INDUSTRY.co.id - Di tengah pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk bekerja di rumah. Begitu pula Abah Husin (80), ia adalah seorang guru ngaji yang tetap semangat untuk mengajar santri-santrinya mengaji walau usianya tak lagi muda.
Meski demikian, pandemi Covid-19 telah membuat Abah Husin libur mengajar. Sebab, ia tak ingin tertular atau menularkan virus yang belum ada obatnya ini.
Abah Husin tak hanya sekedar guru ngaji. Ia adalah sesepuh desa, tokoh masyarakat, sekaligus pelopor guru ngaji di Kampung Sangku, Desa Awilega, Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Desa Awilega berada di pelosok dan jauh dari perkotaan. Oleh karenanya, Abah Husin mengaku terkejut saat mendapatkan bantuan paket sembako dari para donatur PPPA Daarul Qur'an.
Menurut Abah Husin, wilayahnya ini jarang mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.
"Alhamdulillah, terima kasih PPPA Daarul Qur'an dan donatur, ini bantuan yang saya sendiri teu duga, yang pasti ini semua datangnya dari Allah," tuturnya. Kamis (7/5/2020).
Tak hanya menyalurkan puluhan paket sembako kepada guru ngaji dan dhuafa di Desa Awilega, PPPA Daarul Qur'an juga medistribusikan bantuan lainnya berupa ember dan sabun cuci tangan, masker, serta Al-Qur'an yang diberikan kepada masjid dan jamaah sekitar lokasi.
“Aksi ini merupakan salah satu program lembaga PPPA Daarul Qur'an pada bulan Ramadan ini untuk membantu para guru ngaji dan dhuafa yang terdampak wabah covid-19,” ujar Abdul Ghofur selaku Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an.
"Insya Allah, PPPA Daarul Qur'an akan terus mendampingi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19, terutama mereka yang berjasa mendidik anak-anak di berbagai pelosok daerah, dan masyarakat dhuafa," pungkasnya.