Salah Satu Orang Terkaya di RI Bagikan Makanan Gratis Setiap Hari untuk Ojol, Supir Taksi Hingga Pelaku UMKM

Oleh : Ridwan | Selasa, 07 April 2020 - 13:35 WIB

Pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir
Pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mayapada Group dan Tahir Foundation membagi-bagi bantuan berupa makanan kepada sejumlah profesi kelas menengah bawah yang terdampak virus corona (Covid-19).

Mereka yang terdampak ialah seperti driver online hingga pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).

Pendiri Grup Mayapada Dato Sri Tahir mengungkapkan, bantuan ini diberikan karena profesi-profesi seperti driver ojek online (ojol), sopir taksi, hingga pelaku UMKM yang mendapat dampak ekonomi cukup besar dari pandemi ini.

"Jadi setiap hari, dari Senin sampai Jumat kita membagikan makanan 1.000 bungkus. Itu untuk ojek online, sopir taksi, tukang sampah, pokoknya siapa saja boleh makan," jelas Tahir yang juga merupakan salah orang terkaya Indonesia dalam keterangannya, Selasa (7/4/2020).

Lebih lanjut Tahir mengungkapkan, pemberian bantuan makanan di tengah pandemi corona ini akan dilakukan selama satu hingga 3 bulan mendatang. Ia mengatakan hal itu tergantung dari kondisi yang ada di lapangan.

"Jadi ini kita berikan setiap hari selama 1 sampai 3 bulan. Kita inginnya bisa sampai 3 bulan, tapi itu tergantung bagaimana kondisi ke depannya. Itu kita bagi-bagikan di Mayapada Tower," jelas pengusaha nasional tersebut.

"Jadi Pak Presiden kan sudah betul-betul konsentrasi terhadap profesi kelas menengah. Pemerintah juga memberikan banyak stimulus, banyak bantuan langsung, angsuran kredit ditunda. Jadi kita juga mencoba ikut membantu," tuturnya.

Sementara itu, Komisaris Mayapada Hendra menambahkan, bantuan makanan yang dibagikan dipesan langsung oleh pelaku UMKM. Karena itu, kata dia, pelaku UMKM juga ikut terbantu dengan adanya bantuan ini.

"Jadi kita memesan makanan ini kepada UMKM yang ada. Itu kita pesan 1 porsi harganya Rp 15-20 ribu. Kita nggak ada tawar, jadi sekalian membantu UMKM juga untuk mendapat pesananan," jelasnya.

Ia menambahkan, pemberian bantuan ini dilakukan mulai pukul 10.00 WIB di Mayapada Tower. Saat ini, pihaknya juga sedang mencari titik-titik lokasi lain untuk bisa menyalurkan bantuan serupa.

"Kita lagi lihat titik mana lagi, dan sangat tergantung UMKM-nya yang bisa supply. Kita sekali jalan UMKM kena, kita bantu mereka. Terus ya ini, teman-teman dari ojol, sopir taksi, pembersih jalan, pedagang asongan, semua kita kasih. Dan kita juga menerapkan social distancing saat membagikan bantuan ini, jadi dijarak 1 meter," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Senin, 25 Mei 2020 - 08:43 WIB

Kabar Gembira, Di Hari Raya Idul Fitri Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah Capai 5.402 Orang Tersebar di 34 Provinsi

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Minggu (24/5) bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, ada…

Masyarakat Aceh patuhi pemakaian Masker (foto dialeksis.com)

Senin, 25 Mei 2020 - 08:14 WIB

Kurva COVID-19 Landai, Jubir Pemerintah: Aceh Adalah Provinsi yang Luar Biasa, Masyarakatnya Patuh

“Kunci penyelesaian masalah (COVID-19) ini ada di masyarakat. Pemerintah hanya membuat pedoman, ketentuan, anjuran dan ini tidak akan ada hasilnya kalau masyarakat tidak patuh. Kalau masyarakatnya…

Ambulans

Senin, 25 Mei 2020 - 07:45 WIB

Nekat, Wanita Ini Sewa Ambulans untuk Mudik

Kepolisian di Tabanan, Bali, berhasil menghentikan aksi seorang ibu dan anaknya yang nekat menyewa mobil ambulans untuk mudik ke Jember, Jawa Timur.

Para pemudik lebaran yang hendak pulang kampung (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 07:08 WIB

Jubir COVID-19: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta Dulu

“Pahami, bahwa dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu. Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah,…

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Senin, 25 Mei 2020 - 07:00 WIB

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Semula Akim menekuni penjual nasi liwet, namun wanita asal Solo ingin meningkatkan penghasilan dengan mencoba peluang baru dibidang Suplier Scrab