Perusahaan Layanan Teknologi Milik Amazon Bakal Investasi di RI

Oleh : Ridwan | Kamis, 23 Januari 2020 - 20:01 WIB

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan pertemuan dengan Vice President Global Public Policy Amazon Web Service, Michael Punke
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan pertemuan dengan Vice President Global Public Policy Amazon Web Service, Michael Punke

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian ikut aktif mendorong peningkatan investasi industri digital guna memperkuat struktur teknologi di dalam negeri, terutama dalam upaya menopang implementasi industri 4.0 bagi sektor manufaktur. 

Langkah strategis ini sesuai dengan salah satu program prioritas yang terdapat pada peta jalan Making Indonesia 4.0.

"Jadi, kami menyambut baik rencana investasi Amazon Web Services, Inc. (AWS) di Indonesia. Kami harapkan ini akan memacu pengembangan sektor manufaktur, startup hingga industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Air untuk bertransformasi ke arah industri 4.0," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sesuai keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (23/1).

Pada rangkaian agenda menghadiri Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2020 di Davos, Swiss, Menperin Agus melakukan pertemuan dengan Vice President Global Public Policy Amazon Web Service, Michael Punke. Perusahaan yang merupakan divisi layanan teknologi milik Amazon tersebut akan membuka kawasan infrastruktur (AWS region) di Jakarta pada akhir tahun 2021 atau awal 2022. 

AWS Jakarta bakal menjadi AWS region ke-9 di kawasan Asia Pasifik, yang bergabung dengan region yang sudah ada di Beijing, Mumbai, Ningxia, Seoul, Singapura, Sydney, Tokyo, dan Hong Kong. 

AWS Jakarta rencananya terdiri dari tiga Availability Zone (Zona Ketersediaan), yang masing-masing terdiri dari beberapa pusat data. Saat ini, AWS telah menghadirkan 69 Availability Zone di 22 region di seluruh dunia.

"Investasi ini sangat penting, karena akan mendukung posisi Indonesia sebagai digital hub yang strategis untuk pelanggan AWS," ungkap Agus. 

Menurutnya, dengan adanya AWS region di Indonesia, para pelaku startup hingga perusahaan besar dapat memanfaatkan teknologi-teknologi canggih dari AWS termasuk teknologi analitik, artificial intelligent, Internet of Things (IoT), machine learning, layanan mobile, dan infrastruktur teknologi informasi serverless yang tujuannya untuk menghasilkan inovasi.

"AWS region di Indonesia tentunya akan mendukung ekosistem startup agar bisa tumbuh pesat, serta membantu menciptakan lebih banyak pekerjaan dan perusahaan di sektor teknologi. Selain itu, dapat mendorong ekonomi nasional dan juga memungkinkan perusahaan-perusahaan di berbagai sektor untuk menurunkan biaya dan meningkatkan fleksibilitas," paparnya.

Menteri AGK menambahkan, perusahaan asal Amerika Serikat itu juga berencana melaksanakan program peningkatan keterampilan cloud computing yang dirancang untuk membantu transformasi digital di Indonesia. Upaya ini termasuk dengan menetapkan target untuk melatih ratusan ribu sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam berbagai keahlian layanan cloud pada tahun 2025.

"Mereka akan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan instansi pelatihan terkait, termasuk lembaga pendidikan," ujarnya. 

Menperin optimistis, bahwa SDM industri di Indonesia yang siap dengan keterampilan mengenai cloud computing di masa depan adalah salah satu pilar dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Michael Punke menyebutkan, AWS siap bekerja sama mendukung kebutuhan penyimpanan data bagi industri di Indonesia, termasuk untuk penyedia jasa finansial.

"Kami juga memiliki target bahwa AWS region akan sepenuhnya menggunakan energi terbarukan pada 2030," ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto menyampaikan, penanaman modal AWS tercatat merupakan terbesar di sektor teknologi dan informasi yang bakal terealisasi di Indonesia sejauh ini. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:22 WIB

Nilai Ekspor Pertanian Surplus Tumbuh 10,90 Persen

Ekspor produk pertanian pada periode November dan Desember 2019 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa volume dan nilai ekspor produk pertanian…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyaksikan pedet di Sumut

Jumat, 21 Februari 2020 - 07:11 WIB

Produksi Pedet Sumut Diharap Tekan Defisit Kebutuhan Daging Sapi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan panen 1000 ekor pedet sekaligus meluncurkan program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) di Kabupaten Serdang Bedagai…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Sumut

Jumat, 21 Februari 2020 - 06:59 WIB

Ekspor 28 Komoditas Pertanian Medan Senilai Rp79,6 Miliar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi kinerja ekspor pertanian asal Provinsi Sumatera Utara dengan hadir dan melepas ekspor 28 komoditas pertanian sekaligus senilai Rp. 79,6 miliar…

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo

Jumat, 21 Februari 2020 - 06:00 WIB

Mal Pelayanan Publik Diresmikan, Dobrak Rutinitas ASN Pemkab Barru Sulsel

Peringatan hari jadi Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, yang ke-60 ditandai dengan resminya Mal Pelayanan Publik (MPP). Kehadiran MPP tidak hanya untuk menyatukan seluruh layanan dalam satu…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jumat, 21 Februari 2020 - 05:00 WIB

Bamsoet: Pemberantasan Korupsi Jalan Mencapai Sila ke-5 Pancasila

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa Pancasila sejatinya sudah ada dalam setiap aliran darah bangsa Indonesia. Mengingat Bung Karno menggali Pancasila dari dasar jati diri…