Raup Pendapatan Premi Rp25 triliun, Presdir Prudential: Kami Kembali Pimpin Pasar Industri Asuransi Jiwa

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 15 April 2020 - 07:30 WIB

Jens Reich Presiden Direktur Prudential Indonesia
Jens Reich Presiden Direktur Prudential Indonesia

INDUSTRY co.idJakarta, Didukung oleh fundamental perusahaan yang kokoh, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatatkan performa keuangan yang memuaskan di 2019. 

Hal tersebut disamoaikan oleh Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Industry.co.id Selasa malam (14/4).

Menurut Jens Reisch, Prudential Indonesia kembali mempertahankan kepemimpinannya di industri asuransi jiwa Indonesia.

Hal tersebut tercermin dari total pendapatan premi sebesar Rp. 25 triliun serta didukung oleh pertumbuhan solid dari premi bisnis baru yang kuat sebesar 15% yang didorong oleh pertumbuhan dari saluran distribusi bisnis baru, agensi dan bancassurance. 

"Perusahaan juga mencatatkan total dana kelolaan sebesar Rp. 74,5 triliun dan total aset sebesar Rp. 80,7 triliun di 2019," ujar Jeins. 

Dikatakannya, total pendapatan premi, total dana kelolaan, dan total aset Prudential Indonesia adalah yang tertinggi di industri asuransi nasional. 

Asal tahu saja, sepanjang 2019, Prudential Indonesia juga kembali mewujudkan komitmennya dalam menghadirkan perlindungan jangka panjang yang komprehensif bagi nasabah melalui pembayaran total klaim sebesar Rp. 15,6 triliun, tumbuh 27% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Selain itu, Prudential Indonesia juga mempertahankan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) perusahaan sebesar 678% (lebih dari lima kali persyaratan minimum wajib).

Sejalan dengan pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan, Prudential Indonesia juga tetap memegang posisi terdepan2 melalui Unit Usaha Syariah dengan mencatat pendapatan kontribusi bruto Rp. 3,7 triliun dan total aset Rp. 9,1 triliun, dengan tingkat solvabilitas dari dana Tabaru Prudential Indonesia mencapai 2.581%, dan tingkat solvabilitas dari Dana Perusahaan sebesar 7.300%.

Atas hasil itu, dirinya bersyukur perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat berkat kepercayaan nasabah yang kian meningkat serta fundamental yang solid. 

"Seperti modal yang sehat, kapabilitas digital yang kuat untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah, disertai tata kelola perusahaan yang baik dan praktik investasi yang bertanggung jawab. Oleh karena kekuatan kami tersebut, kami lebih siap untuk menghadapi tantangan di 2020 yang sudah dimulai bahkan sejak awal tahun," jelas Jens. 

Dikatakan Jens, sepanjang kehadirannya di Indonesia, Prudential Indonesia senantiasa mendengarkan dan memahami kebutuhan nasabah di seluruh Indonesia. 

Oleh karena itu, di tahun 2019 Prudential Indonesia menanamkan investasi ke dalam berbagai inovasi, termasuk inovasi dalam penerapan teknologi canggih, untuk memperluas layanan kepada nasabah dan masyarakat Indonesia.

"Perusahaan juga fokus pada penyediaan perlindungan kesehatan dan finansial, terutama yang berkaitan dengan solusi berkelanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menyediakan perlindungan jangka panjang," ucapnya. 

Ditambahkan Jens, beberapa inovasi yang diluncurkan pada tahun lalu di antaranya produk PRUCritical Benefit 88, produk asuransi tradisional yang menyediakan perlindungan terhadap dampak finansial akibat penyakit kritis, PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah.  

Merupakan produk Asuransi Tambahan yang memberikan solusi lengkap perlindungan kesehatan dengan pembayaran manfaat sesuai tagihan rumah sakit, dan PRUWorks, layanan Asuransi Kumpulan terpadu berbasis digital untuk pelaku UMKM dengan berbagai macam ukuran bisnis.

Untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan nasabah yang terus berkembang, Prudential Indonesia memperluas jaringan PRUMedical Network (PMN). 

Hingga Maret 2020, PMN terhubung dengan 1.535 rumah sakit dan klinik - termasuk jaringan Preferred di 73 rumah sakit di 34 kota di Indonesia serta 4 rumah sakit di Singapura.

Sebagai bagian dari strategi untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi, Prudential Indonesia membangun kemitraan strategis dengan para pemain terkemuka di sektor teknologi, dengan OVO untuk mengembangkan berbagai inisiatif digital baru dengan Halodoc untuk memperluas akses layanan kesehatan di Indonesia, serta bersama Tokopedia untuk menyediakan layanan pembayaran premi dan kontribusi bagi nasabah Prudential Indonesia di situs dan aplikasi Tokopedia.

Selama 2019, Prudential juga mengembangkan Pulse by Prudential, aplikasi mobile terpadu yang menawarkan pengelolaan kesehatan holistik dan memungkinkan perusahaan memberikan layanan kesehatan yang mudah diakses bagi semua orang. 

Pulse sudah diperkenalkan kepada masyarakat umum di awal tahun 2020 yang selanjutnya akan diluncurkan secara resmi di tahun yang sama.

Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjunjung tinggi kepercayaan nasabah, Prudential Indonesia menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan investasi yang bertanggung jawab, serta memastikan kedua aspek ini terefleksi dalam seluruh proses bisnis perusahaan. 

Selain itu, melalui inisiatif Community Investment, Prudential Indonesia mewujudkan komitmennya dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk masyarakat Indonesia dengan program-program yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, kesejahteraan dan kesehatan yang menyeluruh.

Komitmen dalam memberikan perlindungan bagi nasabah, lebih lanjut lagi diwujudkan perusahaan di tengah kondisi pandemi COVID-19 di 2020, melalui berbagai manfaat dan kemudahan tambahan beberapa di antaranya Kepastian Polis Aktif, Santunan Tunai Tambahan, hingga proses klaim elektronik. 

“Seluruh inisiatif dan inovasi yang kami lakukan merupakan upaya kami untuk mewujudkan misi perusahaan, yaitu menjadi mitra pilihan yang menawarkan solusi asuransi berdasarkan kebutuhan nasabah untuk kesehatan, perencanaan keuangan, dan proteksi bagi individu dan bisnis, baik produk konvensional maupun Syariah,” tutup Jens.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 20:56 WIB

Peningkatan Kredit Penopang Raihan Laba Bank DKI

Bank DKI mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 40,8% (year-on-year) dari Rp279 miliar per Juni 2020 menjadi Rp394 miliar per Juni 2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:37 WIB

Alhamdulillah! Gubernur Anies Sampaikan 4 Berita Baik Buat Seluruh Warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui jejaring sosial medianya membagikan empat buah berita baik terkait perkembangan pandemi Covid-19 di wilayah Ibu Kota, Jakarta. "Pertama, berita baik.…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:15 WIB

Ibarat Kerumunan, Media Digital Bisa Menggerakkan Massa untuk Kegiatan Positif

Di masa pandemi ini penting sekali memiliki digital skills karena sebagian besar kegiatan dilakukan secara online. Arief Yudi Rahman, Maestro Seni Media Baru Kemendikbud 2018, mengibaratkan…

Artis Niki Zefanya

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:00 WIB

Zilenial Indonesia yang Berprestasi dan Menginspirasi

Generasi Zilenial, Generasi Z atau Gen Z? Mendengar kata-kata itu mungkin tidak asing lagi. Gen Zilenial atau yang lebih dikenal Generasi Z ialah generasi mengacu pada generasi yang lahir pada…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 17:30 WIB

Luar Biasa Dahsyat! Gubernur Anies Berhasil Lampaui Target 7,5 Juta Vaksinasi, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Presiden Jokowi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih, bahkan melebihi, target vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Keberhasilan pencapaian target vaksinasi tersebut…