Visa Foundation, ANDE, USAID Bermitra dalam Program Advancing Women’s Empowerment Fund

Oleh : Herry Barus | Jumat, 05 Juni 2020 - 07:00 WIB

Kantor Visa (foto Kontan.co.id)
Kantor Visa (foto Kontan.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Aspen Network of Development Entrepreneurs (ANDE) bersama dengan U.S. Agency for International Development (USAID) dan Visa Foundation mengumumkan bahwa delapan organisasi telah terpilih untuk menerima pendanaan dari program Advancing Women’s Empowerment Fund (AWEF).

AWEF merupakan program perdana yang dilakukan di bawah ANDE Gender Equality Initiative. Pertama kali diumumkan pada Konferensi Tahunan ANDE pada bulan September 2019 lalu, AWEF merupakan program mitra dari Women’s Global Development and Prosperity (W-GDP) Initiative yang dipimpin oleh pemerintah Amerika Serikat.

Pendanaan bertujuan untuk mengatasi kesenjangan akses pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang dikelola oleh perempuan, yang nilainya diperkirakan mencapai US$320 miliar di negara-negara berkembang berdasarkan data International Finance Corporation (IFC). Menurut studi Global Accelerator Learning Initiative (GALI) yang dirilis ANDE, usaha yang dikelola oleh perempuan cenderung jarang mendaftar ke program akselerasi bisnis, dan mereka yang terpilih juga cenderung memiliki kemungkinan yang lebih kecil dalam mendapatkan pembiayaan ekuitas dibandingkan usaha yang dikelola laki-laki.

Untuk membantu mengatasi kesenjangan tersebut, AWEF akan mengalokasikan dana hibah sebesar US$1,2 juta untuk uji coba model yang tepat dalam meningkatkan investasi ke sektor UKM yang dikelola oleh perempuan selama dua tahun ke depan di Asia Selatan dan Asia Tenggara, dengan dukungan finansial dari USAID dan Visa Foundation.

"ANDE telah mengakselerasi pendanaan selama dekade terakhir dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada.  Kami senang dapat menjalankan program ini dalam rangka menangani isu kesenjangan pendanaan berbasis gender bagi pelaku usaha di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Kami berharap dapat berbagi pelajaran dari pendekatan-pendekatan inovatif yang melibatkan sektor UKM ini."   demikian Jenny Everett, managing Director ANDE, Kamis (4/6/2020)

Setiap pemenang akan menerima hingga US$150 ribu selama satu tahun ke depan, untuk uji coba model usaha yang dapat mengakselerasi investasi ke sektor UKM yang dikelola perempuan melalui sejumlah pendekatan yang inovatif. Sejumlah UKM yang menerima pendanaan berada di berbagai negara, yakni Bangladesh, Filipina, India, Indonesia, Kamboja, Myanmar, Nepal, Pakistan, dan Vietnam.

"Kualitas proposal dan keragaman pendekatan yang diusulkan oleh pemenang AWEF sangat menarik," ungkap Graham Macmillan, President dari Visa Foundation. "Selama setahun mendatang, kami akan menguji dan mempelajari cara terbaik untuk mendapatkan modal investasi bagi pelaku usaha perempuan di negara berkembang, yang akan sangat membantu terutama dalam saat-saat seperti sekarang ini."

Panel ahli memilih delapan pemenang dari kurang lebih 180 total proposal yang masuk. Penilaian diambil berdasarkan pemahaman pemenang mengenai masalah yang ingin diatasi oleh AWEF, kelayakan proposal yang diajukan, dampak yang diharapkan, serta pembelajaran yang dapat diambil oleh penyedia layanan UKM dan investor ke depannya. Pemenang yang dipilih adalah:

•       BoP Innovation Center dan One to Watch, untuk mengembangkan program akselerasi baru dalam meningkatkan jumlah UKM yang dikelola perempuan yang siap investasi di Myanmar
•       Massachusetts Institute of Technology (MIT) D-Lab, untuk mengidentifikasi jaringan pendiri UKM perempuan yang dapat dilibatkan dalam menciptakan program akselerator bersama untuk mengatasi kesenjangan investasi melalui pendekatan bottom up di India;
•       Miller Center for Social Entrepreneurship and CaterpillHERS, untuk menyediakan kurikulum, pelatihan, dan bimbingan bisnis online untuk membangun kesiapan investasi bagi perusahaan yang dikelola oleh perempuan di lima kota di Pakistan;
•       SHE Investments, untuk menciptakan jaringan usaha yang dikelola oleh perempuan yang siap investasi di Kamboja dan menyediakan akses ke sumber daya dan dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan skala bisnis;
•       Value for Women, untuk memperkuat akses layanan keuangan dan pengembangan bisnis bagi usaha dan perusahaan sosial inklusif gender yang dikelola perempuan di Myanmar, Filipina, Indonesia, dan Vietnam
•       Village Capital, untuk menguji dampak pembiayaan berbasis pendapatan dalam penggalangan dana untuk UKM yang dikelola perempuan di India;
•       Villgro Philippines, untuk menciptakan program akselerator dalam menyediakan akses ke modal kerja, pengembangan kapasitas, bimbingan, dan pemilihan investor yang tepat bagi UKM yang dikelola perempuan di Filipina, dan
•       Women’s Initiative for Startups and Entrepreneurship (WISE) untuk mengatasi kesenjangan pendanaan tahap awal untuk usaha yang dikelola perempuan di Vietnam dengan meningkatkan peluang pasar dalam ekosistem angel investor.

Proyek akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang dan berlangsung hingga satu tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengolahan Limbah Tinja

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:47 WIB

Kementerian PUPR Bangun Pengolahan Limbah Tinja di 9 Kabupaten/Kota di Jawa Timur

Di Provinsi Jawa Timur, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya membangun Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk mengurangi pencemaran dari limbah tinja sekaligus mewujudkan lingkungan…

Ilustrasi Rapid Test (ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:38 WIB

Tolong di Catat! Kemenkes: Biaya Rapid Test Rp150.000 Berlaku di Seluruh Rumah Sakit di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/1/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid test Antibodi bagi pasien…

Maskapai Citilink Gelar Anti-Drug and Alcohol Misuse Prevention Program

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:15 WIB

Citilink Gandeng BNN, Dirut: Sanksi PHK Bagi Pegawai yang Konsumsi Narkoba

Maskapai Citilink menggelar Anti-Drug and Alcohol Misuse Prevention Program berupa random check tes urin di tiga tempat yaitu Head Office, Station Cengkareng, dan Station Surabaya kepada karyawan…

Kebun Raya Purwodadi Terus Percantik Lingkungan

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:00 WIB

Kebun Raya Purwodadi Terus Percantik Lingkungan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah melakukan penataan kawasan kebun raya di beberapa provinsi di Indonesia.…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 14 Juli 2020 - 06:06 WIB

Hore...IHSG Diperkirakan di Zona Hijau

Secara teknikal sendiri IHSG membentuk pola wedge pattern dengan 2 kemungkinan. Saat ini bergerak mencoba pada track positif yakni bullish trend line jangka menengah sebagai konfirmasi momentum…