Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Dua Underpass di Yogyakarta

Oleh : Hariyanto | Kamis, 23 Januari 2020 - 10:28 WIB

Underpass NYIA
Underpass NYIA

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Jawa Tengah telah menyelesaikan proyek pembangunan dua underpass yaitu underpass Kentungan dan underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo.

Keberadaan 2 underpass ini sudah sangat dinantikan masyarakat karena akan memperlancar arus lalu lintas di sekitar bandara baru NYIA dan menuju ke Kaliurang.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII, Akhmad Cahyadi mengatakan, pembangunan Underpass Kentungan saat ini progres konstruksinya telah rampung dan siap diresmikan. Pembangunannya dilaksanakan sejak tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 110 miliar dikerjakan kontraktor PT. Istaka Karya (Persero). Simpang Empat Kentungan, Kabupaten Sleman, menjadi simpul kepadatan lalu lintas di Kota Yogyakarta.

"Persimpangan ini merupakan titik temu arus kendaraan dari Jalan Arteri Utara dengan yang datang dari Jalan Kaliurang. Dengan adanya underpass sepanjang 900 meter akan mengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari empat arah," kata Akhmad Cahyadi melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Kamis (23/1/2020).

Disamping itu kehadiran underpass Kentungan memperlancar akses menuju kawasan wisata Kaliurang. Underpass Kentungan sambung Cahyadi, terdiri dari 2 lajur terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 224 meter, jalan pendekat arah Timur dan Barat masing-masing sepanjang 386 meter dan 288 meter.

Sedangkan untuk pekerjaan underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang dibangun di bawah bandara sepanjang 1,3 km juga telah rampung dan siap beroperasi setelah sebelumnya mulai difungsikan sejak 20 Desember 2019.

Pembangunan underpass ini bertujuan agar akses Jalan Nasional Pantai Selatan (Pansela) Jawa yang menghubungkan Purwokerto dan Yogyakarta tetap terbuka karena pembangunan Bandara Kulonprogo memotong jalan Pansela yang lama.

Pembangunan underpass NYIA dimulai pada November 2018 dengan biaya Rp 293 miliar bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) / Sukuk Negara Tahun Anggaran 2018-2019. Underpass ini dikerjakan oleh kontraktor PT.Wijaya Karya – MCM KSO.

Underpass NYIA merupakan yang terpanjang di Indonesia dengan bentang 1,3 kilometer dan terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 1.095 meter serta jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 110 meter dan 100 meter.

Underpass memiliki lebar 7,85 meter, clearance atas 5,2 meter dan samping 18,4 meter. Underpass ini akan dilengkapi sistem audio untuk menyampaikan pesan-pesan pentingnya keselamatan berkendara selama berada di dalam underpass.

Untuk mengantisipasi terjadinya genangan air saat turun hujan, konstruksi underpass ini dilengkapi dengan rumah pompa dan dilapisi waterstop yang terbuat dari karet untuk beton dinding dan lantainya. Di samping itu, untuk menambah nilai estetika pada konstruksi terowongan dihiasi ornamen khas Yogyakarta seperti Tari Jathilan, Tari Angguk Putri, Kalamakara dan Setilir Gebleg Renteng.

Selain menghubungkan Purwokerto dengan Yogyakarta melalui Pansela, diharapkan underpass NYIA ini dapat memperlancar arus lalu lintas warga Kulon Progo dan sekitarnya sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo. Beroperasinya underpass NYIA juga mendukung Jalur Pansela sebagai alternatif Jalur Pantura yang telah padat lalu lintasnya dan menjadi jalur wisata.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

IKEA- PRSI Donasi Paket Peralatan Rumah Tangga

Senin, 06 April 2020 - 15:50 WIB

IKEA- PRSI Donasi Paket Peralatan Rumah Tangga

Dalam rangka menciptakan kehidupan hari-hari yang lebih baik bagi masyarakat yang lebih luas, IKEA Indonesia memberi bantuan paket produk perlengkapan rumah tangga kepada Perhimpunan Rumah Sakit…

Logitech Luncurkan Play at Home

Senin, 06 April 2020 - 15:36 WIB

Logitech G mendukung Gerakan World Health Organization (WHO) untuk Bermain Game di Rumah

‚ÄúLogitech G ingin situasi global saat ini cepat berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala. Dalam rangka mendukung hal tersebut supaya bisa terealisasi, kami mendukung…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 06 April 2020 - 15:16 WIB

Distribusi Pangan Via Ojek Online Lebih Cepat

Pengamat Pertanian yang juga Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat, Entang Sastraatmaja mengapresiasi terobosan dan inovasi Kementerian Pertanian (Kementan) yang melibatkan driver Gojek dalam pendistribusian…

Ilustrasi Pengemudi Gojek (Foto: Serba Gojek)

Senin, 06 April 2020 - 15:05 WIB

Dilarang Angkut Penumpang Selama Masa PSBB, Pengemudi Ojol Desak Pemerintah Berikan Kompensasi Penghasilan Rp100 Ribu per Hari

Pemerintah bakal melarang transportasi daring, khususnya sepeda motor untuk mengangkut penumpang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di satu daerah.

Cegah Covid-19, RPX Bantu Proses Impor Lma Juta Masker

Senin, 06 April 2020 - 15:00 WIB

Cegah Covid-19, RPX Bantu Proses Impor Lima Juta Masker

RPX pionir pengiriman logistik terpadu (One Stop Logistics) kembali melakukan pengiriman alat pelindung diri membantu pencegahan covid-19. Kali ini RPX dipercaya oleh PT Aplikasi Karya Anak…