INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sektor properti bukanlah sektor yang terdampak langsung oleh wabah virus Corona yang melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Meski demikian properti terkena secara tidak langsung.

"Properti bukan sektor yang terdampak langsung oleh wabah Corona," kata analis Pefindo, Niken Indriarsih, di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Yogi Perdana, analis Pefindo mengungkapkan jauh sebelum wabah melanda, properti sudah terseok. Menurut dia, ini merupakan tantangan dunia properti.

Ia menyontohkan peringkat Modernland turun banyak karena Covid-19, ditambah lagi dampak depresiasi dolar AS karena komposisi utang perusahaan kebanyakan dolar AS, sehingga terjadi penurunan signifikan.

"Penjualan properti mengalami tekanan baik sebelum atau saat Corona berlangsung," katanya.

Pendukung penjualan properti, turut terimbas, Danan Dito, analis Pefindo mengungkapkan, perbankan syariah sudah mulai waspada membiayai properti saat Corona.

"Baik konvensional dan syariah sudah hati-hati, mereka juga ketat melakukan restrukturisasi akibat Corona," katanya.