E-Business sebagai Tantangan dan Peluang Bisnis di Indonesia

Oleh : Hendra Triana, Praktisi IT,Dosen Dan Bisnis Analis | Senin, 03 April 2017 - 07:35 WIB

Hendra Triana, Praktisi IT,Dosen dan Bisnis Analis
Hendra Triana, Praktisi IT,Dosen dan Bisnis Analis

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Dengan meluasnya perdagangan global, tidaklah cukup bagi sebuah perusahaan atau seorang enterpreneur hanya mengandalkan iklan dan selebaran brosur biasa untuk memajukan bisnis yang dijalankannya Seorang enterpreneur atau merchant yang berwawasan ke depan akan berusaha mengembangkan usahanya secara luas dan e-commerce merupakan salah satu solusi untuk memperluas jaringan bisnisnya.

Penerapan electronic commerce bermula di awal tahun 1970-an, dengan adanya inovasi Electronic Fund Transfer (EFT). Saat itu masih terbatas pada beberapa perusahaan dan lembaga keuangan saja. Lalu muncul Electronic Data Interchange (EDI) yang tidak hanya melakukan transaksi keuangan serta memperbesar perusahaan yang berperan serta. Dengan adanya komersialisasi internet di awal 1990-an, serta pesatnya pertumbuhan pelanggan potensial maka lahirlah istilah electronic commerce (e-commerce) yang aplikasinya sangat berkembang pesat.

“Anda membeli barang di mini / supermarket dengan menggesekkan kartu kredit / Debet pada hakekatnya adalah salah satu realisasi e-commerce dalam kehidupan kita sehari-hari. Anda mengambil uang dari Mesin ATM juga bisa disebut e-commerce. Dan yang lebih canggih lagi, Anda membeli buku dari situs online (amazon.com, Bhineka.com, Lazada.com ) mengisi form pembelian, memasukkan nomor kartu kredit Anda , dan mengklik tombol Submit atau Buy dari Internet adalah e-commerce.”

Jadi , pada dasarnya
“ e-commerce merupakan bentuk transaksi ekonomi yang dilakukan secara digital “.
Tiga Fase Inovasi dalam Implementasi E-Commerce :

• Adaptation, Penghematan biaya semata
• Expansion, Penghematan biaya yang besar dan peningkatan     performansi perusahaan
• Transformation, mempunyai nilai tambah baru dalam meraih Akses Pasar yang lebih luas dan menguntungkan

Ruang Lingkup E-Commerce :
Business to business (B2B)‏

• Aplikasi e-commerce B2B yang melibatkan katalog elektronik, pertukaran, dan pangsa pasar pelelangan yang menggunakan website dan portal Internet, intranet, dan ekstranet untuk menyatukan pembeli dan penjual

• Banyak portal e-commerce B2B dibangun dan dioperasikan untuk berbagai industri oleh perusahaan pihak ketiga marker-marker yang disebut infomediaries, yang mana boleh mewakili konsortium dari perusahaan utama.

• E-commerce B2B juga meliputi aplikasi seperti pertukaran data elektronis, yang mana secara otomatis melakukan pertukaran dokumen bisnis di Internet.

 Business to consumer (B2C)‏

• Khususnya bisnis yang menjual produk dan jasa ke konsumen pada website e-commerce yang menyediakan halaman Web yang menarik, katalog multimedia, proses pemesanan yang interaktif, sistem pembayaran elektronik yang aman, dan dukungan kustomer secara online

 Consumer to consumer (C2C)‏

•Lelang (Auction) termasuk dalam katagori C2C‏

Dengan berjalanannya waktu dan perkembangan teknologi Informasi dan Akses Internet yang tak berbatas maka berkembang pula Istilah yang lebih luas yaitu hadirnya Istilah E-Business, dimana skala Bisnis dan industry yang lebih Luas dengan melahirkan Bisnis Aplikasi berbasis Online di segala Bidang Kehidupan masyarakat saat ini ( Toko Online, Transport Online, Ticket Online dan sebagianya )

# Hal-hal yang perlu diketahui dan dipahami dalam Implementasi dalam Bisnis Elektronik                 Berbasis  Online

A.Sarana INFRASTUKTUR.
“Infrastruktur e-business  adalah “Segala sarana dan prasarana yang menunjang / mendukung kegiatan e-bisnis”  (Kenneth C. Laudon dan Carol G. Traver, 2010).  Infrastruktur secara langsung mempengaruhi kualitas layanan ( quality of services ) yang dialami oleh pengguna sistem (mengacu pada kecepatan layanan dan tingkat responnya ). Sehingga Berbisnis dengan cara online merupakan salah satu cara untuk dapat mengomunikasikan produk kepada konsumen, dalam bisnis online ini hal yang perlu diperhatikan dalam  melaksanakan bisnis adalah penyediaan prasarana dan sarana untuk dapat mendukung jalannya bisnis dan usaha yang diantaranya yaitu :

Persiapan HARDWARE,  yang merupakan perangkat keras dalam TI yang diantaranya adalah Mempersiapkan PC, Handphone (Smartphone) untuk mendukung proses bisnis

Mempersiapkan KONEKSI INTERNET.
Dalam memulai melakukan bisnis online salah satu insfrastruktur yang harus terpenuhi adalah sambungan internet, dengan berkembangnya dalam persaingan internet service provider yang memberikan fasilitas koneksi internet kepada penjual dan pembeli dalam bisnis online, supaya dapat terhubung secara online setiap saat dan dimanapun berada, sehingga calon konsumen dapat dengan mudah mengakses situs-situs yang menawarkan produk dan jasa yang ingin mereka dapatkan.


 Persiapan SOFTWARE
o Persiapakan Email Dalam Bisnis online mengharuskan untuk sering berkomunikasi dan membangun hubungan dengan banyak orang atau web/blog di internet. Salah satu alat komunikasi yang paling efektif adalah email. Bahkan beberapa website menjadikan alamat email sebagai kata kunci untuk log in ke area member. Karena itu sangat penting anda memiliki alat yang penting ini yang diantaranya ada akun yahoo, Google, hotmail.dll

o Menyiapkam Website/Blog Untuk  pemula (newbie) di bisnis online anda perlu memiliki website atau blog yang akan menjadi media bisnis online. Dengan web/blog dapat mempromosikan produk atau affiliasi, menjaring prosfek, menambah referral. Bahkan web/blog itu sendiri bisa menjadi sumber penghasilan dengan menguangkan blog anda.

o Menyiapkan Sistem pembayaran online Untuk mempermudah transaksi pembayaran secara online maka anda harus melengkapinya dengan sistem pembayaran online. Sistem pembayaran online yang paling popular sekarang adalah Paypal dan AlertPay. . Anda dapat mendaftar di salah satu dari mereka untuk mulai mengirim/membayar atau menerima uang atau komisi anda.

o Menyiapkan  Mobile Banking (cek lewat HP) misalnya akan sangat mempermudah pelaku bisnis dan juga perlu bekerja sama dengan Bank yang benar-benar mempunyai citra yang bagus di indonesia Misalnya BRI, MANDIRI, BCA dll. menyiapkan mobile banking ini dilakukan kerena sekarang pengunaan internet pada hadphone pintar terus meningkat sehingga mobile banking inilah yang menjadi alternatif pilihan untuk melakukan transaksi pembayaran

o Autoresponder adalah alat penghimpun data base prospek yang berkunjung ke web/blog anda. Dengan autoresponder, anda dapat membuat email penawaran, follow up atau sekedar pemberitahuan ke prospek tentang suatu produk baru anda.
 
 Mempersiapkan PRODUK

o Bisnis paling baik adalah menjual produk sendiri (produk jasa, barang rill dan produk digital seperti ebook ) Tetapi jika anda tidak memiliki produk sendiri silahkan beraffiliasi  dengan perusahaan atau orang yang memiliki produk untuk dijual.

o Serta yang paling penting untuk dipersiapkan untuk melakukan bisnis online adalah keamanan akses serta kepercayaan dari blog yang digunakan untuk memasarkan produk dan Konsistensi serta keuletan pelaku bisnis untuk terus bersemangat

B.KONDISI INFRASTUKTUR DI INDONESA
 KONDISI KECEPATAN INTERNET

“Jakarta, CNN Indonesia -- Kecepatan rata-rata akses Internet Indonesia memang belum bisa menyamai negara maju, karena pada kuartal pertama 2016 ini masih berada di peringkat 94 dalam kawasan Asia Pasifik. Tapi untuk urusan rata-rata kecepatan puncak Internet, Indonesia terus mengalami pertumbuhan berkat pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan kini berada di peringkat 3.

Data ini merupakan hasil laporan State of the Internet Report Q1 2016 yang dirilis akhir Juni lalu oleh perusahaan penyedia komputasi awan dan pengiriman konten Akamai Technologies asal Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Akamai mengatakan Indonesia berada pada urutan 94 untuk rata-rata kecepatan akses Internet (average connection speed) di Asia Pasifik dengan catatan 4,5 Mbps. Angka ini tumbuh 110 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 dan tumbuh 16 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Negara dengan rata-rata Internet tercepat pada saat ini adalah Korea Selatan dengan angka 29 Mbps, disusul oleh Norwegia, Swedia, Hong Kong, Swiss, Latvia, Jepang, Belanda, Republik Ceko, dan Finlandia.”
C.SISTEM KEAMANAN

• Keamanan dan kerahasiaan pribadi
Bisnis apapun harus menjaga kerahasiaan informasi agar tetap aman dan hanya dapat diakses oleh penerima yang dimaksud. Untuk menjaga informasi tetap aman dan terjaga, setiap catatan transaksi dan berkas lain perlu dilindungi dari akses yang tidak sah, serta memastikan transmisi data dan penyimpanan informasi yang aman. E-business mempermudah perusahaan dalam pelaksanaan kegiatan bisnisnya namun keamanan yang tidak terjaga dapat membuat pihak yang tidak berhak dapat mengakses data perusahaan dengan mudah. Hal ini jelas menjadi kekhawatiran sebagian perusahaan dalam menerapkan e-business.

D.SISTEM DATA

• Validasi  data
Transaksi e-Business memiliki tantangan yang lebih besar untuk membangun keabsahan karena data dari internet sangat mudah untuk diubah dan disalin. Kedua belah pihak yang terkait dalam         e-Business sama-sama ingin memastikan keaslian masing-masing rekan, terutama jika salah satu pihak akan melakukan pemesanan dan transaksi pembayaran elektronik.

 Integritas Data
Sebuah bisnis perlu merasa yakin bahwa data tidak diubah dalam perjalanan, baik sengaja atau karena kecelakaan. Hal ini sama seperti yang dibahas di atas sebelumnya mengenai keamanan. Isu keamanan data yang tidak terjamin membuat sejumlah perusahaan semakin enggan menerapkan e-business.

 Tanpa Penolakan / Sanggahan
Hal ini berkaitan dengan adanya bukti dalam transaksi. Sebuah bisnis harus memiliki jaminan bahwa pihak yang menerima atau pembeli tidak dapat menyangkal bahwa transaksi telah terjadi, dan ini berarti memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan transaksi.

 Kontrol Akses
Ada ketakutan tersendiri di mana perusahaan takut akan adanya pihak lain yang tidak berwenang mengendalikan sistem namun dapat masuk ke dalam sistem untuk mengakses informasi, mengambil informasi ataupun mengacaukan sistem yang ada.

• Ketersediaan Layanan
Hal ini secara khusus berhubungan dengan penyediaan layanan dan informasi bagi pelanggan bisnis. Pesan harus disampaikan    dalam cara yang dapat diandalkan dan tepat waktu, dan informasi harus dapat disimpan dan diambil sesuai kebutuhan. Karena ketersediaan layanan penting untuk semua website e-Business, langkah-langkah tertentu harus diambil untuk mencegah gangguan layanan oleh peristiwa-peristiwa seperti listrik padam dan kerusakan infrastruktur fisik.

Contohnya, tersedianya data cadangan, sistem pemadaman api, sistem Uninterrupted Power Supply (UPS), perlindungan virus, serta memastikan bahwa ada kapasitas yang memadai untuk menangani kesibukan yang ditimbulkan oleh lalu lintas jaringan yang berat.

E.KETERSEDIAAN SOFTWARE
Untuk ketersediaan software yang digunakan untuk melakukan bisnis online sudah cukup memenuhi yang utama adalah blog atau pun website serta sofware pendukung lainnya yang diantaranya bisa melalui jejaring sosial twitter, facebook, instagram, goggle+, linkedin,dll atau melalui jejaring chat seperti BBM, LINE, Kakao, WA dll yang dapat mendukung jalannnya bisnis.

F.PRILAKU  Pembeli online
Perilaku pembelian online Konsumen indonesia. semakin meningkatnya teknologi informasi yang membuat pola perilaku konsumen ikut berubah, hal ini juga didukung dengan semakin banyaknya pengguna teknologi Smartphone, hal ini pula berbanding lurus dengan perilaku pembelian melaui E-bisnis atau pembelian melalui internet, serta gaya hidup instan yang diinginkan konsumen untuk serba praktis membeli barang tanpa harus keluar rumah, salah satu hal tersebutlah yang mengakibatkan perilaku pembelian online terus menjadi primadona.
Beberapa perilaku konsumen online yang harus kita ketahui sebagai berikut :

 Penyuka Gratisan.
Siapapun suka gratisan. Adanya gratisan di toko online, akan menjadi minat tersendiri untuk target. Pengganti gratisan bisa menggunakan bonus saat belanja.

 Penyuka Diskon/Voucher.
Terbukti meledak pada situs-situs daily deals yg seringkali menawarkan produk dgn diskon dan voucher. Hindari naikkan harga baru di diskon kemudian. Men-cek harga sekarang tinggal googling. Kecuali produknya unik dan terbatas.

 Suka Search & search.
Setidaknya ada 10 hasil di halaman pertama dihasil pencarian google. Jika salah satunya anda, siap bersaing dgn yg lain? Itu Jika anda ada di page 1, bagaimana kalau tidak. Siap bersaing dengan dengan ratusan toko online yg lain? Konsumen akan terus mencari,  Karenanya, pastikan toko anda TAMPIL MENARIK dgn penjelasan yg meyakinkan konsumen untuk memilih produk anda.

 Memilih Harga Miring.
Setelah mendapat alternatif beberapa toko, harga terbaik akan menjadi pilihan konsumen.Harga murah belum tentu jadi pilihan konsumen. Kalo harga produk anda sebanding dgn kualitasnya,konsumen pun gak segan.

 Takut ditipu dalam bisnis online.
Kencenderungan ini tetap ada, walaupun tren online shopping sudah exist sejak bbrp tahun lalu. Cara paling mudah untuk mendapat kepercayaan konsumen adalah exist di social media, dan bergabung di komunitas bisnis & wirausaha.

 Megikuti rekomendasi dari teman
Rekomendasi teman lebih menjaring konsumen ketimbang apa kata iklan.Jika di twitter, usahakan bisa direkomendasikan oleh orang-orang berpengaruh yg memiliki follower yg solid (bukan asal follower) Jika di kaskus, usahakan direkomendasikan oleh moderator dan para ‘sesepuh’ kaskus. Di toko online, dapatkan rekomendasi para pegusaha dan tokoh online yg popular.

 Konsumen biasanya Cuma tanya.
Yang ini tipe konsumen yang hanya ‘berkonsultasi’ kepada anda tentang produk. Siap sabar menghadapi karakter ini. tidak jarang setelah berulang kali sms dgn anda, calon konsumen batal beli, karena dapat penawaran yg lebih baik di WAKTU BERSAMAAN. Karenanya selain menjual, anda juga harus siap menjadi ‘konsultan ahli’ sesuai dgn produk anda.

# 10 MANFAAT Implementasi E-business
1. Meningkatkan kinerja dari operasional perusahaan.
2. Meningkatkan peluang akses baik ke pasar, pemasok dan pendanaan yang sangat luas.
3. Meningkatkan keefektifan dan keefisienan perusahaan.
4. Mempermudah dalam pengelolaan asset perusahaan
5. Meningkatkan layanan kepada pelanggan agar terus berkualitas.
6. Meningkatkan komunikasi semua stakeholders.
7. Mengatasi segala kesenjangan digital.
8. Memanfaatkan media untuk mempromosikan kompetensi perusahaan.
9. Memperlancar proses transaksi bisnis.
10. Merupakan salah satu sarana dari penyebaran informasi dengan secara luas melalui internet

 Kelebihan E-business

• Akses Mudah agar bisa berhubungan dengan konsumen, maka pebisnis hanya membutuhkankoneksi internet yang baik dan memadai
• Menghemat Waktu Bisnis yang dilakukan pada umumnya adalah harus pergi ke tempat konsumen atau rekan-rekan bisnis lainnya untuk melakukan transaksi ataupun melakukan kerjasama,maka berbeda dengan e-business karena segala jenis komunikasi dilaksanakan secaraonline di internet.

• Lebih Tepat Sasaran Para peminat bisnis yang kita usahakan akan datang kepada kita. Sedangkan pebisnis yang tidak berminat tidak perlu mengindahkan iklan yang kita buat sebagai pebisnis.

• Tidak Membutuhkan Modal Besar Banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai berbisnis harus mempunyai modal uang yang besar. Pendapat tersebut kurang tepat karena setiap orang bisa memulai bisnis internet bahkan tanpa modal sekalipun. Yang terpenting adalah memilikikoneksi internet yang baik dan bisa membina kerja sama yang baik antar pebisnislainnya.
Salah satu contoh dari e-business tanpa mengeluarkan modal yaitu bisnisreseller. Kita dapat menjual ulang barang-barang yang dijual oleh penjual lain. Namun sebelumnya, kita harus mengajak kerjasama kepada penjual tersebut untukmenentukan kesepakatan harganya. Selain bisnis reseller, masih ada banyak lagi bisnis internet tanpa mengeluarkan modal. Modal yang paling penting yang harus kitamiliki adalah adanya akses internet dan keberanian untuk menjalankan bisnis.

• Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.

• Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
 
 Kelemahan E-business

• Tidak adanya pertemuan dengan pelanggan secara langsungSalah satu kelemahan dari e-business yaitu tidak adanya akses antara pebisnis dengankonsumen. Jika ingin bertatap muka secara langsung maka mereka harus membuat kesepakatan untuk bertemu.

• Resiko penipuan lebih tinggiKarena tidak adanya pertemuan antara pebisnis dengan konsumennya, maka penipuanmemungkinkan akan sering terjadi jika konsumen ataupun calon pebisnis (pemula)kurang pengetahuannnya mengenai seluk beluk bisnis didalam internet.
• Kehilangan segi finansial/keuangan secara langsung karena sebuah kecuranganContohnya seorang penipu melakukan transfer uang dari rekening satu ke rekeninglainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang telah ada.
• Pencurian informasi Gangguan yang timbul dapat menyingkap semua informasi penting/rahasia tersebutkepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
• Kehilangan kesempatan bisnis karena adanya gangguan pelayananKesalahan ini bersifat kesalahan bukan yang disengaja/kesalahan non-teknis sepertialiran listrik tiba-tiba padam.
• Penggunaan akses kesumber oleh pihak yang tidak berhakContohnya seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Kemudian setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain kerekeningnya sendiri.
• Kehilangan kepercayaan dari para konsumenIni dikarenakan berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengajaoleh pihak lain yang berusaha ingin Kerugian yang mungkin tidak terduga.

# PELUANG DAN TANTANGAN yang dihadapi para pelaku Bisnis online, khususnya di Indonesia
Semakin berkembangnya teknologi informasi dalam hal IT yang memacu berkembangnya bisnis online salah satunya yaitu perkembangan  teknologi handphone smartphone yang salah satunya menjadi pemicu berkembangnya bisnis online serta semakin banyaknya pengguna jejaring social,  65 juta pengguna Facebook aktif, Selain Twitter,  jejaring sosial lain yang dikenal di Indonesia adalah  Path dengan jumlah pengguna 700.000 di Indonesia. Line sebesar 10 juta pengguna, Google+ 3,4 juta pengguna dan Linkedlin 1 juta pengguna dan penguna jejaring sosial lainnya (http://kominfo.go.id).

 hal inilah yang menjadi pertimbangan dalam pembisnis membaca peluang dan mencari sasaran yang pas dalam menetukan media mana yang digunakan untuk melakukan komunikasi produk INTI dari peluang dan tantangan yang perlu dihadapi dalam pandangan sederhana.
1.    Mudah dicari netters
2.    Terpercaya
3.    Produk / Jasa Berkualitas dan kompetitif.

Selain hal tersebut masih banyak perkembangan – perkembangan lain yang nantinya akan menjadi peluang e-business untuk semakin berkembang antara lain (tentunya trend yang sedang berkembang di Indonesia di tahun mendatang) :
• QR Code dan Augmented Reality :
QR code sebenarnya sudah lama dikenalkan di negara – negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. QR code sebenarnya adalah sekumpulan informasi yang dibentuk menjadi semacam barcode namun dapat di scan dengan aplikasi khusus tidak  harus menggunakan perangkat scanner yang mana setelah kita memindai kode tersebut, user akan otomatis ditampilkan sejumlah informasi ataupun diarahkan ke sebuah alamat website (ataupun URL). Hal ini semakin menyingkat waktu dan biaya saat seuatu perusahaan ingin memberi informasi kepada masyarakat luas mengenai profil dan kinerjanya. Sedangkan augmented reality adalah penampilan objek maupun informasi yang seolah – olah tampak nyata dengan cara memindai objek tertentu (QR code juga dapat menjadi pasangan untuk AR). Awalnya AR hanya populer di kalangan pengguna PC desktop, namun sekarang hampir semua gadget dapat melakukan pemindaian QR code maupun AR. Penerapan AR dan QR code sebenarnya lebih berfungsi sebagai pemasaran suatu produk maupun layanan kepada masyarakat ataupun calon konsumen (e-marketing).

• Mobile Payment dan E-money
Sejalan dengan semakin maraknya Facebook di mobile gadget akan memicu penggunaan mobile payment di HP. Model pembayaran T-Cash menjadi contoh yang memulai trend tersebut sejak 2009. Selain itu, e-money (salah satu layanan dari Bank Mandiri Persero) juga menjadi salah satu trend yang sangat potensial. E-toll card contohnya yang merupakan kartu yang dibuat untuk membayar biaya jalan toll tanpa harus membayarnya dengan uang secara fisik. Cukup meletakkan kartu ke scanner dan uang yang ada “di dalam” kartu tersebut akan berkurang. Dalam penerapannya, peran dua trend ini sangat berpengaruh pada salah satu bagian dari e-business yaitu e-commerce.

• Cloud Computing
Merupakan gabungan pemanfaatan IT dan pengembangan berbasis internet. Cloud computing memiliki potensi yang sangat besar untuk semakin membuat e-business menjadi lebih efektif dan efisien.

Latar Belakang Penulis adalah  Praktikal di bidang (TI) Teknologi Informasi, Bisnis Analyst dan Dosen di Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…

The Museum of Innocence Turki (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:00 WIB

Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi Para Kutu Buku di Hari Buku Dunia

Buku dapat membawa Anda ke tempat-tempat yang baru dan menarik, bahkan dunia yang sama sekali baru. Di Hari Buku Dunia (World Book Day, 23 Maret 2019) kali ini, Agoda akan membawa Anda dalam…

Huawei Undang Penggunanya Ikuti Huawei Next-Image Masterclass

Sabtu, 20 April 2019 - 18:40 WIB

Huawei Undang Penggunanya Ikuti Huawei Next-Image Masterclass

Huawei Indonesia mendorong pengguna memandang dengan lebih luas melalui smartphone mereka lewat HUAWEI Next Image Masterclass

Direktur Kesehatan Hewan, Fadjar Sumping Tjatur Rasa bertemu produsen obat hewan

Sabtu, 20 April 2019 - 18:24 WIB

Dorong ekspor, Kementan ajak produsen tingkatkan kualitas obat hewan Indonesia

Jakarta - Kementerian Pertanian mengajak seluruh Produsen Obat Hewan Indonesia untuk terus memperluas akses pasar melalui peningkatan kualitas obat hewan dengan penerapan Cara Pembuatan Obat…