Industri Tembakau Meradang, Gapero: Investasi Rokok bukan Investasi Sembarangan

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 22 Februari 2020 - 12:51 WIB

Ilustrasi Rokok (Ist)
Ilustrasi Rokok (Ist)

INDUSTRY co.id - Jakarta, Pelaku industri hasil tembakau atau Gabungan Pabrik Rokok (Gapero) mempertanyakan kebijakan Pemerintah soal kenaikan Cukai Hasil Tembakau (CHT) sebesar 23 persen dan Harga Jual Eceran (HJE) sebesar 35 persen.

Menurut Ketua Umum Gapero Sulami Bahar,  kebijakan tersebut berdampak negatif atas penurunan pendapatan pelaku industri hasil tembakau. 

Gapero mencatat, sejak masa kepemimpinan Jokowi terjadi perubahan kenaikan tarif cukai  setiap tahunnya,  hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi kalangan pelaku industri. 

"Investasi rokok ini bukan investasi sembarangan, nilainya besar, namun kondisinya di lapangan justru tidak seperti diharapkan” ujar Sulami belum lama ini di Jakarta.

Selain itu, pembatasan atas usaha hasil tembakau ini mulai dari aturan peredaran, pembatasan kemasan, sampai yang paling baru, kenaikan tarif cukai dan harga jual per batangnya semakin membuat pelaku industri hasil tembakau kebingungan. 

"Masihkah industri dianggap strategis oleh negara?.  Apakah Industri hasil tembakau masih dipandang strategis atau tidak. Jika iya, tolong diberikan perlakuan yang adil," pungkas Sulami. 

Namun,  Sulami juga menyadari produk rokok ini memiliki risiko, karena itu pihaknya sangat mendukung upaya-upaya edukasi dan sosialisasi agar produk ini dikonsumsi secara bijak oleh orang dewasa dan dapat dikontrol secara bertanggung jawab. 

Asla tau saja, Kenaikan rata-rata tarif cukai yang mencapai level sampai 35% di awal tahun 2020,  telah berdampak langsung pada kenaikan harga produk rokok oleh sejumlah perusahaan.

Buntutnya, sejumlah pabrikan skala kecil banyak yang sudah mulai tutup. Dan industri hasil tembakau semakin menyusut jumlah pabrikkannya di Indonesia. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandemi Corona (covid-19)- foto/ist

Selasa, 07 April 2020 - 01:31 WIB

Kian Meningkat, Hingga Selasa Dini Hari Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Indonesia Mencapai 2.491 Orang

Kasus virus corona di Indonesia kian hari semakin meningkat. Menurut Juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, hal tersebut disebabkan oleh penularan yang terus terjadi ditengah masyarakat…

Ilustrasi security system. (Alvis Upitis/Getty Images)

Senin, 06 April 2020 - 23:10 WIB

Six years of the GitHub Security Bug Bounty program

Last month GitHub reached some big milestones for our Security Bug Bounty program. As of February 2020, it’s been six years since we started accepting submissions. Over the years we’ve been…

Media Luar Ruang City Vision

Senin, 06 April 2020 - 22:15 WIB

Media Luar Ruang City Vision Gandeng KAI Sebarluaskan Informasi Covid-19

Sebagai perusahaan media luar ruang terbesar di Indonesia, City Vision berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dan berbagai institusi lain dalam menyebarluaskan informasi kesehatan…

Keringanan kredit properti Sinar Mas

Senin, 06 April 2020 - 21:40 WIB

Industri Properti Lawan Corona, Sinar Mas Land Berikan Keringanan Bayar Kepada Masyarakat

Untuk membantu masyarakat yang ingin membeli hunian dengan cepat, Sinar Mas Land kini menawarkan solusinya dengan program berskala nasional bernama Move in Quickly.

Semen Indonesia Berikan bantuan covid-19 senilai Rp1,9 miliar

Senin, 06 April 2020 - 21:15 WIB

Semen Indonesia Serahkan Bantuan APD dan Alkes Senilai Rp1,93 miliar untuk Tenaga Medis

Semen Indonesia Gresik (SIG) memberikan bantuan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) senilai Rp1,93 miliar.