Menteri Basuki Dorong HATHI Berperan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Dengan Smart Water Management

Oleh : Hariyanto | Kamis, 23 Januari 2020 - 14:58 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, ke depan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) di Indonesia akan menerapkan Smart Water Management (SWM). 

Untuk itu, Kementerian PUPR mendorong peran Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HTHI) untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, seperti pengembangan Integrated Water Resources Management (IWRM) dan penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang akan menghasilkan kualitas pengelolaan sumber daya air yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai Pengelolaan Cerdas Sumber Daya Air atau Smart Water Management (SWM).

"Saya kira kedepan kita ingin menerapkan smart water management, termasuk untuk Ibu Kota Negara (IKN) baru dan kita harus mempersiapkan mekanismenya agar servicenya lebih baik serta efisien juga dalam pemanfaatan airnya," kata Menteri Basuki, Rabu (22/1/2020).

Menurut Menteri Basuki, SWM memungkinkan penyediaan data real-time otomatik mengenai kondisi sumber daya air dan lingkungan, serta prakiraan kondisi cuaca dan iklim untuk digunakan dalam menyelesaikan tantangan terkait pengelolaan sumber daya air secara terpadu.

"SWM ini dapat digunakan mulai dari tahapan perencanaan hingga operasional, mulai dari penggunaan sehari-hari pengambilan kebijakan pada berbagai tingkatan pengelolaan, lintas pengguna dan lintas wilayah," terangnya.

Selain itu kata Menteri Basuki, SWM memungkinkan pemerintah, industri, pemerhati dan pengguna  sumber daya air mengintegrasikan prinsip-prinsip IWRM ke dalam strategi perkotaan, regional, dan nasional. 

"Potensi penerapan SWM dalam pengelolaan sumber daya air sangat luas, antara lain mencakup pengelolaan kuantitas, kualitas, efisiensi penggunaan air baku untuk irigasi maupun air minum, pemantauan keamanan infrastruktur sumber daya air, penanganan risiko bencana terkait air dan kekeringan," ujarnya.

Untuk itu menurut Menteri Basuki berharap sudah saatnya HATHI dapat mengevaluasi managemen pengelolaan sungai, khususnya untuk wilayah sungai yang menjadi prioritas seperti Sungai Ciliwung, Sungai Cimanuk, Sungai Citarum, dan Sungai Brantas. Menteri Basuki mencontohkan, peristiwa banjir di Surabaya dimana setelah dievaluasi ternyata penyebabnya adalah dalam pengoperasian infrastruktur Sungai Brantas.

Ketua HATHI Imam Santoso mengatakan, sebagai organisasi para insinyur di bidang hidraulik, HATHI harus mampu berkontribusi nyata untuk perkembangan sekaligus menjawab tantangan pengelolaan sumber daya air tersebut.

"eberadaan HATHI juga sebagai wadah untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan saling menimba ilmu dari satu sama lain," ungkap Imam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samsung Giga Party Audio

Senin, 24 Februari 2020 - 16:06 WIB

Samsung Hadirkan Samsung Giga Party Audio

Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Samsung Giga Party Audio, penambahan terbaru ke jajaran home audio dan entertainment. Dengan Built-in Woofer, Bass Booster, dan fungsi Karaoke Mode,…

Hugh Jackman dan Allison Janney di HBO GO dan HBO

Senin, 24 Februari 2020 - 15:44 WIB

Bad Education dari HBO Films

Terinspirasi dari peristiwa nyata, Bad Education, mulai tayang berbarengan waktunya dengan A.S. pada 26 April jam 8.00 WIB HBO GO dan HBO, berkisah tentang Frank Tassone (Hugh Jackman) dan Pam…

NU CARE-LAZISNU dan Treasury

Senin, 24 Februari 2020 - 15:23 WIB

Kolaborasi NU CARE-LAZISNU dan Treasury Mempelopori Donasi Emas

Sebagai lembaga yang bergerak dibidang sosial, NU CARE-LAZISNU memiliki mimpi untuk turut mewujudkan kesejahteran umat dan masyarakat Indonesia, dengan menggunakan instrumen yang bisa memberikan…

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto

Senin, 24 Februari 2020 - 14:50 WIB

Status Negara Berkembang Dicabut, Kadin Minta Pemerintah Perkuat Daya Saing

Langkah Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan Indonesia dari status negara berkembang harus dipandang sebagai tantangan.

Ilustrasi properti di Kota Sydney

Senin, 24 Februari 2020 - 14:45 WIB

Perubahan Demografis Dorong Pergeseran Pasar Properti di Kota Sydney

Perubahan demografis telah mengubah tren properti di Australia. Diperkirakan pasar properti Negeri Kanguru itu bisa kembali bangkit sebagai salah satu destinasi investasi utama.