Terkait Kebiasaan Hidup Tak Sehat GERD Duduki 10 Besar Penyakit Paling Banyak Diderita Orang Indonesia

Oleh : Herry Barus | Selasa, 02 Juni 2020 - 09:00 WIB

Penyintas GERD-Anxiety, Laura Marrylin, saat menjadi mentor dalam program pemberdayaan anak-anak muda marjinal Jakarta yang digelar UNICEF.
Penyintas GERD-Anxiety, Laura Marrylin, saat menjadi mentor dalam program pemberdayaan anak-anak muda marjinal Jakarta yang digelar UNICEF.

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Belum banyak yang mengenal penyakit satu ini. Nama bekennya adalah GERD. Lengkapnya agak sulit dicerna, yaitu gastroesophageal reflux disease.

Data Kementerian Kesehatan RI pernah mengungkap bahwa GERD menduduki 10 besar penyakit paling banyak diderita orang Indonesia. Pada 2009, jumlah penderita GERD di Indonesia diperkirakan mencapai 4 juta orang. Jumlah ini dipercaya terus membesar karena berkaitan erat dengan gaya hidup tidak sehat, aktivitas tinggi, kebiasaan mengonsumsi fast food, minum kopi, dan merokok.

GERD adalah penyakit asam lambung tapi berbeda dengan sakit mag. GERD adalah kondisi saat asam lambung bergerak naik ke kerongkongan melewati klep yang seharusnya selalu tertutup. Sedangkan sakit mag adalah kondisi meningkatnya jumlah asam lambung. Banyak salah kaprah tentang penyakit GERD. Paling umum adalah GERD disebut-sebut sebagai penyebab langsung kematian. 

GERD juga berkaitan erat dengan anxiety (cemas berlebihan). Salah satu pencetus GERD adalah anxiety. Bisa saja orang tidak mengalami anxiety, namun menderita GERD.  Tapi ada juga orang-orang yang sudah menghindari banyak faktor pencetus GERD, namun tetap mengalami GERD dalam waktu lama karena faktor anxiety.

Salah seorang penyintas GERD-Anxiety, Laura Marrylin, mengakui penyakit ini kurang "populer". Diterangkan Laura, gejala paling umum dari GERD adalah gangguan menelan, sesak napas, dan munculnya rasa terbakar di dada. Itu sebabnya banyak penderita GERD awalnya menduga dirinya terkena serangan jantung dan hampir mati.

"Saya juga begitu, awalnya menduga kena serangan jantung. Saya sampai ke dokter spesialis jantung dan menjalani beberapa kali pemeriksaan EKG dan USG jantung. Ternyata dokter bilang jantung saya enggak bermasalah," kata Laura, Senin (1/6/2020)

Karena banyak salah kaprah tentang penyakit ini, beberapa bulan terakhir Laura mengaktifkan diri untuk berbagi pengalamannya sebagai penyintas GERD-Anxiety ke publik luas. Dari dialog-dialognya dengan dokter spesialis juga sesama penderita GERD-Anxiety, ia semakin yakin bahwa GERD bukanlah penyakit mematikan.

"Saya mau lebih banyak orang lebih paham tentang GERD-Anxiety. Saya mau membantu melalui pengalaman saya, agar ketakutan-ketakutan akibat kurang pahamnya kita soal GERD tidak menimbulkan kecemasan berlebihan," jelasnya.

Ia ingatkan, GERD dan Anxiety bisa menjadi siklus yang berulang. Ketika penderita cemas, asam lambungnya meningkat dan melahirkan keluhan mirip serangan jantung, dapat membuat si penderita semakin cemas lebih lanjut.

"Seharusnya, GERD-Anxiety mudah disembuhkan dan bisa dihindari. Yang diperlukan adalah perbanyak edukasi dan saling berbagi pengalaman," terangnya.

Selama ini, Laura aktif membahas GERD-Anxiety sebagai podcaster dalam program podcast "Let's Talk GERD" yang tayang di PodMe.id. Laura juga dapat ditemui di akun Instagram @laura_marrylin.

Media Podcast dan Instagram ia gunakan untuk menyampaikan pesan ke kalangan anak muda. Sebab, menurutnya, GERD-Anxiety sangat berkaitan dengan gaya hidup kaum millenial yang sangat aktif tapi kurang memperhatikan pola makan dan waktu istirahat.

"Stres atau cemas berlebihan juga pencetus meningkatnya asam lambung, selain pola makan dan pola istirahat yang tidak sehat. Kondisi seperti itu saya rasa dialami banyak anak muda perkotaan. Saya mau lebih menjangkau teman-teman muda agar kita semua terhindar dari GERD-Anxiety ini," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Eksekutif Pusat Politik dan Sosial Indonesia (Puspolindo) Dian Cahyani

Selasa, 14 Juli 2020 - 11:16 WIB

Dosen Cantik Ini Sebut Tiga Kementerian Harus Dievaluasi Karena Kinerjanya Tidak Begitu Bagus

Jakarta - Aksi marah-marah yang dilakukan Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet pada 18 Juni 2020 lalu, masih hangat dibicarakan publik.

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim

Selasa, 14 Juli 2020 - 11:15 WIB

Ayah-Bunda Jangan Khawatir! Menteri Nadiem Pastikan Tak Ada Niatan Permanenkan Pembelajaran Jarak Jauh

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka merupakan metode terbaik yang tak bisa digantikan.

Menhan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi

Selasa, 14 Juli 2020 - 11:02 WIB

Amanat Presiden Jokowi, Prabowo Borong Sebanyak 500 Unit Rantis Maung Dari Pindad

komitmen pembelian 500 unit Maung tersebut merupakan pembelian tahap pertama. Artinya ada kemungkinan Prabowo akan membeli lebih banyak lagi.

Presiden Jokowi (ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 10:40 WIB

Alhamdulillah! Jokowi Bagi-bagi Bantuan Modal Kerja untuk Sejumlah UMKM, Segini Besarannya

Presiden┬áJoko Widodo (Jokowi)┬ámemberikan bantuan modal kerja (BMK) kepada 60 pelaku usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM). Adapun setiap pedagang masing-masing mendapat bantua senilai Rp…

Chief Executive Officer Citi Indonesia, Batara Sianturi (paling kanan) dan Country Director HOPE worldwide Indonesia, Lily Salim (paling kiri) dalam Acara Penyerahan Donasi Secara Simbolis

Selasa, 14 Juli 2020 - 10:30 WIB

Citi Foundation Berikan Bantuan Senilai Rp2 Miliar untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia

Citi Foundation kini menyalurkan bantuan untuk penanganan COVID-19 senilai lebih dari Rp 2 miliar (US$150,000). Bantuan tersebut akan disalurkan melalui HOPE worldwide Indonesia ke beberapa…