Juara All England, Praveen/Melati Terima Bonus Rp 450 Juta

Oleh : Herry Barus | Senin, 15 Juni 2020 - 17:00 WIB

Juara All England, Praveen/Melati Terima Bonus Rp 450 Juta
Juara All England, Praveen/Melati Terima Bonus Rp 450 Juta

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Raihan gelar di All England 2020 yang didapat ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti diapresiasi klub asal mereka, PB Djarum. Praveen/Melati diguyur bonus dengan total Rp. 450 juta, terdiri dari deposito BCA sebesar Rp. 400 juta dari PB Djarum dan voucher senilai Rp. 50 juta dari Blibli.com, Tiket.com dan Yuzu.

 Acara pemberian bonus dilakukan secara virtual dari Pelatnas PBSI pada Kamis (11/5) siang. Dalam acara penyerahan bonus virtual ini turut hadir Ketua Umum PB Djarum, Yoppy Rosimin serta kedua pelatih Praveen/Melati yaitu Richard Mainaky dan Nova Widianto.

 Pemberian apresiasi ini diharapkan menjadi penyemangat tak hanya bagi Praveen/Melati namun juga para pebulutangkis lainnya, khususnya para pemain muda.

 "Ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan PB Djarum kepada para atletnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah bulutangkis Indonesia, Praveen menjadi pemain Indonesia pertama yang menjuarai All England dengan pasangan yang berbeda," kata Yoppy dalam sambutannya, seperti di lansir badminton.org.

 Pada tahun 2016, Praveen juga meraih gelar juara All England bersama Debby Susanto.

 Yoppy mengatakan bahwa besarnya harapan kepada mereka merupakan tantangan buat Praveen/Melati sebagai penerus Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Praveen/Melati diharapkan bisa mengekor prestasi yang diukir Tontowi/Liliyana, setelah gelar All England, mereka juga bisa merebut gelar juara dunia dan emas olimpiade.

 "Ini jadi tantangan untuk dijawab oleh Praveen/Melati agar bisa jadi andalan untuk Indonesia dan PB Djarum, mudah-mudahan ini bisa memotivasi atlet PB Djarum baik yang sudah di pelatnas atau yang masih di klub," lanjut Yoppy.

 Praveen/Melati yang merupakan pasangan rangking empat dunia ini naik podium juara di All England 2020 usai mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 21-15, 17-21, 21-8. Namun di babak semifinal, Praveen/Melati sempat melewati pertandingan sengit melawan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Tiongkok) yang berakhir dengan skor 15-21, 21-19, 21-19.

 "Sebetulnya penenntuan itu di babak perempatfinal, kami kalah di game pertama dan di game kedua ketinggalan jauh 10-18 ketinggalan. Orang yang nonton mikirnya kami bakal kalah, tapi kaget waktu lihat skor lagi, kami bisa menyusul," jelas Praveen.

 "Waktu itu saya bilang sama Mely (Melati), sebelum angka 21 kita belum kalah, ini jadi aura positif dan bisa nambah semangat kami, akhirnnya kami bisa," lanjutnya.

Praveen/Melati menyampaikan kegembiraan mereka atas apresiasi yang diberikan oleh PB Djarum.

 "Terima kasih kepada PB Djarum yang sudah memberi apresiasi terhadap prestasi kami. Di tengah pandemi Covid-19, kami tetap mendapat penghargaan atas gelar yang sudah kami dapat di All England. Semoga ini menjadi penyemangat lagi buat kami untuk lebih berprestasi, juga jadi motivasi buat teman-teman yang lain," kata Melati yang kemudia diiyakan oleh Praveen.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Perokok (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:16 WIB

Tolong Dicatat! Dokter Paru Ungkap Studi Perokok Beresiko Tiga Kali Lipat Lebih Tinggi Terjangkit Covid-19

Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FAPSR, FISR menjelaskan bahwa menurut banyak studi yang telah dilakukan, potensi perokok terjangkit COVID-19…

Kerjasama Kementan dengan Bank Negara Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:15 WIB

Kolaborasi Kementan dan Perbankan, Jaga Ketahanan Pangan

Kerjasama diwujudkan antara lain melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dengan fokus pada pembentukan lumbung pangan.

Produsen Batubara

Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:11 WIB

Bos Batubara Sedih! Industri Pertambangan Batubara Indonesia Memasuki Sinyal Merah

Jakarta-Akankah industri pertambangan batubara Indonesia memasuki sinyal merah di masa-masa yang akan datang? Hal ini disebabkan beberapa indikator, yakni kecenderungan penurunan harga komoditas…

Menteri BUMN Erick Thohir (liputan6.com)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:05 WIB

Erick Thohir Sebut RI Sudah Buat Negara-negara Lain Tercengang, Ada Apa!

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut keberhasilan vaksin Covid-19 yang telah diterapkan kepada 1.620 relawan asal Kota Bandung, Jawa Barat sempat membuat negara lain tercengang.

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:04 WIB

Yuk Cari Tahu Kredit Bunga Nol Persen

Masyarakat akan senang jika betul pemerintah menggelontorkan kredit dengan bunga nol persen. Meskipun bebas bunga beberapa bulan saja, namun itu terobosan yang luar biasa.