Waduh, THR Terancam Tak Bisa Cair, Ini Respon Pemerintah

Oleh : Ridwan | Jumat, 03 April 2020 - 12:05 WIB

Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR)
Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengusaha meminta pemerintah memberikan keringanan dalam pembayaran tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan. Hal ini disampaikan karena merebaknya Corona (Covid-19) membuat kegiatan usaha terhambat sehingga perlu penyesuaian THR, entah dengan membayar setengahnya saja atau dicicil.

Merespons permintaan itu, Kasubdit Pengawasan Norma Waktu Kerja Waktu Istirahat Pengupahan Kementerian Ketenagakerjaan Franky Watratan menjelaskan pemerintah sudah berbicara dengan pengusaha dan pekerja untuk mencari kebijakan yang tepat.

"Jadi yang pasti sudah ada dialog kan kementerian dengan asosiasi pengusaha, serikat pekerja, sudah ada pembicaraan. Tinggal nanti mencari keputusan terbaik kemudian mencermati perkembangan ke depan," kata Frany dilansir detikcom (2/4/2020)

Pihaknya tidak bisa mengambil keputusan dengan cepat karena perlu melihat perkembangan wabah Covid-19. Harapannya pengusaha tetap bisa memberikan THR secara normal jika asumsinya pandemi tersebut bisa segera teratasi.

"Ini kan Lebarannya kan masih bulan depan ya. Kita kan nggak tahu pandemi ini bisa saja berakhir di akhir bulan ini kan kita nggak tahu. Saat ini pemerintah masih diskusi dengan pekerja maupun dengan pengusaha," jelasnya.

Pada saatnya, dia memastikan akan ada langkah-langkah yang dikeluarkan dalam menyikapi kendala pembayaran THR.

"Kan kita ada proses. Yang pasti saat ini kementerian lagi berproses kan seperti apa nanti polanya, kita tunggu," tambahnya.

Perusahaan juga mulai potong gaji karyawan. Ada sanksinya?

1. Sejumlah perusahaan memotong gaji karyawan imbas merebaknya virus Corona. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena pandemi Covid-19 membuat kegiatan usaha terkena dampak negatif.

Bahkan Kemenaker belum bisa memutuskan pemberian sanksi terhadap perusahaan yang memangkas gaji karyawan di tengah wabah Corona.

"Kita nggak bicara dalam kondisi normal kan ini, bicara dalam kondisi abnormal. Jadi memang pasti berbeda kan," kata Kasubdit Pengawasan Norma Waktu Kerja Waktu Istirahat Pengupahan Kemnaker Franky Watratan saat dihubungi detikcom, Kamis (2/3/2020).

Situasi saat ini membuat pihaknya merasa perlu berhati-hati dalam mengambil kebijakan, termasuk soal pengenaan sanksi.

"Iya karena kan bisa lihat situasi perkembangan ekonomi negara kita kan situasi sekarang ini. Artinya gini, intinya pemerintah setiap kebijakan yang diambil pasti ya tentunya bisa mengakomodir semua pihak," jelasnya.

Sementara ini pihaknya masih menampung masukan dari para pekerja dan pengusaha. Nantinya Kemnaker akan mengeluarkan kebijakan yang mengakomodir setiap aspirasi yang disampaikan.

"Jadi sampai saat ini kita masih sebatas menampung ya, menampung perkembangan-perkembangan yang terjadi di dunia masyarakat industrial ini, dari pekerja maupun perusahaan. Nanti kemudian pasti akan ada kebijakan yang akan dikeluarkan," tambahnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi deposito perbankan

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:16 WIB

ATMR Perbankan BUKU 3, 4 Ditiadakan Hingga Tahun Depan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melanjutkan stimulus terhadap perbankan. Penyesuaian Implementasi Beberapa Ketentuan Perbankan Selama periode Relaksasi.

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:01 WIB

OJK Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stimulus Covid-19

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengeluarkan kebijakan lanjutan dengan merelaksasi ketentuan di sektor perbankan untuk lebih memberikan ruang likuditas dan permodalan perbankan sehingga…

Artis Manado Connie Maria Mamahit Berpulang

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:00 WIB

Artis Manado Connie Maria Mamahit Berpulang

Artis senior asal Manado pelantun lagu ‘Balada Pelaut’ Connie Maria Mamahit (54) berpulang, Rabu, (27/5/2020) di Rumah Sakit Prof Kandou, Manado.

Presiden Direktur PT. Mustika Ratu Tbk, Bingar Egidius Situmorang

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:57 WIB

Luar Biasa! Ini Strategi Mustika Ratu Mengelola Bisnis di Tengah Pandemi COVID-19

Jakarta – Dampak dari pandemi COVID-19 atau virus corona ini telah membuat banyak perusahaan dari berbagai sektor mengalami kerugian besar, bahkan tidak sedikit yang menghentikan kegiatan…

Ibu-Ibu PKK Peroleh Manfaat Video Conference dari STMIK Nusa Mandiri

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:56 WIB

Ibu-Ibu PKK Peroleh Manfaat Video Conference dari STMIK Nusa Mandiri

Sebagai bentuk pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi, Dosen-dosen Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) Jenjang Strata 1 (S1) Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Nusa…