INDUSTRY.co.id - Jakarta - Analis Pasar Modal memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jika menyentuh angka 3.800 akan berdampak negatif. Itu jika Rupiah dan minyak turut tertekan.Misal Rupiah di Rp.16.500, Minyak mentah $18 per barel, emas internasional di $1427 pertroyounce di April 2020.

"Waduh... ini yang bahaya Mas... close to crisis..," kata Reza Priyambada, analis Pasar Modal di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Tidak sampai itu, lanjut dia, akan terjadi krisis lanjutan dan ekonomi bisa terpuruk.

Pada penutupan perdagangan sesi 1 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/3) siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah setelah melemah -70,434 poin atau terkoreksi -1,71% ke level 4.034,988.

Sebanyak 285 saham melemah, 87 saham menguat, dan sisanya stagnan. Adapun transaksi perdagangan mencapai Rp4,114 triliun dari 3,2 miliar saham yang diperdagangkan.

"Krisis kepercayaan yang berujung pada krisis ekonomi akibat kepanikan yang mereka buat sendiri," katanya.