INDUSTRY.co.id - Semarang, Puluhan tenaga medis di RSUP Kariadi Semarang terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar tersebut disampaikan oleh Direktur Utama RSUP dr Kariadi, Agus Suryanto, melalui keterangan kepada wartawan, Jumat (17/4).

"Ada 57 tenaga medis dari RSUP dr Kariadi yang positif Covid-19," ujar Agus Suryanto. 

Menurut Agus, sampai saat ini ada sebagian karyawan tersebut yang dinyatakan sembuh. 

"9 orang yang sudah sembuh," ucapnya.

Dikatakan Agus, dari kasus tersebut, 6 orang adalah dokter spesialis, 15 orang spesialis bedah, 2 orang fisioterapi, 1 orang perawat, 1  orang bagian administrasi dan 24 orang sisanya merupakan peserta pendidikan dokter spesialis. 

Adapun terkait penyebab tenaga medisnya terkena Covid-19, Agus mengatakan ada beberapa kasus datangnya dari para pasien yang tidak jujur saat berobat.

"Saya meminta agar yang datang berobat bisa menginformasikan kondisinya apa adanya, tidak ditutup-tutupi, agar tim medis yang memeriksa bisa mendiagnosa dan memberi tindakan medis secara tepat," pungkasnya. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyesalkan dan menyayangkan kabar puluhan tenaga medis di RSUP Kariadi Semarang tertular virus corona dari pasien yang berobat. 

"Ketidakjujuran itu bisa membawa bencana bagi siapapun, termasuk para dokter, perawat dan tenaga kesehatan. Ini pembelajaran bagi kita bahwa seorang dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sangat rentan. Edukasi kita perlu ditambah. Mereka terkena Covid-19 dari pasien yang tidak jujur," kata Ganjar. 

"Pasien yang pernah bepergian dari zona merah tolong disampaikan secara jujur kepada dokter. Karena ini akan bisa membahayakan tenaga medis," tambahnya.  

Selanjutnya, Ganjar juga menyebut telah berkoordinasi dengan pihak RSUP Kariadi Semarang untuk terus mendukung penanganan pasien dan perlindungan tenaga medis disana. 

"Saya sudah telepon Pak Dirut RSUP Kariadi agar memperbaiki SOP. Saya kira dokter juga mesti aware terutama soal APD. Apa yang dibutuhkan sampaikan kepada kita, pasti akan dibantu," pungkasnya.