Di WEF 2020, Menperin Usung Kolaborasi Bangun Daya Saing Manufaktur

Oleh : Ridwan | Sabtu, 25 Januari 2020 - 13:30 WIB

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengajak para pemangku kepentingan global yang hadir dalam World Economic Forum (WEF) 2020 di Davos, Swiss untuk berkolaborasi membangun daya saing sektor industri manufaktur yang berkelanjutan. 

Langkah strategis yang perlu dijalankan, antara lain adalah pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan penerapan teknologi industri 4.0.

"Implementasi industri 4.0 hanya dapat direalisasikan dan diperoleh manfaatnya apabila tenaga kerja diberikan kesempatan yang memadai untuk mendapat pelatihan berkelanjutan dan sepenuhnya terlibat dalam proses merancang dan menerapkan teknologi manufaktur yang maju saat ini," kata Menperin Agus sesuai keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/1).

Pada rangkaian kegiatan WEF 2020, salah satu sesi yang dibahas adalah tentang kapabilitas teknologi industri saat ini yang diharapkan bisa mentransformasi world of production, dengan melihat pentingnya keberlanjutan lingkungan dan mendorong munculnya bentuk baru globalisasi.

"Selain itu juga dibahas mengenai berbagai tantangan yang dihadapi industri dan pemerintah untuk mempertahankan daya saing sembari membuka peluang penciptaan nilai-nilai baru yang berkelanjutan secara ekonomis. Oleh karena itu, di forum tersebut, mengidentifikasi terkait peluang-peluang baru untuk menjalin kemitraan," paparnya.

Menperin pun menyampaikan, dengan melakukan perubahan kebijakan serta mengedukasi konsumen dan perusahaan, penggunaan teknologi industri 4.0 diyakini dapat memperbaiki keadaan dunia sekaligus meningkatkan produktivitas industri.

"Sebab, teknologi manufaktur yang canggih harus dirancang untuk dapat mendukung proses produksi berkelanjutan atau circular economy," jelasnya.

Agus optimistis, kolaborasi di sektor industri bisa mungkin terjadi, misalnya untuk di kawasan ASEAN. "Contohnya, di ASEAN, kontribusi ekonomi dan distribusi yang merata akan membuat beberapa sektor potensial untuk bisa kolaborasi, seperti industri pengemasan makanan, kemudian untuk komponen dan aksesoris kendaraan, farmasi dan obat-obatan, serta sektor elektronik," sebutnya.

Lebih lanjut, kolaborasi antar industri itu dapat didorong melalui aktivitas rantai nilai produksi. Selain itu, beberapa ide kolaborasi regional yang dapat dimafaatkan oleh pelaku industri untuk mencapai ekonomi berkelanjutan melalui penerapan industri 4.0, seperti mendirikan pusat percetakan 3D & prototyping hingga mendukung pengembangan penyedia dan solusi logistik digital.

"Bahkan bisa diwujudkan dengan membangun akademi pembelajaran dan kompetensi untuk pelaku industri kecil dan menengah (IKM), meluncurkan platform pendidikan dan adopsi untuk manufaktur berkelanjutan, serta pertukaran data tanpa batas untuk arus barang yang lebih cepat," imbuhnya.

Di samping itu, Menteri AGK menambahkan, strategi manufaktur untuk menghadapi globalisasi 4.0, harus mempertimbangkan dua komponen utama dari kemampuan future of production, yaitu struktur produksi dan pendorong produksi.

"Produksi adalah salah satu katalis pertumbuhan negara yang dapat meningkatkan kemakmuran serta mencapai tujuan lainnya. Sementara itu, struktur produksi sebuah negara tergantung pada variabel seperti keputusan strategis untuk memprioritaskan pembangunan sektor agrikultur, pertambangan, industri, dan jasa," terangnya.

Sedangkan, pendorong produksi terkait penerapan teknologi dan peluang yang ada dalam future of production, faktor-faktor pendukungnya itu antara lain adalah teknologi dan inovasi, sumber daya manusia, investasi dan perdagangan global, kerja sama antar pihak, sumber daya berkelanjutan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jumat, 03 April 2020 - 05:45 WIB

Kas Kormar Awasi Pengecekan Rantis Lingkungan Mako Kormar

- Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr. (Han) mengawasi secara langsung pengecekan Kendaraan Taktis (Rantis) dilingkungan Markas Komando Korps…

TNI Bersama ACT Bantu Ringankan Beban Masyarakat Akibat Pandemi Covid-19

Jumat, 03 April 2020 - 05:30 WIB

TNI Bersama ACT Bantu Ringankan Beban Masyarakat Akibat Pandemi Covid-19

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan kemanusian dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat akibat Pandemi Covid-19. Demikian…

Bantuan APD Sinarmas Land diterima oleh Walikota Tangsel Airin

Jumat, 03 April 2020 - 05:30 WIB

Lindungi Tenaga Medis dari Covid-19, Sinar Mas Land Berikan Paket APD ke Pemkot Tangerang Selatan

Sinar Mas Land diwakili oleh Kepala Divisi Corporate Affairs Sinar Mas Land, Dony Martadisata menyerahkan bantuan sebanyak 100 Alat Perlindungan Diri (APD) ke Walikota Tangerang Selatan, Airin…

Puslatpurmar-3 Grati Laksanakan Binpotmar Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Jumat, 03 April 2020 - 05:00 WIB

Puslatpurmar-3 Grati Laksanakan Binpotmar Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar)-3 Grati melaksanakan pembinaan potensi Maritim dengan memberikan sosialisasi pencegahan Covid-19 dan bakti bosial di desa Binaan sekitar daerah Latihan…

Bersama Lintas Sektoral di Papua, Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad Terus Perangi Virus Corona

Jumat, 03 April 2020 - 04:41 WIB

Bersama Lintas Sektoral di Papua, Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad Terus Perangi Virus Corona

Tak kenal lelah dalam mencegah penyebaran Covid-19 atau Virus Corona, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad bersama Lintas Sektoral setempat terus melaksanakan…