INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dapatkah teman-teman bayangkan saat ini kerinduan akan sesuatu yang dulu pernah ada namun seketika harus hilang di tengah kondisi yang saat ini belum berangsur membaik? Bukankah obat terbaik menangkal segala jenis penyakit adalah diri kita sendiri? Imun yang dihasilkan dari tubuh yang sehat, berasal dari hal yang baik yang masuk ke dalam tubuh kita. Baik itu jasmani dan rohani.
Musik salah satunya adalah kebutuhan rohani manusia yang bisa menstimulan tubuh untuk selalu berpikiran positif. Oet Eno, musisi yang di era akhir 90-an terkenal dengan duo PALS di bawah naungan label Warner Music Indonesia kembali menghentak dengan single teranyarnya di tahun yang sulit ini.
Ditengah Pandemi Cofid-19 tahun ini Oet Eno & Friends kembali hadir dengan single terbaru “HIDUP INI INDAH”, yang memilliki arti untuk memotivasi orang lain bersemangat serta selalu ingin berbuat dan menyampaikan hal tentang kebaikan.
“Itulah maksud dari single “HIDUP INI INDAH”, bahwa selalu ada hikmah di setiap kejadian, sedih tapi janganlah menghitung kesedihan, karena hari ini adalah pemberian dan mari kita jalani dengan menanamkan pengharapan,” jelas Oet Eno dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan usai Pers Conference melalui Zoom Jumat (17/04/2020) di Jakarta.
Dalam kesempatan ini Oet Eno, juga memperkenalkan single kedua yang berjudul “TERPILIH”. “Judul “Terpilih” ini, mengenai penghargaan kita kepada seseorang akan kehadirannya yang selalu membuat kita bahagia menjalani hari, menghilangkan gundah kita. Siapapun orangnya, itulah yang telah kita pilih,” papar Oet Eno. Dengan diluncurkannya 2 karya di tengah kondisi Pandemi ini, Oet Eno mengharapkan karya ini dapat mengisi hari-hari pendengar musik di tanah air tercinta, memberi semangat di saat pengharapan menurun, dan menjadikan karya kami teman sejalan dalam perjuangan menghadapi pandemi ini.
“Ingat bahwa semua adalah sementara, selalu ada Suka di dalam Duka begitu juga sebaliknya. Tetaplah berkarya, selalu menjadi pemberi kebaikan, fokus kepada hal yang membaikkan,” pungkas Oet Eno.