Sriwijaya Air Luncurkan Lagi Fasilitas Stretcher dalam Penerbangan

Oleh : Herry Barus | Kamis, 23 Januari 2020 - 14:57 WIB

Sriwijaya Air Luncurkan Lagi Fasilitas Stretcher dalam Penerbangan
Sriwijaya Air Luncurkan Lagi Fasilitas Stretcher dalam Penerbangan

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sebagai upaya memberikan pelayanan berkualitas kepada para pelanggan setianya, Sriwijaya Air memberlakukan kembali pelayanan stretcher guna mengakomodir keperluan penumpang yang sedang sakit serta memerlukan penanganan khusus selama penerbangan.

Adi Willi selaku Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air mengungkapkan bahwa sebenarnya fasilitas layanan stretcher dalam penerbangan Sriwijaya Air ini merupakan program lama yang sempat terhenti dan kini kami berlakukan kembali. Layanan ini sudah resmi berlaku sejak tanggal 20 Januari 2020 dan tersedia di seluruh penerbangan Sriwijaya Air.

Fasilitas layanan stretcher dalam penerbangan Sriwijaya Air ini sudah bisa dipesan oleh pelanggan dengan cara menghubungi Call Center Sriwijaya Air atau datang langsung ke Kantor Perwakilan Sriwijaya Air terdekat.

“Bagi calon pelanggan Sriwijaya Air yang membutuhkan fasilitas stretcher perlu memesan paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan serta melampirkan formulir stretcher request, medical declaration, surat pembebasan tanggung jawab dan surat layak terbang dari Rumah Sakit,” tutup Willi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Hugh Jackman dan Allison Janney di HBO GO dan HBO

Senin, 24 Februari 2020 - 15:44 WIB

Bad Education dari HBO Films

Terinspirasi dari peristiwa nyata, Bad Education, mulai tayang berbarengan waktunya dengan A.S. pada 26 April jam 8.00 WIB HBO GO dan HBO, berkisah tentang Frank Tassone (Hugh Jackman) dan Pam…

NU CARE-LAZISNU dan Treasury

Senin, 24 Februari 2020 - 15:23 WIB

Kolaborasi NU CARE-LAZISNU dan Treasury Mempelopori Donasi Emas

Sebagai lembaga yang bergerak dibidang sosial, NU CARE-LAZISNU memiliki mimpi untuk turut mewujudkan kesejahteran umat dan masyarakat Indonesia, dengan menggunakan instrumen yang bisa memberikan…

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto

Senin, 24 Februari 2020 - 14:50 WIB

Status Negara Berkembang Dicabut, Kadin Minta Pemerintah Perkuat Daya Saing

Langkah Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan Indonesia dari status negara berkembang harus dipandang sebagai tantangan.

Ilustrasi properti di Kota Sydney

Senin, 24 Februari 2020 - 14:45 WIB

Perubahan Demografis Dorong Pergeseran Pasar Properti di Kota Sydney

Perubahan demografis telah mengubah tren properti di Australia. Diperkirakan pasar properti Negeri Kanguru itu bisa kembali bangkit sebagai salah satu destinasi investasi utama.

Economic Forum

Senin, 24 Februari 2020 - 14:33 WIB

Omnibus Law dan Transformasi Percepatan Ekonomi

Omnibus law tentang cipta lapangan kerja, omnibus law tentang perpajakan, omnibus law tentang usaha mikro kecil dan menengah serta omnibus law tentang perpindahan ibukota baru. Omnibus law yang…