Hutama Karya Terus Garap Tol Ruas Padang-Sicincin Sumbar

Oleh : Herry Barus | Rabu, 22 Januari 2020 - 08:00 WIB

Hutama Karya Terus Garap Tol Ruas Padang-Sicincin Sumbar
Hutama Karya Terus Garap Tol Ruas Padang-Sicincin Sumbar

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Mempercepat dan dan melanjutkan pembangunan infrastruktur merupakan salah visi Presiden Joko Widodo untuk Indonesia 2019-2024. Dimana diharapkan dengan interkoneksi infrastruktur dengan kawasan kecil, Kawasan Ekonomi Khusus, pariwisata, persawahan perkebunan dan perikanan, dapat mendorong Indonesia lebih produktif, berdaya saing dan fleksibiltas dalam menghadapi tantangan global yang dinamis, penuh kejutan dan beresiko.

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sendiri menjadi proyek yang strategis dan seksi bagi semua pihak terutama masyarakat Sumatera yang sangat menantikan jalan tol dapat segera hadir di daerah mereka. PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) pun terus fokus merampungkan penugasan pembangunan JTTS. Jalan tol yang menghubungkan Lampung hingga Aceh ini akan melalui 24 ruas Jalan Tol Trans Sumatra sepanjang kurang lebih 2.765 km, dengan prioritas di 8 ruas sepanjang kurang lebih 614 km.

Setelah menyelesaikan konstruksi beberapa ruas yang telah beroperasi, salah satu fokus pembangunan konstruksi JTTS pada tahun 2020 adalah Ruas Pekanbaru-Padang sepanjang 254,80 km. Ruas ini merupakan koridor penghubung yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Barat, yang terdiri dari 6 (enam) seksi yaitu Seksi I Padang-Sicincin (36,15km), Seksi II Sicincin-Bukittinggi (38km), Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh (34km), Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan (58km), Seksi V Pangkalan-Bangkinang (56km) dan Seksi VI Bangkinang-Pekanbaru (38km).

“Pembangunan ruas tol Pekanbaru-Padang seksi I sudah kami mulai sejak kehadiran Presiden Jokowi melakukan ground breaking pada 9 Februari 2018. Sampai dengan sekarang yang baru bisa dikonstruksi baru 1,3 km, masih terhambat proses pengadaan tanah. Harapan kami kedepan pembangunan bisa cepat progresnya, didukung Sinergi Percepatan Pembangunan dari Polda Sumbar, Pemprov setempat dan pihak lainnya”, jelas Bintang Perbowo, Direktur Utama Hutama Karya, pada saat melakukan pertemuan di Mapolda Sumatra Barat (17/1), bersama dengan Kapolda Sumatra Barat, Irjen Toni Hermanto dan Anggota DPR RI Komisi VI Andre Rosiade, Direktur Operasi I Hutama Karya, Suroto, Senior Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan dan Senior Executive Vice President Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya, Agung Fajarwanto.

Saat ini pembebasan lahan pada ruas tol Padang-Sicncin menjadi tantangan sendiri, dimana rencananya ruas tol ini akan melewati 5 Kecamatan dan 15 Nagari di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Namun usaha semua pihak terus dilakukan agar jalan tol ini dapat terwujud, salah satunya dengan melakukan Sinergi Percepatan Pelaksanaan Pembangunan dengan bantuan Polda Sumatra Barat dan relokasi trase ruas tol Padang-Sicincin.

Senior Executive Vice President Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya, Agung Fajarwanto menjelaskan bahwa relokasi trase jalan tol dilakukan karena beberapa penolakan dari warga, sehingga proses perencanaan harus diulang termasuk dengan proses pengadaan tanah. “Rencana awalnya ruas tol Padang-Sicincin 30,4 km, namun sekarang berubah menjadi 36,15km. karena warga di Nagari Sungai Abang, Nagari Lubuk Alung dan Nagari Sicincin menolak tanahnya dibebaskan karena merupakan tanah pusaka tinggi dan lahan produktif.” jelas Fajar.

Pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Padang ini diharapkan dapat segera terbangun sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat dan Riau pada khususnya, baik dari sektor pariwisata, pertanian, kuliner dan juga tentunya dapat memangkas waktu tempuh dari Padang menuju Pekanbaru, sehingga lebih singkat.

“Sampai dengan akhir tahun 2019, Hutama Karya telah membangun membangun 548 km Jalan Tol Trans Sumatera dengan 364 km jalan tol yang sudah beroperasi penuh yakni ruas Bakauheni – Terbangi besar 140 km, ruas Terbangi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 km, ruas Medan-Binjai sepanjang 13 km, dan ruas Palembang-Indralaya sepanjang 22km ”, terang Bintang.

Ruas Bakauheni hingga Kayu Agung, yang merupakan penghubung antara Jawa dan Sumatera, telah tersambung pada November 2019 yang lalu dan manfaatnya telah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan penggiat ekonomi. “Kita bisa belajar dari ruas Bakauheni hingga Kayu Agung, setelah tersambung, jarak tempuh Lampung hingga Palembang hanya 4-5 jam saja, yang sebelumnya 11-12 jam. Mempercepat waktu tempuh dan memperlancar arus logistik” jelas Bintang.

RUAS PEKANBARU-DUMAI DITARGETKAN OPERASI PADA MUDIK LEBARAN 2020

Hingga saat ini progress pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai sudah mencapai rata-rata 90 persen untuk semua seksi. Ruas tol dengan panjang 131km dan terbagi menjadi 6 seksi ini ditargetkan selesai pembangunan konstruksinya sebelum Mudik Lebaran 2020. “Progress ruas tol Pekanbaru-Dumai cukup cepat ya, proses pengadaan tanah hampir 100 persen jadi pembangunan konstruksi juga bisa cepat. Kita targetkan mudik Lebaran sudah bisa digunakan oleh masyarakat” lanjut Bintang.

Untuk Seksi 1 sendiri yaitu dari Gerbang Tol (GT) Pekanbaru–GT Minas sepanjang 9,5 Km, sempat dibuka secara fungsional pada saat Arus Mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 kemarin yaitu dari tanggal 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 dan telah dilintasi hingga 40.518 kendaraan golongan I (Non Bus).

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suzuki New Carry Pick Up

Sabtu, 29 Februari 2020 - 09:30 WIB

Naik 37,9%, New Carry Pick Up Dongkrak Penjualan Suzuki di Awal 2020

Di tahun baru 2020, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merk (APM) Suzuki di Indonesia berhasil menorehkan pencapaian positif melalui peningkatan pangsa pasar retail sales dari…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Sabtu, 29 Februari 2020 - 09:00 WIB

Bamsoet: Advokat Harus Mampu Manfaatkan Kemajuan Teknologi di Bidang Hukum

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan konstitusi UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Dengan demikian, setiap gerak langkah dalam kehidupan bermasyarakat,…

Ilustrasi Pabrik Gula (wy)

Sabtu, 29 Februari 2020 - 09:00 WIB

Sempat Vakum, Industri Gula Sei Semayang Panen Raya Siap Giling 4.000 ton tebu

Industri gula Sei Semayang kembali aktif beroperasi semenjak sempat vacum sejak 2014 dan saat ini kembali aktif ditanami tebu dan menuai hasil produkti

Pekembangan Emas

Sabtu, 29 Februari 2020 - 08:38 WIB

Industri Tambang Emas Mertabe Kilaukan Pendapatan PT United Tractors Tbk

Pertambangan Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara memberikan kontribusi penuh pada pembukuan keuangan tahun 2019 PT United Tractors Tbk. Hasil positif tambang emas tersebut membuat…

Ketum KADIN Rosan Perkasa Roeslani Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

Sabtu, 29 Februari 2020 - 08:00 WIB

Ketum KADIN Rosan Perkasa Roeslani Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

Ketua Satgas Omnibus Law Rosan Perkasa Roeslani dan jajarannya mengunjungi MNC Group. Kehadiran Rosan langsung diterima Executive Chairman MNC Hary Tanoesoedibjo di MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta,…