Duh! Konsumsi Minyak Sawit Dalam Negeri Turun

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 08 Mei 2020 - 18:06 WIB

Kebun sawit
Kebun sawit

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Kegiatan operasional di perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit masih berjalan normal.  Secara alami pelaksanaan pekerjaan di operasional perkebunan dan PKS memang berjauhan sehngga physical distancing terjadi dengan sendirinya.  

Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dalam siaran persnya, yang diterima redaksi, Jumat (8/5/2020), memaparkan, produksi minyak sawit  pada bulan Maret adalah sedikit lebih rendah (-0,9%) dari produksi bulan Februari 2020 sedangkan konsumsi dalam negeri turun 3,2%, ekspor naik 3,3% , dan harga CPO turun dari rata-rata USD 722 pada bulan Februari menjadi USD 636 per ton-Cif Rotterdam pada bulan Maret tetapi nilai ekspornya naik 0,6% menjadi USD 1,82 milyar. Dibandingkan Januari-Maret 2019, produksi 2020 lebih rendah 14%, konsumsi dalam negeri lebih tinggi  7,2% dan ekspor lebih rendah 16,5% tetapi nilai ekspor 9,45% lebih tinggi yaitu USD 5,32 milyar.

Konsumsi minyak untuk pangan dalam negeri turun sekitar 8,3% sebaliknya konsumsi untuk produk oleokimia naik sebesar 14,5% dan konsumsi biodiesel relatif tetap. Ketidakpastian waktu teratasinya pandemi covid-19 menjelang puasa menyebabkan konsumsi minyak sawit untuk produk pangan menurun. Sebaliknya produk oleokimia naik karena kebutuhan bahan pembersih sanitizer meningkat.  Dari 68 ribu ton kenaikan konsumsi oleokimia, 55% terjadi pada gliserin yang merupakan bahan pembuatan hand sanitizer.  Konsumsi minyak sawit untuk biodiesel relatif tetap, padahal harga minyak bumi rendah dan konsumsi solar turun sekitar 18%. 

Ekspor minyak sawit mengalami kenaikan sebesar 83 ribu ton degan kontribusi utama dari CPO (113 ribu ton) dan oleokimia (63 ribu ton).  Kenaikan ekspor terbesar terjadi untuk tujuan Bangladesh, Afrika dan China.  Ekspor ke EU, India dan Timur Tengah sedikit naik sedangkan ekspor ke Pakistan dan USA turun.  Kenaikan ekspor ke China karena diiformasikan China telah mulai  pulih dari panedemi Covid-19.  

Covid-19 telah mengganggu perekonomian dunia, tetapi semua negara tidak akan sanggup berlama-lama dalam situasi seperti saat ini dan harus segera bangkit. Oleh sebab itu, peningkatan produktivtas dan efisiensi harus menjadi prioritas untuk menjaga viabilitas dari industri.   

Bulan Mei, sebagian besar Indonesia akan memasuki musim kemarau dan puncak kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus. Meskipun kemarau tahun 2020 diperkirakan tidak akan separah kemarau 2019, persiapan menghadapi kemarau untuk mencegah KARHUTLA harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. GAPKI telah membuat dan mendistribusikan protokol pencegahan KARHUTLA. Diharapkan dengan kewaspadaan dan kerjasama semua pihak, Karhutla 2020 dapat dicegah dan diminimalkan. 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Main Dealer Sepeda Motor Honda

Jumat, 10 Juli 2020 - 12:15 WIB

Hebat, Main Dealer Sepeda Motor Honda PT Wahana Makmur Sejati Miliki SMK Binaan ke 56

Peresmian Laboratorium Honda yang didukung langsung oleh PT. Astra Honda Motor serta disaksikan dinas pendidikan Jakarta Selatan ini menambah jumlah SMK binaan Wahana di Jakarta dan Tangerang.…

Danau Toba Sumatera Utara (Foto: Istimewa)

Jumat, 10 Juli 2020 - 12:00 WIB

Berwisata ke Danau Toba Segera Dipermudah Berkat Adanya Tol Kuala Tanjung-Parapat

Disamping meningkatkan konektivitas antar destinasi wisata dengan melakukan preservasi dan pelebaran jalan lingkar Pulau Samosir, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah…

PT Jamkrindo Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:45 WIB

PT Jamkrindo Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

PT Jamkrindo mendapatkan penghargaan terbaik II pada kategori Emerging Stated Owned Enterprise dalam acara 9th Anugerah BUMN 2020. Penghargaan diterima oleh Direktur Operasional dan Jaringan…

Industri Besi dan Baja (Ist)

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:40 WIB

Mati 'Digerogoti' Impor dari China, Industri Baja Tanah Air Siap-siap Gulung Tikar

Impor baja impor selundupan membuat resah produsen baja lokal. Importasi baja impor tersebut jika tidak dicegah pemerintah tentu akan membuat pengusaha baja di Tanah Air lambat laun akan gulung…

Negara Hadir untuk Masyarakat Miskin dan Rentan

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:37 WIB

Negara Hadir untuk Masyarakat Miskin dan Rentan

Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara memastikan negara hadir untuk masyarakat miskin dan rentan sampai di tingkat terbawah, yakni tingkat desa/kelurahan. Melalui Pusat Kesejahteraan Sosial…