Halo Bank Exim! Komisi XI: Pak James Rompas, Jangan Cuma Urus Debitur Besar, Pembiayaan Ekspor Pengusaha UMKM di Perbanyak

Oleh : Candra Mata | Selasa, 14 Juli 2020 - 19:15 WIB

Ilustrasi Indonesia Eximbank. (Foto: Ist)
Ilustrasi Indonesia Eximbank. (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Komisi XI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengimbau kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank (Bank Exim), untuk tidak hanya menaruh prioritas pembiayaannya kepada perusahaan-perusahaan besar yang menjadi debitur besar saja. 

Menurutnya, sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, LPEI sudah sewajarnya mampu meningkatkan pembiayaan ekspor nasional.

"Bank Exim (LPEI) jangan hanya urusi debitur besar saja. Dirut dan jajaran direksi harus bisa mengubah pola lama dan manajemen lama yang memprioritaskan fasilitas pembiayaan kepada perusahaan besar saja, atau debitur besar saja,” ungkap Rudi dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI bersama dengan jajaran Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu dan Direktur Eksekutif LPEI secara tertutup, Senin (13/7).  

Ia bahkan mewanti-wanti direktur eksekutif yang baru terpilih pada awal Juni lalu, untuk memberikan perubahan yang berarti. 

“Pak James Rompas (Direktur Eksekutif LPEI) harus punya inovasi dan pemikiran, serta ide yang baru dan brilian. Saya meminta  pembiayaan ekspor harus diperbanyak dan diberikan kepada pengusaha menengah ke bawah serta UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah),” tegasnya.  

Sebagai negara dengan jumlah penduduk mencapai hampir 260 juta jiwa, Rudi mendorong adanya perhatian lebih kepada sektor pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan dan training. 

Mengingat, UMKM telah mampu menyerap hampir 99 persen dari total lapangan kerja, menyumbang 60,34 persen dari total PDB Nasional dan menyumbang 58,18 persen dari total investasi. Sayangnya, sektor ini hanya mampu berkontribusi 14,17 persen dari total ekspor.  

“Coba cek data statitstik, berapa banyak pengusaha kecil dan menengah atau UMKM yang layak dibina dan diberikan fasilitas pembiayaan untuk ekspor," tanyanya. 

"Jangan banyak alasan lagi, saya tahu dan paham memang tidak mudah, tetapi mereka harus di training, dibuat pelatihan, dan diberikan edukasi. Itu tugas Bank Exim sebagai lembaga pembiayaan milik negara,” imbaunya.  

Ke depannya, ia meminta Direktur Jenderal Pembendaharaan (DJPb) Kemenkeu sebagai pembina harus sungguh-sungguh memotivasi dan menggerakan Bank Exim, yang dinilainya memiliki non performing load (NPL) yang sudah tinggi. 

Pasalnya sebagai lembaga yang yang memiliki sovereign status, LPEI memang dapat memberikan penjaminan bank dengan sejumlah ketentuan. 

“Jangan terus-terus bobrok manajemennya, itu uang rakyat semua,” pungkas Rudi. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bantuan BUMN untuk Para Korban Gempa Majene

Sabtu, 16 Januari 2021 - 16:20 WIB

BUMN Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Majene

BUMN Erick Thohir melalui Yayasan BUMN langsung memerintahkan untuk bergerak cepat segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana dengan berkolaborasi dengan Posko I Satgas Bencana BUMN Provinsi…

Tim e-Sport Indonesia Siap Berlaga di Kejuaran e-Sport Dunia

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:30 WIB

Hebat! RRQ Hoshi, Alter Ego, Aerowolf dan Bigorton Wakili Indonesia di Kejuaraan e-Sport Dunia

Sebagai Dewan Pembina PB e-Sport, Bamsoet mengajak para fans e-Sport di Indonesia untuk bersatu memberikan dukungan kepada keempat Tim e-Sport yang akan bertanding tersebut. Jangan sampai para…

Satgas Kemanusiaan Marinir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:00 WIB

Satgas Kemanusiaan Marinir Bantu Korban Banjir di Banjarmasin

Seluruh personel berikut perlengkapan diterbangkan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, menggunakan pesawat angkut A-I327 Hercules TNI Angkatan Udara dengan waktu keberangkatan pukul 05.10…

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:30 WIB

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama warga masyarakat, gotong royong membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir di lingkungan SDN 1 Jagoi Babang, Desa Jagoi Babang,…

Menparekraf Sandi Berenang di Mandalika

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:10 WIB

Pamer Potret 'Nyebur' di Kuta Mandalika, Sandi Tuai Banjir Pujian Warganet: Pak Menteri Joss Banget!

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengunggah potret beberapa spot di pantai Mandalika Nusa Tenggara Barat yang disebutnya akan menjadi lokasi penyelenggaraa kegiatan olahrga Triathlon.…