Berkat Sinergi Dengan PLN, PEP Tanjung Field Klaim Hemat Belasan Miliar per Bulan

Oleh : Hariyanto | Kamis, 21 Mei 2020 - 16:40 WIB

Ilustrasi Migas (ist)
Ilustrasi Migas (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pertamina EP (PEP) Asset 5 Tanjung Field berhasil menghemat biaya produksi hingga belasan miliar rupiah setiap bulan setelah melakukan kerja sama dengan PT PLN (Persero) UIW KalSelTeng UP3 Barabai melalui perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) Layanan Super Ultima II.

Tahap awal implementasi kesepakatan tersebut sudah terkoneksi pada 16 Mei 2020 melalui Layanan Premium Platinum yang merupakan bagian dari Layanan Super Ultima II.

Suplai listrik ke fasilitas produksi Tanjung Field terdiri dari Layanan Premium Platinum dengan kapasitas daya 10.380 kVA dan Layanan DRUPS (Diesel Rotary Uninteruptible Power Supply) dengan kapasitas daya 10.000 kVA.

"Seluruh jajaran PLN berterima kasih dan mengapresiasi sinergi BUMN ini. Dengan  Layanan Super Ultima II yang baru pertama kali diimplementasikan di Kalimantan mampu memberikan efisiensi bagi PEP dan meningkatkan revenue bagi PLN untuk wilayah Tanjung,”  ujar Manager PLN UP3 Barabai Imam Ahmadi melalui keterangan pers yang diterima INDUSTRY.co.id, Kamis (21/5/2020.

Menurut Imam, keberhasilan sinkronisasi peralihan sumber suplai listrik dari GTG (Gas Turbine Generator) milik PEP ke layanan Super Ultima II PLN  ini menjadi momentum yang sangat baik karena  baru pertama dilakukan di luar Jawa Bali.

Sementara, Tanjung Field Manager Zulfikar Akbar mengungkapkan, penghematan dari biaya pokok pembangkitan listrik yang dihasilkan mencapai Rp11--12 miliar per bulan (ref beban existing) dan dapat meningkat hingga Rp14--15 miliar per bulan atau Rp170 miliar per tahun mengacu kepada proyeksi peningkatan beban di TW III 2020.

“Penghematan ini akan lebih tinggi lagi seiring terealisasinya proyek EOR di tahun 2021-2022,” tambahnya.

Hal tersebut dipertegas oleh Asset 5 Surface Facilities Manager Robi Yasin. Ia bersama tim SF Asset 5 dan RAM Field Tanjung memastikan semua rencana/tahapan dari sejak awal sampai dengan commissioning berjalan dengan baik dan aman.

“Selangkah lagi Tanjung Field menjadi lapangan pertama yang mengimplementasikan Layanan Super Ultima II di industri migas yang merupakan solusi terhadap kebutuhan Power Quality, Efficiency & Reliability-Avaibility,” terangnya.

Tanjung Field merupakan bagian dari KKKS bidang hulu migas di bawah SKK Migas. Data Produksi Sistem Operasi Terpadu (SOT) SKK Migas pada akhir April 2020 year-to-date menunjukkan angka produksi minyak mentah 2.447 barrels oil per day (bopd). Sedangkan angka produksi gas bumi berkisar pada 872 millions standard cubic feet per day (mscfd).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para pemudik lebaran yang hendak pulang kampung (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 07:08 WIB

Jubir COVID-19: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta Dulu

“Pahami, bahwa dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu. Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah,…

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Senin, 25 Mei 2020 - 07:00 WIB

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Semula Akim menekuni penjual nasi liwet, namun wanita asal Solo ingin meningkatkan penghasilan dengan mencoba peluang baru dibidang Suplier Scrab

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Mei 2020 - 06:00 WIB

DRP Nilai Menkeu Sri Mulyani Tak Hormati Kesepakatan Politik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkirim surat kepada DPR RI untuk mengonsultasikan kebijakannya yang belakangan banyak dikritik kalangan legislator di Parlemen, terutama Komisi XI DPR…

Bintara Marinir Sidoarjo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Teknik Hidroponik

Senin, 25 Mei 2020 - 04:00 WIB

Bintara Marinir Sidoarjo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Teknik Hidroponik

Dalam rangka peningkatan ketahanan pangan, Bintara Tidur Dalam Yonif 3 Marinir bercocok tanam menggunakan teknik Hidroponik dan Aquaponik di Mess Bintara Yonif 3 Marinir Gedangan, Sidoarjo,…

Presiden Jokowi

Minggu, 24 Mei 2020 - 20:40 WIB

Presiden Jokowi: Jadikan Idul Fitri Momen Menjaga Kesatuan Bangsa

Presiden Joko Widodo mengatakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441H yang jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020 merupakan momentum untuk menjaga kesatuan bangsa. Pernyataan ini disampaikan Presiden…