INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah telah membuat skenario terburuk perekonomian imbas virus Corona atau Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang lebih dalam lagi.

Advertisement

Pasalnya ekonomi Indonesia 2021 akan tumbuh 2,3% hingga 0%. Bahkan tak menutup kemungkinan menyentuh negatif. Berikut fakta-fakta skenario terburuk akan perekonomian Indonesia 2020:

1. Ekonomi RI 2020 Bisa Negatif

Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa Dalam skenario yang disiapkan, ekonomi Indonesia bisa tumbuh 2,3% hingga 0% bahkan negatif. Hal tersebut akan terlihat di kuartal II dan III 2020.

2. Dampak Virus Corona Terburuk ke Perekonomian di Kuartal II-III 2020

Advertisement

Dalam skenario pemerintah, tekanan terbesar akan terjadi pada kuartal II dan kuartal III. Sedangkan kuartal IV-2020 sudah mengalami pemulihan.

"Jadi pertumbuhan ekonomi kita pada kuartal II dan III tekanannya sangat berat pada skenario kita yang berat itu ada di titik mendekati 0," ujar Sri Mulyani di Jakarta, kemarin.

Advertisement

3. Skenario Terburuk di Kuartal II-2020 Ekonomi bisa minus 2,6%

Kuartal II-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mendekati 0% atau bahkan -2,6%. Namun, di kuartal ketiga diharapkan akan memulai pemulihan.

"Dan untuk kuartal-III akan ada recovery 1,5% dan 2,8%. Kalau kita kondisinya akan berat cukup panjang kemungkinan bahkan akan terjadi resesi di mana dua kuartal berturut-turut Indonesia GDP bisa negatif," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

4. Ekonomi Kuartal III-2020 Diprediksi akan Recovery

Sri Mulyani mengatakan, kuarta III-2020 akan ada recovery pertumbuhan ekonomi di 1,5% -2,8%. "Kalau kita kondisinya akan berat cukup panjang kemungkinan bahkan akan terjadi resesi di mana dua kuartal berturut-turut Indonesia GDP bisa negatif," ujarnya.

5. Di Skenario Terburuk Tetap Ada Harapan Pemulihan Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, tekanan terbesar akan berada di kuartal II dan III tahun 2020. Dalam skenario tersebut bila terlalu besar tekanannya maka pertumbuhan bisa mendekati 0 atau 1,5% atau -2%.

"Kita berharap recovery sudah mulai pada kuartal terakhir tahun ini. Dan momentum ini akan terus di akselerasi di tahun 2021," ujarnya.

Oleh sebab itu, dirinya mengatakan bahwa ekonomi Indonesia pulih dengan harapan situasi wabah Covid-19 bisa dikelola. Terutama, dampak sosial ekonomi dan keuangan. "Maka recovery akan bisa berjalan paling tidak kuartal terakhir tahun ini. Dan akselerasinya kita lakukan di 2021," ujarnya.

6. Ekonomi RI 2021 Akan Rebound

Ekonomi Indonesia 2021 dalam tahap pemulihan akan berada di 4,5% hingga 5,5%. Akan tetapi masih tergantung akan pergerakan ekonomi Indonesia di kuartal II dan III tahun 2020.

"Jadi hari-hari ini pun kalau kita melihat proyeksi kita masih banyak sekali catatan namun tadi kita berharap kuartal III dan akselerasinya di kuartal IV terutama pemulihan sudah bisa terlihat indikasinya," ujar Menkeu. (Okezone)