Progres Pembangunan 630 Unit Huntap Pascabencana Gempa Bumi di Sulteng Capai 71,5 Persen

Oleh : Hariyanto | Senin, 13 April 2020 - 17:47 WIB

Pembangunan Huntap
Pembangunan Huntap

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Di tengah pandemi COVID-19 di tanah air, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan terus melakukan berbagai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi yang disertai tsunami dan likuifaksi yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 silam.

Di antaranya dengan membangun hunian tetap (huntap) dan melakukan rehabilitasi sejumlah fasilitas umum. Pembangunan huntap dengan memperhatikan dengan protokol keamanan terkait COVID-19 yakni physical dan social distancing di mana pengerjaan tiap rumah hanya dilakukan oleh 3 orang pekerja.

Rehabilitasi dan rekonstruksi ini menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Gempa Bumi dan Tsunami Di Provinsi Sulawesi Tengah dan Wilayah Terdampak Lainnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa penanganan pascabencana Sulteng meliputi tahap tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi. “Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama,” ucap Menteri Basuki melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (13/4/2020).

Pada tahap I, sebanyak 630 unit huntap di bangun di Sulawesi Tengah. Pembangunan huntap di dilakukan di dua wilayah yakni Kelurahan Duyu, Kota Palu dan Desa Pombewe, Kabupaten Sigi. Di Kelurahan Duyu dibangun 230 unit huntap dan di Desa Pombewe sebanyak 400 unit huntap.

Huntap dibangun menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), karena merupakan rumah tahan gempa dan proses pembangunannya yang lebih cepat dengan menggunakan sistem modular.

Di Kelurahan Duyu lahan yang sudah bebas seluas 14,1 hektare yang akan digunakan untuk 230 unit huntap dengan target selesai Mei 2020. Saat ini progres pembangunan telah mencapai 227 unit atau 98%.

Selain pembangunan huntap, lingkup pekerjaan juga meliputi konstruksi dinding penahan tanah, konstruksi jalan lingkungan, konstruksi drainase, konstruksi reservoir dan jaringan SPAM, konstruksi TPL dan IPAL, konstruksi RTH dan lansekap, serta konstruksi fasilitas umum dan sosial.

Untuk air minum, air diambil melalui intake sungai Lewara kemudian dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air dan reservoir dan disalurkan ke Huntap Duyu sebesar 10 liter/detik.

Sementara untuk Huntap di Desa Pombewe saat ini pengerjaannya telah mencapai 180 unit atau 45%. Untuk memenuhi kebutuhan air minum, air diambil dari intake sungai Paneki kemudian dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Paneki kemudian ke ground reservoir dan disalurkan ke Huntap Pombewe sebesar 28 liter/detik.

Pembangunan huntap di Sulawesi Tengah juga melibatkan donatur yakni Yayasan Buddha Tzu Chi yang membangun 1.500 unit di Kelurahan Tondo, Kota Palu dan 1.000 unit di Pombewe, Kabupaten Sigli. Huntap di Tondo dibangun dengan tipe 36 dan luas tanah 150 m2.

Saat ini sebanyak 490 unit telah selesai dan 962 unit dalam proses penyelesaian. Ditargetkan sebanyak 820 unit huntap akan selesai Mei 2020. Sementara untuk Huntap Pombewe saat ini ada 85 unit yang telah rampung dan 225 unit dalam proses penyelesaian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kampanye #BestInClass Nippon Paint

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:40 WIB

Komitmen Nippon Paint Hadirkan Cat Terbaik dan Berkualitas Lewat Kampanye #BestInClass

Perusahaan manufaktur dan industri cat asal Kepang, Nippon Paint Indonesia meluncurkan kampanye #BestInClass dalam acara Weatherbond Series Techsperience yang menjadi bentuk komitmen dalam menghadirkan…

Menko Airlangga

Minggu, 21 Juli 2024 - 10:26 WIB

Fondasi Kuat, Menko Airlangga Prediksi Ekonomi RI Akan Tumbuh di Atas 5%

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan fondasi perekonomian nasional terus mengalami penguatan seiring dengan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah.…

Rakernas, ALDEI Mengakselerasi Industri Logistik Digital Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:33 WIB

Rakernas, ALDEI Mengakselerasi Industri Logistik Digital Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta-Rakernas ALDEI (Asosiasi Logistik Digital Economy Indonesia) tanggal 18 Juli di Paxel HQ, Jakarta yang dibuka dengan dukungan Dewan Pembina ALDEI, sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN, Yukki…

Ilustrasi Guru Honorer (Photo by KlikPositif.com)

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:03 WIB

Seratus Guru Honorer Dipecat di Jakarta, Komisi X: Istilah ‘Cleansing’ Terlalu Sadis...

Komisi X DPR RI mengkritik kebijakan pemecatan lebih dari seratus guru honorer di DKI Jakarta secara sepihak melalui sistem ‘cleansing’ atau ‘pembersihan’. Wakil Ketua Komisi XI DPR…

Ketua DPR Puan Maharani

Minggu, 21 Juli 2024 - 08:59 WIB

Duh, MinyaKita Naik Harga dan Langka! Puan Maharani Minta Pemerintah Lakukan Ini...

Ketua DPR RI (H.C) Puan Maharani meminta Pemerintah untuk mengetatkan pengawasan terhadap distribusi minyak goreng bersubsidi merk MinyaKita yang harganya resmi mengalami kenaikan per Jumat…