Terkait Wabah Corona di Riyadh Arab Saudi

Oleh : Herry Barus | Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB

Virus Corona (Foto Dok Tribun)
Virus Corona (Foto Dok Tribun)

INDUSTRY.co.id - Merujuk maklumat yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, Kamis, 27 Februari 2020 sekitar pukul 02.40 waktu setempat, dengan ini disampaikan bahwa dalam rangka mendukung upaya menghentikan penyebaran, pengendalian dan pemusnahan virus Corona (COVID-19), serta melakukan perlindungan yang maksimal terhadap keamanan warga negara, penduduk dan siapapun yang berencana datang ke wilayah Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan ibadah Umroh dan ziarah Masjid Nabawi, atau kunjungan wisata, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan melakukan langkah proaktif guna menangkal masuk dan menyebarnya virus Corona (COVID-19) ke wilayah Kerajaan Arab Saudi dengan mengambil langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

a. Menghentikan sementara warga negara asing masuk ke Kerajaan Arab Saudi dalam rangka ibadah Umroh dan ziarah Mesjid Nabawi.

b. Menghentikan masuknya warga negara asing ke Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan visa kunjungan wisata, bagi mereka yang datang dari negara-negara yang terkena wabah virus Corona (COVID-19), merujuk kepada kriteria yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan terkait Pemerintah Kerajaan.

c. Menghentikan lalu lintas keluar masuk wilayah Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan fasilitas ID Card- kartu tanda penduduk nasionalnya bagi warga negaraArab Saudi dan warga negara dari negara-negara anggota Gulf Cooperation Council / GCC lainnya (Oman, Kuwait, Qatar, Bahrain, Persatuan Emirat Arab), kecuali bagi warga negara Arab Saudi yang saat ini telah berada di negara-negara tersebut yang sebelumnya keluar wilayah Arab Saudi dengan menggunakan kartu tanda penduduk nasionalnya, dan warga negara dari negara-negara GCC lainnya yang saat ini berada di Arab Saudi serta bermaksud kembali ke negaranya masing-masing setelah sebelumnya masuk ke Arab Saudi dengan menggunakan kartu tanda penduduk nasionalnya, agar otoritas terkait di entry point Arab Saudi dapat memastikan dari negara mana pengunjung/warga negara tersebut berasal sebelum tiba di Arab Saudi, dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat bagi mereka yang datang dari negara anggota GCC lainnya.

2. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut diatas adalah SEMENTARA, dan penerapannya akan selalu dievaluasi oleh lembaga-lembaga kompetenyang terkait.

3. KBRI Riyadh terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi guna memastikan pelaksanaan teknis dari kebijakan penghentian sementara masuknya jamaah umroh ke Arab Saudi dari negara-negara laintermasuk Indonesia, serta memastikan keberadaan jamaah umroh warga negara Indonesiayang saat ini sudah berada di wilayah Arab Saudi.

4. Selanjutnya Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel saat ini sedang melakukan pendekatan ke pemerintah Kerajaan Arab Saudi agar kiranya jamaah umroh Indonesia yang sudah mengantongi visa umroh diizinkan masuk ke wilayah Arab Saudi, dengan pertimbanganIndonesia tidak termasuk dalam negara yang terkonfirmasi terkena wabah virus Corona

5. Berdasarkan komunikasi Dubes RI dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr.Mohammed Saleh Benten diperoleh informasi bahwa Kementerian Haji dan Umroh sudah resmi menghentikan visa umrah untuk sementara. Dubes RI juga sedang perjuangkan nasibcalon jamaah umroh yang sudah mendapatkan visa.

6. Seperti yang sudah disampaikan KBRI Riyadh pada tanggal 29 Januari 2020 lalu, sekali lagi KBRI Riyadh menghimbau seluruh WNI di Arab Saudi untuk selalu menjaga kesehatan dan melakukan langkah pencegahan antara lain: selalu rutin mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menghindari sentuhan langsung dgn hewan (hidup atau mati), tidak mengunjungi pasar hewan, bagi yang sedang menderita gejala sesak napas utk tetap berada dirumah sertamenutup mulut dan hidungnya dengan masker apabila batuk atau bersin.

7. Nomor hotline KBRI Riyadh : +966569173990 dan +966569094526

Nomor hotline KJRI Jeddah : +966503609667

Komentar Berita

Industri Hari Ini

On Robot

Selasa, 07 April 2020 - 22:25 WIB

OnRobot Soft Gripper Brings Highly Flexible, Food-Grade-Certified Handling to Challenging Pick-and-Place Applications

The new OnRobot food-grade Soft Gripper is able to pick a wide array of irregular shapes and delicate items in food and beverage, cosmetics and pharmaceuticals production, as well as manufacturing…

Atal Depari Ketum PWI

Selasa, 07 April 2020 - 22:15 WIB

Lindungi Wartawan, Ketum PWI Atal Depari: Panduan Peliputan Wabah Covid-19 Berlaku Mulai Rabu 8 April 2020

Wartawan yang akan meliput wabah Covid-19 harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai Covid-19. Selain itu wartawan yang sedang dalam status diduga atau dalam pengawasan penyakit Covid-19…

Prajogo Pangestu

Selasa, 07 April 2020 - 21:36 WIB

Tambah Rp10 miliar, Total Gelontoran Sumbangan Covid-19 Prajogo Pangestu Capai Rp40 miliar

Prajogo Pangestu, Founder dan Chairman Barito Pacific Group kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 sebesar Rp 10 Miliar. Bantuan dikirimkan ke Yayasan BUMN Hadir Untuk…

Kuehne + Nagel

Selasa, 07 April 2020 - 21:05 WIB

Kuehne + Nagel launches eShipAsia to meet the logistics needs of Intra-Asia shippers

Kuehne + Nagel launches eShipAsia – an online logistics platform enabling Intra-Asia shippers to optimise every shipment based on the route, transit time and cost instantly.

Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Suwandi saat video confrence

Selasa, 07 April 2020 - 20:25 WIB

Pemerintah Antisipasi Harga Gabah Tidak Jatuh di Bawah HPP

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian memperkirakan panen raya akan berlangsung April dengan luas panen sekitar 1,73 juta hektar (ha). Karena itu pemerintah akan mengantisipasi jangan…