DPR Bakal Hitung Kerugian Pendapatan Negara Akibat Penurunan Harga Gas Industri

Oleh : Ridwan | Selasa, 25 Februari 2020 - 10:10 WIB

Migas Ilustrasi
Migas Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai penurunan harga gas bagi beberapa industri akan menurunkan penerimaan negara pada tahun ini.

Pasalnya penetapan harga gas US$ 6 per million british thermal unit (mmbtu) kemungkinan mengurangi porsi pemerintah dari kegiatan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Gerindra Ramson Siagian menjelaskan harga gas lebih murah tidak akan mengurangi jatah bagian hasil kontraktor, namun jatah pemerintah.

Makanya ia memprediksi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akan terdampak jika skenario pengurangan porsi pemerintah dilakukan.

"Berkurang karena produksi gas dikurangi cost recovery itu 70% bagian negara," ujar Ramson saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta (24/2/2020).

Namun Ramson masih akan menghitung besaran komponen yang bakal mempengaruhi pendapatan negara akibat penurunan harga gas industri. Beberapa hal yang dihitung adalah besaran alokasi gas serta volume gas yang potensial diekspor ke luar negeri.

"Kontrak penjualan LNG terhadap pembeli luar negeri seperti Jepang dan China itu semua harus sudah dikurangi karena kita juga perlu untuk (pasokan) energi primer seperti (ke) PLN," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjanjikan penurunan harga gas industri akan terealisasi dalam waktu dekat. Saat ini pemerintah tengah melakukan pembahasan akhir penetapan tarif khusus gas tersebut.

Namun, Arifin enggan membeberkan detail kapan dan berapa penurunan harga yang akan direalisasikan pemerintah. Dalam Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016, harga gas industri dipatok sebesar US$ 6 per million british thermal unit (Mmbtu).

Adapun saat ini, harga gas industri berada pada rentang angka US$ 9-US$ 12 per Mmbtu.“Saya belum memastikan bulannya tapi dalam waktu dekat," kata dia saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Kamis (20/2).

Sedangkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah menyiapkan tiga skenario demi menurunkan harga gas. Pertama mengurangi porsi pemerintah dari kegiatan KKKS, kedua mewajibkan KKKS memasok gas ke PGN dengan harga spot, ketiga memberi swasta kesempatan mengimpor gas.

Namun Arifin mengatakan tak mau mengambil skenario impor guna menurunkan harga gas. "Kami ambil poin satu dan dua untuk dievaluasi pelaksanaannya," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama PT Pupuk Kujang Bambang Eka Cahyana meninggal dunia, pada Jumat, 3 April 2020.

Jumat, 03 April 2020 - 14:14 WIB

CEO Pupuk Kujang Meninggal Dunia

Jakarta-Kabar datang dari BUMN pupuk tanah air, Direktur Utama PT Pupuk Kujang Bambang Eka Cahyana meninggal dunia, pada Jumat, 3 April 2020.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (persero) Aas Asikin Idat (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 03 April 2020 - 14:00 WIB

Sejumlah Tantangan Bisnis Selama Delapan Tahun Dilewati Pupuk Indonesia

Tepat pada hari ini, PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai Holding BUMN Pupuk genap berusia 8 tahun. HUT yang mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Demi Indonesia” ini diperingati dengan suasana…

Hotel (Ilustrasi)

Jumat, 03 April 2020 - 13:15 WIB

Per Kamis Kemarin Jumlah Hotel yang Tutup Capai 826, Ini Respon Menparekraf

Jumlah hotel yang menutup sementara operasionalnya di tengah pandemi virus corona (COVID-19) bertambah. Per hari ini, sudah 826 hotel terpaksa tutup karena tak lagi memiliki pengunjung.

Ilustrasi pernikahan (Foto Ist)

Jumat, 03 April 2020 - 13:06 WIB

KUA Enggan Layani Akad Nikah, Gara-gara Corona?

Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama menerbitkan edaran baru terkait protokol penanganan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) pada pelayanan kebimasislaman. Edaran yang ditujukan ke Kepala Kanwil…

Shopee Donasi dan Subsidi 1 Juta Masker untuk Indonesia

Jumat, 03 April 2020 - 13:00 WIB

Shopee Donasi dan Subsidi 1 Juta Masker untuk Indonesia

Shopee, platform e-commerce terpercaya di Asia Tenggara dan Taiwan, kembali memberikan donasi dan subsidi sebanyak 1 juta masker untuk dokter dan tenaga medis melalui Badan Nasional Penanggulangan…