketahanan pangan yang baru kami garap dua minggu lalu, hal tersebut merupakan upaya kita dalam memasok ketersediaan…

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi

Sabtu, 19 September 2020 - 21:05 WIB

Sudah 22 Tahun Menyehatkan Indonesia! Ini Pesan Bos Herbalife untuk Gaya Hidup Sehat

Jakarta–Pada hari ini, Herbalife Nutrition menggelar konser virtual dalam rangka merayakan Anniversary yang ke-22 di Indonesia. Kegiatan ini sebagai awal dari rangkaian kegiatan gaya hidup…

Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc

Sabtu, 19 September 2020 - 20:52 WIB

Pak Anies pun Bangga! Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award

Jakarta-Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Konferensi Pers Online Mesin Plastik & Karet Taiwan Excellence 2020

Sabtu, 19 September 2020 - 19:40 WIB

CEO TAITRA Walter Yeh: Mesin Plastik & Karet Cerdas Taiwan Mampu Hasilkan Produk Ramah Lingkungan Secara Efisien

Sebagai salah satu dari enam negara pengekspor mesin plastik dan karet terbesar di dunia, Taiwan dikenal karena menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dengan teknologi yang disempurnakan…