INDUSTRY.co.id - Jakarta-Laporan dari negara-negara terpapar Covid-19 membuktikan bahwa dalam kondisi wabah dan gawat darurat, orang dengan status ekonomi pra sejahtera berada dalam posisi paling rentan. Dimana mereka harus berkutat dengan problematika sehari-hari dengan kondisi kerja yang kian tak pasti.

Melihat kenyataan yang terjadi saat ini, The Doves tergerak untuk ikut membantu masyarakat pra sejahtera seperti pemulung dan juga para sopir taksi Blue Bird, Grab, Gojek, dengan membagikan makan siap saji juga sembako ke berbagai tempat di Jakarta dan Tangerang.

"Hingga saat ini kami telah membagikan 10.476 nasi bungkus, bekerjasama dengan Bhinneka Padang Restoran," ujar Alan Sitorus, salah satu anggota The Doves, Kamis, (16/4/2020).

Untuk pembagian paket Sembako yang terdiri dari beras 5 kilogram, susu bubuk dan mie instan, jelas Alan, telah dibagikan di daerah Tanjung Duren, Dadap, dan Cisauk. Dan akan terus berlanjut selama masih ada donatur yang ingin berbagi.

"Pelayanan rutin kami selama ini ke Panti Asuhan ABK Bhakti Luhur di Pamulang dengan merayakan ulang tahun anak panti, dan kami buat setiap 3 bulan sekali," terang Alan Sitorus.

Seperti diinformasikan Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penambahan pasien sembuh COVID-19 sebanyak 102 sehingga total kasus sembuh menjadi 548. Angka tersebut sekaligus melampaui jumlah pasien meninggal dengan total 496 setelah ada penambahan 27 orang sebagaimana rekapitulasi data yang masuk hari Kamis (16/4/2020) pukul 12.00 WIB.

Hal tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa COVID-19 bisa disembuhkan dan dicegah. Untuk itu Pemerintah terus mendorong masyarakat agar upaya pemutusan rantai penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dapat dilakukan dengan baik.

“Kita patut bersyukur pada hari ini akumulasi pasien sembuh di DKI sebanyak 202 pasien, Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, Jawa Barat 28 dan di provinsi lainnya sehingga jumlah totalnya adalah 548 pasien,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melalui keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (16/4/2020).