INDUSTRY.co.id - Presiden Joko Widodo memberikan target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 bisa mencapai 6 persen. Presiden menginginkan, agar dalam APBN Tahun Anggaran 2018 itu, angka pertumbuhan ekonomi bisa mencapai di atas 6%. Meskipun, tentu saja untuk mencapai itu tidak mudah.

“Saya kira yang paling penting investasi ini harus tumbuh di atas 10%. Saya tidak tahu tahun yang lalu berapa, tahun ini berapa. Nanti mungkin Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) kalau ada bisa menyampaikan perkiraan-perkiraan seperti apa, dan apa yang harus kita lakukan,” kata Jokowi baru-baru ini dalam sidang kabinet paripurna

Kemudian juga penopang yang lainnya, menurut Presiden, konsumsi mestinya bisa tumbuh di atas 5%. Ekspor juga sama harus bisa tumbuh di atas 4%. Impor juga tumbuh paling tidak 2-3%.

Sidang Kabinet Paripurna itu dihadiri antara lain oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman