Bank OCBC NISP Mudahkan KPR Bagi The Sanctuary Collection

Oleh : Wiyanto | Kamis, 19 Maret 2020 - 17:36 WIB

Brigjend Polisi (Purn) Panjang Yuswanto, Komisaris The Sanctuary Collection (kiri) dan Thio Tien Nila Secured Loan Product Management Head OCBC NISP
Brigjend Polisi (Purn) Panjang Yuswanto, Komisaris The Sanctuary Collection (kiri) dan Thio Tien Nila Secured Loan Product Management Head OCBC NISP

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pengembang perumahan premiun The Sanctuary Collection terus berupaya memberikan kemudahan kepada konsumennya, saat memutuskan untuk membeli hunian di kawasan Sentul, Bogor tersebut. Salah satunya adalah dengan memberikan kemudahan pembayaran melalui cicilan dengan sejumlah bank yang menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Maka, dalam rangka untuk memenuhi permintaan konsumen tersebut, The Sanctuary Collection menggandeng Bank OCBC NISP guna memberikan fasilitas KPR. Penandatanganan kerjasama The Sanctuary Collection dengan Bank OCBC NISP telah dilakukan dan siap digunakan oleh setiap konsumen The Sanctuary Collection.

Melalui kerjasama tersebut, konsumen The Sanctuary Collection dapat menikmati KPR dari Bank OCBC dengan berbagai kemudahan dan keunggulan. Calon konsumen dapat menikmati fasilitas KPR dari Bank OCBC NISP dengan proses yang cepat dan mudah, cicilan terjangkau serta tenor hingga 25 tahun. Dengan program spesial KPR Easy Start dari Bank OCBC NISP, para milenials sekarang bisa punya rumah dengan mudah.

Chief Marketing Officer The Sanctuary Collection Setia Iskandar mengatakan, kerjasama pembiayaan KPR dengan OCBC NISP merupakan langkah yang strategis guna memberikan kemudahan kepada konsumen. Dengan adanya kerjasama ini, konsumen memiliki pilihan dan alternatif pembiayaan dari perbankan maupun dari pengembang langsung.

Lebih lanjut dijelaskan Setia Iskandar, The Sanctuary Collection dikembangkan oleh joint venture tiga perusahaan terkemuka, yang dikembangkan di atas lahan seluas 25 hektar. Lokasinya berada di kawasan Sentul City dan dikembangkan dengan konsep yang lebih berfokus pada pengembangan kawasan hunian premium.

“The Sanctuary Collection didukung oleh sejumlah keunggulan seperti memiliki nuansa alam yang meliputi pegunungan, sungai, dan air terjun. Selain itu, sudah tersedia fasilitas premium seperti golf club, AEON, IKEA, dan dengan didukung oleh infrastuktur terpadu dan terintegrasi. The Sanctuary Collection memiliki fasilitas township dengan produk yang mempunyai façade, layout unit, dan spesifikasi khusus,” ujar Setia di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Di The Sanctuary Collection, imbuh Setia, pihaknya menghadirkan sebuah kawasan hunian eksklusif di Sentul City dengan mengangkat konsep Premium Living by the Mountain. Untuk mewujudkannya, The Sanctuary Collection berkolaborasi dengan para konsultan internasional yang telah berpengalaman di bidangnya.

“Kami bersama-sama mengembangkan kawasan premium ini dengan menggandeng tim-tim yang sudah profesional dan berpengalaman dari segi perencanaan kawasan, infrastruktur, arsitektur, dan landscape. Mereka adalah AECOM International, DP Architect dan KKS dari Singapura, Townland dan Meinhardt,” tutur Setia.

Pada fase pertama The Sanctuary Collection akan dibangun kluster premium di atas lahan seluas 5,5 hektar dengan total 189 unit. Pada tahap ini akan dibangun unit-unit perumahan berlantai 2 bertipe 7, 8 dan 10. Harga yang dipasarkan adalah mulai dari Rp 1,9 miliar.

“Untuk memenuhi kebutuhan premium para calon konsumen The Sanctuary Collection, kami akan menghadirkan berbagai macam fasilitas khusus di dalam kluster seperti private clubhouse, trek jogging, area BBQ, dan fasilitas lain yang tentunya akan menunjang segala aktivitas para penghuni The Sanctuary Collection,” ujar Setia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PNS

Senin, 06 April 2020 - 17:05 WIB

Gegara Corona, THR dan Gaji ke-13 PNS Terancam Batal Cair

Pemerintah hingga saat ini masih mempertimbangkan pencairan THR maupun gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) di tengah pandemi virus corona.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Senin, 06 April 2020 - 16:45 WIB

Kalang Kabut Dihajar Corona, Pelaku Industri Minta Tunda Bayar Iuran BJPS Ketenagakerjaan Hingga Kelonggaran Pinjaman Bank

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, salah satu yang diminta oleh perusahaan industri adalah penundaan pembayaran iuran dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.…

Achmad Yurianto Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI

Senin, 06 April 2020 - 16:30 WIB

Isolasi Mandiri Berbeda dengan Diasingkan

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Achmad Yurianto mengatakan orang yang melakukan isolasi mandiri bukan berarti untuk diasingkan oleh masyarakat.…

Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan virus corona, Achmad Yurianto

Senin, 06 April 2020 - 16:10 WIB

Per Hari Ini, 2.491 Orang Indonesia Positif Corona, 209 Meninggal, 192 Sembuh

Kasus virus corona di Indonesia semakin hari kian bertambah. Juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, memperbarui data kasus positif virus corona hingga Senin (6/4) pukul 12.00 WIB sudah…

KADIN-Pengusaha Peduli NKRI Dukung Penanganan Wabah Covid 19 Terus Berlanjut

Senin, 06 April 2020 - 16:06 WIB

KADIN-Pengusaha Peduli NKRI Dukung Penanganan Wabah Covid 19 Terus Berlanjut

Para pengusaha Indonesia yang bernaung di Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan tergabung dalam Pengusaha Peduli NKRI menyerahkan bantuan alat medis dalam penanganan wabah Covid-19 di Indonesia…