INDUSTRY co.id - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar rapid test atau tes cepat untuk pekerja media dan pegawai Kominfo.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Tes cepat dilakukan dengan sistem drive thru di Kantor Kementerian Kominfo agar menghindari penciptaan kerumunan dan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 tentang physical distancing.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menyatakan bahwa pemeriksaaan bagi pekerja media dan pegawai itu diharapkan dapat menyajikan informasi awal tentang kondisi kesehatan pekerja media dan pegawai.
"Ini memang bukan untuk diagnosa Covid-19 secara langsung, melainkan untuk melihat respon antibodi yang ada dalam tubuh. Jadi hasil pengukuran akan menjadi deteksi awal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kita selenggarakan untuk pekerja media karena salah satu profesi yang paling berisiko adalah mereka," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Sabtu Malam (11/4).
Menurut Menteri Kominfo, inisiatif itu selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo.
"Pak Jokowi menyatakan dalam situasi saat ini dibutuhkan gotong royong dan komunikasi yang baik. Nah, kami ingin memastikan kesehatan pekerja media agar tetap dapat menjalankan kerja jurnalistik dan tetap bisa menyampaikan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat," tuturnya.
Sebelumnya, dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI yang berlangsung secara virtual, Selasa (07/04/2020), Menteri Johnny menyatakan pelibatan unsur pentahelix, yakni pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media dalam mendukung penanganan dampak Covid-19.
“Kami memanfaatkan betul jejaring kerja sama pentahelix. Karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus kolaboratif dan sistematis. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait maupun pemerintah daerah. Kemudian juga dengan masyarakat, akademisi, dunia usaha dan media,” pungkasnya.