Terkait Wabah Corona, Bali Kintamani Festival Diundur Pelaksanaannya

Oleh : Herry Barus | Selasa, 28 Januari 2020 - 13:00 WIB

Pariwisata Bali (Foto Dok Instagram)
Pariwisata Bali (Foto Dok Instagram)

INDUSTRY.co.id - Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali memutuskan untuk mengundurkan pelaksanaan "Bali Kintamani Festival" yang sedianya digelar 8 Februari 2020, menyusul mewabahnya virus corona.

"Penundaan ini dalam batas waktu yang tidak ditentukan, tetapi kami usahakan tahun ini bisa jalan, sambil menunggu situasi di sana (China) kondusif," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa setelah rapat dengan asosiasi pariwisata di Gedung Bali Tourism Board (BTB), Denpasar, Senin.

Penundaan "Bali Kintamani Festival" yang rencananya akan berlangsung di kawasan Geopark, Kintamani, Kabupaten Bangli itu tertuang dalam edaran tertulis, yang ditandatangani Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

"Bali Kintamani Festival" yang pada 2019 digelar dengan nama "Balingkang Festival" rencananya untuk tahun ini kembali menampilkan parade sebagai bentuk akulturasi budaya antara China dan Bali yang sudah terjalin sejak zaman dahulu dan masih berlangsung turun-temurun hingga sekarang.

Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya telah menggandeng Asita yang menangani wisatawan China untuk mendatangkan sekitar 1.500 wisatawan menonton parade tersebut.

Mengenai merebaknya virus corona, Astawa mengakui tentunya akan berdampak bagi perekonomian Bali yang bergantung pada sektor pariwisata.

"Penurunan jumlah kunjungan wisatawan tentu akan terjadi menyusul kebijakan Pemerintah Tiongkok, akan tetapi, ini saatnya kita untuk instrospeksi diri juga," ujarnya.

Introspeksi yang dimaksud adalah secara sekala (jasmani) dan niskala (rohani).

"Secara sekala mungkin saatnya kita mulai berbenah terutama isu-isu terkait pariwisata, seperti masalah lingkungan, sampah, kemacetan dan air bersih di Bali. Saatnya kita membenahi hal tersebut," ucapnya.

Dia menambahkan, sudah saatnya Bali melakukan pembenahan di segala bidang demi menunjang pariwisata, sehingga Bali siap bersaing ke depannya. Selain itu, juga perlu merespons berita-berita miring yang bisa merugikan citra pariwisata Bali.

"Seperti berita tentang sampah, perlu kita counter itu, mengingat wisatawan terutama dari Eropa sangat concern dengan masalah tersebut," ucapnya.

Secara niskala, Astawa mengajak masyarakat Bali untuk terus berdoa agar wabah penyakit ini bisa segera teratasi dan tidak makin parah.

"Untuk itu, kita juga perlu menjaga kesehatan sehingga bisa terhindar dari penyakit," katanya seraya mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk upaya pencegahannya.

Seraya menunggu keadaan di Tiongkok kondusif, menurut Astawa, sepertidi lansir Antara mengatakan, sudah saatnya juga membidik wisatawan dari negara-negara lain. "Kita tidak bisa melupakan pasar potensial seperti Eropa, serta Australia juga yang berkontribusi besar terhadap jumlah kunjungan tiap tahunnya," ucapnya.

Sementara Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) IB Agung Partha Adnyana mengemukakan, sesuai dengan edaran yang dikeluarkan oleh Wakil Gubernur Bali, selain penundaan "Bali Kintamani Festival", juga dilaksanakan beberapa langkah antisipatif.

"Kita minta pihak hotel untuk tidak mengenakan cancelation fee terhadap agen perjalanan untuk wisatawan Tiongkok, karena bagaimana pun ini adalah force majeure yang memang tidak dinginkan," ujarnya.

Menurutnya, pihak akomodasi wisata bisa memberikan keringanan berupa penundaan kepada para wisatawan yang awalnya akan menginap.

"Bagi agen travel wisatawan Tiongkok yang sudah membayar down payment ¸dijelaskan dalam edaran bisa menggunakannya untuk kunjungan berikutnya," ucapnya.

Agung Partha mengajak semua pihak untuk menghormati keputusan Pemerintah Tiongkok. "Masalah tingkat kunjungan sudah pasti turun, meskipun belum diketahui secara pasti, tetapi kunjungan wisatawan asing lainnya masih tetap bagus," katanya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Selasa, 25 Februari 2020 - 06:00 WIB

Ketua MPR-Ketua DPR akan Kunjungi Papua, Pastikan Kondisi Riil

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI La Nyalla Mattaliti dan anggota MPR RI yang terdiri dari anggota DPR RI serta DPD RI daerah pemilihan…

Wibawa Prasetya, Dosen Fakultas Teknik Atma Jaya (kanan), berhasil meraih promosi doktor dari Universitas Negeri Jakarta, usai Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Kampus Universitas Negeri Jakarta, Senin (24/2/2020).

Selasa, 25 Februari 2020 - 05:13 WIB

Mengangkat Masalah Tingkat Turnover Karyawan, Dosen Atma Jaya Ini Lulus Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Wibawa Prasetya, Dosen Fakultas Teknik Atma Jaya, berhasil meraih promosi doktor dari Universitas Negeri Jakarta. Pria Kelahiran Jogjakarta, 30 Juni 1962, itu, mengangkat disertasinya dengan…

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Rumkital Marinir Cilandak

Selasa, 25 Februari 2020 - 04:30 WIB

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Rumkital Marinir Cilandak

Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.Tr. (Han) menyaksikan penandatanganan dan Komitmen bersama Fakta Integritas dan Zona Integritas Rumah Sakit Angkatan…

Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan Ketua Umum DPP INSA

Selasa, 25 Februari 2020 - 04:00 WIB

Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan Ketua Umum DPP INSA

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. menerima courtesy call Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (DPP INSA) Carmelita Hartoto bersama…

Kapusjianstra TNI Buka FGD Penyiapan Postur TNI di Kalimantan Timur

Selasa, 25 Februari 2020 - 03:00 WIB

Kapusjianstra TNI Buka FGD Penyiapan Postur TNI di Kalimantan Timur

Kepala Pusat Pengkajian Strategis (Kapusjianstra) TNI Brigjen TNI Totok Imam Santoso. S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) membuka Forum Grup Discussion (FGD) yang berlangsung selama satu hari dengan…