INDUSTRY.co.id - Jakarta —  PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menargetkan perolehan prapenjualan sebesar Rp2 triliun sepanjang tahun ini, meningkat dari realisasi tahun lalu sebesar Rp1,56 triliun.

Advertisement

"Tahun lalu pra penjualan dimotori oleh lahan di Kendal, Jawa Tengah. Hal itu sesuai dengan rencana perusahaan yang tengah gencar membangun infrastruktur di sana dengan pinjaman US$20 juta dari Standard Chartered Bank," kata Sekretaris Perusahaan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, Muljadi Suganda kepada awak media  di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Sedangkan pada pengembangan tahap pertama, perusahaan masih berfokus pada lahan seluas 860 hektare di wilayah Barat Semarang.

Advertisement

"Tahun ini kami anggarkan belanja Rp600 miliar untuk akuisisi lahan di Cikarang dan Kendal, porsinya 50:50, tetapi akan lebih diprioritaskan di Kendal," papar Muljadi.

Dalam pengembangan lahan industri Kendal, perusahaan berkongsi dengan Sembawang Corp. Development, Singapura. KIJA memiliki porsi 51% saham dan sisanya di pegang oleh mitra.

Advertisement

Sejumlah investor yang membeli lahan di Kendal berasal dari sektor padat karya seperti tekstil, perkakas rumah tangga, bahan bangunan, dan makanan. Ke depan prospek perekonomian yang mendukung pengembangan kawasan industri akan lebih baik.

Apalagi, saat ini pemerintah tengah menyiapkan Paket Kebijakan Ekonomi XV guna mengatur perbaikan sistem logistik di Indonesia. Sementara itu, lahan industri di Cikarang akan difokuskan pada investor yang membutuhkan akses yang baik menuju Ibu Kota.

Advertisement