INDUSTRY.co.id - Jakarta- Tokopedia selalu berupaya menjaga kerahasiaan data pengguna karena bisnis ini adalah bisnis kepercayaan dan Keamanan data pengguna merupakan prioritas utama Tokopedia.
“Berkaitan dengan isu yang beredar, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia, namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi, “ ujar VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, Senin (5/4/2020) dalam siaran persnya.
Meskipun password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, kami menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan.
Tokopedia juga menerapkan keamanan berlapis, termasuk dengan OTP yang hanya dapat diakses secara real time oleh pemilik akun, maka kami selalu mengedukasi seluruh pengguna untuk tidak memberikan kode OTP kepada siapapun dan untuk alasan apapun.
Saat ini, Tokopedia terus melakukan investigasi dan belum ada informasi lebih lanjut yang dapat kami sampaikan. “Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit dan OVO, di Tokopedia tetap terjaga keamanannya,” ujar Nuraini
Seperti diberitakan sebelumnya peretas disebut telah menjual seluruh akun pengguna Tokopedia berjumlah 91 juta akun di dark web.
Data tersebut dijual seharga US$5.000 (Rp74,3 juta) di sebuah situs jual beli dark web. Padahal bocoran sebelumnya menyebut akun pengguna Tokopedia yang bocor hanya 15 juta akun saja. Angka itu hanya seperenam dari total pengguna Tokopedia.
Hal ini diungkap sebuah situs yang berisi informasi mengenai informasi peretasan, keamanan siber, privasi, dan pengawasan Hackread. Hal ini juga diungkap pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya lewat akun Youtube miliknya.
Selain itu, di Twitter, seorang netizen mencoba membuat video untuk menjajal kedua situs dark web tersebut, situs yang menjual 15 juta akun dan 91 juta akun.
Menurut akun @ronaldips, saat ia masuk ke dark web, ia menyebut kalau aktor peretas yang sama telah mengunggah kembali data lengkap pengguna Tokopedia berjumlah 91 juta akun.
Sebelumnya, pengguna tersebut juga yang mengunggah data 15 juta akun Tokopedia. Data ini menurutnya dijual hanya seharga 10 euro (sekitar Rp165 ribu).
Ronaldi bersama seorang rekannya Prince Ray mengaku berhasil mengunduh data bocoran data 15 juta pengguna Tokopedia yang diunggah pengguna dengan nama ShinyHunters itu.
"Kita beli file yang pertama, soalnya file kedua US$5000," tuturnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (4/4/2020 ).