INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bank Muamalat akan mengantongi dana segar Rp3,2 triliun dari rencana penjualan 32 miliar lembar saham kepada investor. Konsorsium Al Falah yang menjadi investor Bank ini. Sang Komando konsorsium Ilham Habibie.
Direktur Utama Bank Muamalat Ahmad K Permana menjelaskan tentang kebutuhan permodalan untuk memperkokoh likuiditas.
"Investor (Al Falah) tadi saya akan tindaklanjuti dengan terus kordinasi dengan OJK dan investor. Ingin secepatnya. Berapa dibutuhkan lihat hasil RUPS 32 miliar lembar saham senilai Rp3,2 triliun," katanya di Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK telah memberikan sinyal positif terhadapa konsorsium Al Falah calon investor Bank Muamalat. Diketahui konsorsium didirikan oleh Ilham Habibie.
"OJK telah menerima komitmen konsorsium Al-Falah dengan anggota lainnya yang saat ini sedang memproses dan melengkapi administratif, termasuk menyediakan escrow account utk kebutuhan Bank Muamalat," katanya di Jakarta, Selasa (4/2/2020).
Al Falah merencanakan mengambil saham Bank Muamalat sekitar 77,1% dari keseluruhan atas saham baru yang akan diterbitkan oleh Bank Muamalat dalam Penawaran Umum Terbatas, melalui pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Caranya dengan membeli HMETD dari pemegang saham Bank Muamalat tertentu saat ini dan/atau dengan berperan sebagai pembeli siaga dalam Penawaran Umum Terbatas Bank Muamalat.
"OJK akan meminta pihak Bank dan Investor menyampaikan ke publik segera setelah seluruh proses diselesaikan," katanya.