INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian ESDM merilis data HMA (Harga Mineral Acuan) yang mengalami fluktuatif harga di sepanjang Februari-Maret 2020.  

HMA sendiri merupakan salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam. 

Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). 

Berikut adalah daftar Harga Mineral Acuan (HMA) Maret 2020:

Kobalt: USD 33.326,09/dmt, naik dari USD 32.361,11/dmt

Timbal: USD 1.891,33/dmt, turun dari USD 1.920,47/dmt

Seng: USD 2.239,61/dmt,turun dari USD 2.349,64/dmt

Aluminium: USD 1.723,11/dmt, turun dari USD1.780,22/dmt

Tembaga: USD 5.786,04/dmt, turun dari USD 6.178,78/dmt

Emas sebagai mineral ikutan: USD1.571,59/ounce, naik dari USD1.536,14/ounce

Perak sebagai mineral ikutan: USD17,81/ounce, turun dari USD17,91/ounce.

Ingot timah Pb 300, Pb 200, Pb 100, Pb 050, 4NINE: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan

Logam emas dan Logam perak sesuai harga logam emas yang dipublikasikan London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan

Mangan: USD 3,73/dmt, naik dari USD 3,66/dmt

Bijih Besi Laterit/Hematit/Magnetit: USD1,28/dmt, turun dari USD1,34/dmt
Bijih Krom: USD 2,56/dmt, turun dari USD 2,51/dmt

Konsentrat Ilmenit: USD 4,64/dmt, naik dari USD 4,56/dmt

Konsentrat Titanium: USD10,52/dmt, turun dari USD 10,84/dmt