Komisi XI 'Tegor' Dirut PT SMI: Cek yang Benar, Masa Ada Daerah yang 'Ongkang-ongkang' Kaki di Berikan Pinjaman

Oleh : Candra Mata | Jumat, 10 Juli 2020 - 09:20 WIB

Wakil Ketua Komisi XI Achmad Hatari
Wakil Ketua Komisi XI Achmad Hatari

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari meminta Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) Edwin Syahruzad untuk melakukan pengecekan kembali secara benar apakah bantuan pinjaman uang yang pernah diberikan PT SMI kepada pemerintah Provinsi. 

Menurut Hatari, kalau memang penggunaan dana pinjaman itu terbukti tidak sesuai yang diharapkan, maka PT SMI diminta untuk mengalihkan dan memprioritaskan dana pinjaman tersebut untuk daerah-daerah lain yang lebih membutuhkan. 

“Saya lihat di Manado dan Belitung sampai hari ini persoalan tanahnya masih belum selesai. Oleh karenanya harus dicek lagi bagaimana status tanahnya. Hak Ulayat, tingkat labilitas tanahnya itu bagaimana. Periode yang lalu kami pernah cek ke sana. Jalan belum berfungsi, apabila hujan dalam waktu dua jam, maka habis rata. Terkait persoalan tanahnya, saya pernah mengecek kepada Gubernur terkait, ternyata belum selesai,” ungkap Hatari dalam keterangan Pers yang diterima redaksi Industry.co.id Jumat (10/7).

Hatari menilai, PT SMI kerap bersikap diskriminatif. Menurutnya ada daerah-daerah yang pernah diberi pinjaman dan macet dalam memenuhi kewajibannya tetapi tetap dimasukan dalam daftar daerah yang menerima bantuan pinjaman uang. 

Sementara itu, banyak daerah lain yang mengajukan bantuan pinjaman dana guna mempercepat pembangunan didaerahnya justru tidak kunjung disetujui.

“Di Halmahera Selatan, Bupatinya dengan pinjaman sebesar Rp 70 miliar dalam sepuluh tahun, ketika dia tidak menjadi Bupati kembali, ia meninggalkan outstanding-nya sejumlah Rp 38 miliar. Apa SMI sudah mengecek lagi. Apa kewajiban ini tidak perlu dipenuhi atau memang SMI yang menghibahkan kepada Kabupaten Halmahera Selatan,” sebutnya.

Dikatakannya, banyak pemerintah provinsi yang mengeluh karena sudah berkali-kali mengajukan bantuan tetapi tidak pernah diberikan. 

“Sementara ada daerah yang ongkang-ongkang kaki saja tetapi diberikan (bantuan). Hal ini harus menjadi catatan SMI,” pungkas Hatari.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kopi Toraja (Foto Dije)

Senin, 17 Mei 2021 - 20:15 WIB

Tidak Boleh Menyimpan Kopi di Dalam Lemari Es, Mengapa?

Kopi yang enak tergantung pada kualitas rasanya. Nah, salah satu cara agar kopi tetap berkualitas, yakni dengan menyimpan kopi dengan cara yang tepat dan benar. Kopi harus disimpan di tempat…

Logo Telkom

Senin, 17 Mei 2021 - 20:01 WIB

Kualitas Layanan Suara dan Data TelkomGroup di Jayapura Meningkat dengan Ketersediaan Bandwidth 4,7 Gbps

Layanan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) baik suara maupun data termasuk IndiHome dan Telkomsel di Jayapura kian meningkat secara kualitas pasca putusnya sistem komunikasi kabel laut…

Pembangunan Jembatan Sementara Benanain

Senin, 17 Mei 2021 - 19:10 WIB

Kementerian PUPR Targetkan Pembangunan Jembatan Sementara Benanain Rampung Awal Juni 2021

Saat ini penanganan dilakukan berupa pembangunan jembatan sementara yang dapat dilalui kendaraan roda empat.

Pembalap Andi Gilang di Seri Kelima Moto3 Prancis 2021

Senin, 17 Mei 2021 - 18:00 WIB

Ketua IMI Apresiasi Prestasi Pembalap Andi Gilang di Seri Kelima Moto3 Prancis 2021

Pada balapan seri kelima Moto3 Prancis 2021 di Sirkuit Le Mans, Minggu (16/5/2021), ia berhasil mendapatkan satu poin karena finish di posisi kelima belas, setelah sebelumnya start dari posisi…

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

Senin, 17 Mei 2021 - 16:30 WIB

Taj Mahal Perpanjang Masa Penutupan Wisata Hingga Akhir Mei 2021

Lonjakan kasus harian Covid-19 di India semakin hari kian memburuk. Hal ini mengakibatkan rumah sakit penuh serta alat kesehatan yang dibutuhkan untuk pengobatan pasien pun menjadi terbatas.…