INDUSTRY.co.id - Jakarta — PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) membidik pendapatan sebesar Rp100 miliar pada tahun ini. Meningkatnya pengerjaan proyek infrastruktur membuat perseroan optimistis bisa meraih target tersebut.
"Pemerintahan Joko Widodo terus meningkatkan pembangunan infrastruktur sehingga para pelanggan kami juga ikut melakukan ekspansi pabrik," kata Direktur Utama Lancartama Sejati, Alex Widjaja, di Jakarta, Selasa (11/2/2020).
Alex mengungkapkan, laba perseroan tahun ini ditargetkan 20% dari pendapatan. Sedangkan proyeksi nilai kontrak baru di tahun ini, sekitar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar.
"Pada tahun ini perseroan telah menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp80 miliar. Dananya digunakan untuk membeli bahan-bahan konstruksi untuk menunjang kegiatan operasional perseroan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Alex mengatakan, perseroan tengah mengembangkan proyek penyewaan kantor dan hunian, lini bisnis tersebut memiliki prospek baik. Oleh karena itu perseroan akan memulai segmen usaha ini pada 2020.
"Saat ini perseroan tengah membangun proyek perkantoran di Melawai, Jakarta Selatan. Kami menargetkan dalam satu atau dua bulan ke depan, proyek tersebut dapat rampung," ungkap Alex.
Alex menambahkan, tujuan Lancartama menggarap bisnis penyewaan kantor agar perseroan memiliki pendapatan berulang sehingga tidak mengandalkan pendapatan dari proyek.
"Kita berencana ekspansi ke bidang usaha penyewaan ruang dan hunian untuk mendapatkan recurring income," tegasnya.