INDUSTRY.co.id - Hadits Rasulullah di jelaskan, “Sesungguhnya Hati Manusia itu Berkarat, Maka pembersihnya dg mengingat Allah (Dzikirullah)”.

Qolbu berkarat karena dua hal yaitu lalai dan dosa dan pembersihnya dg dua hal yaitu istigfar dan Dzikrullah

(HR Ibnu ab'id dun ya Al-bsihaqi)

Firman Allah Subhanahu wa ta’ala

Quran Surat Ar-Ra’d Ayat 28 : 

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Quran Surat Al-Baqarah Ayat 152

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,

Quran Surat An-Nisa' Ayat 103

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.

Quran Surat Al-Isra Ayat 110

Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik)

Quran Surat Al-A'raf Ayat 180.

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

Misal kita ingin dimudahkan rezeki maka yg kita dzikir

Ya Kafi = Allah Yg Maha Mencukupkan

Ya Ghani = Allah Yg Maha Kaya

Ya Fattah = Allah Yg Maha Pembuka Pintu Rahmat

Ya Razak = Allah Ya Maha Pemberi Rezeki

Ya Mughni (artinya Maha Memberi Kekayaan)

Misal kita sudah mentok,  sudah gag tau lagi jalan keluar nya yg rasanya bagi kita mustahi maka kita berdzikir

YA WAHHAB, (Yang Sentiasa Memberi. 

Allah mencurahkan rahmatNya ke atas makhlukNya.Dia Maha Pemberi.)

Disebutkan dalam kitab Khawwâsh Asmâ’ul-Husnâ Littadâwi wa Qadhâ il-Hâjât

 “Menyebut Asma’ul Husna bermanfaat bagi (urusan) dunia, agama, dan akhirat, dan zikirnya dinamakan kumpulan kebaikan-kebaikan, kunci-kunci keberkahan, dan singkapan kejelasan. Tidaklah kesulitan yang ditekuni dengan Asma’ul Husna melainkan Allah lapangkan kesulitannya, tidaklah hutang melainkan Allah tunaikan hutangnya, tidaklah kekalahan melainkan Allah akan menolongnya, tidak orang yang dizalimi melainkan Allah kembalikan kezalimannya, tidaklah orang yang sesat melainkan Allah beri petunjuk, tidaklah orang yag sakit melainkan Allah sembuhkan penyakitnya, tidaklah kegelapan hati melainkan Allah terangi hatinya dengan Asma’ul Husna.

(Muhammad bin Alwi al-Aidarus, Khawwâsh Asmâ` ul-Husnâ Littadâwi wa Qadhâ il-Hâjât, Dar el-Kutub, Shan’a, Cet. Ke-3 2011, Hal. 17)

Itu keutamaan dari membaca Asmaul Husna, barangkali setelah mengamalkan muncul pertanyaan mengapa faedah tersebut belum datang juga, misalkan.

Perlu kita ketahui bahwa tujuan utama dari dzikir sebenarnya bukan keutamaan itu sendiri, melainkan Allah Subhanahu wa ta’ala

keutamaan adalah bonus saja. Dzikir merupakan pertanda hidupnya hati. 

Kualitas dzikir juga berkaitan dengan kebiasaan pelaku dzikir.

Dzikirnya orang yang sudah memiliki derajat di sisi Allah tentu berbeda dengan orang yang sehari-harinya jarang menyebut Asma’-Nya.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

Materi Training/Seminar Rezeki Healing 

Aplikasi Metode Percepatan Pertolongan Allah dan 7 (seven)  Habit Rezeki

Anaz Almansour: Co Founder Rezeki Healing